... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

16 Tahun Perang AS Aghanistan, Taliban Terus Tumbuh

Foto: Imarah Islam Taliban menggelar konvoi atau parade militer besar-besaran di pusat distrik Sangin, propinsi Helmand, beberapa tahun lalu/ilustrasi

KIBLAT.NET, Washington – Awal pekan ini, Presiden Trump berkomitmen untuk meningkatkan perang AS di Afghanistan. Trump menjanjikan sebuah “kehormatan” yang akan mengakhiri perang terpanjang dalam sejarah Amerika. Namun selama 16 tahun perang AS, situasi di lapangan di Afghanistan justru semakin memburuk .

Selama berbulan-bulan, para pejabat telah memastikan bahwa Taliban memiliki kehadiran lebih besar di seluruh negeri daripada sejak invasi AS tahun 2001. Kehadiran Taliban juga tidak hanya di sebagian kecil negara, tetapi meluas hingga di utara dan selatan serta menyentuh setiap area penting.

AS ingin mengusir Taliban dari seluruh Afghanistan dengan melakukan invasi. Strategi penyebaran pasukan bertujuan agar Taliban tidak kembali ke wilayah yang telah dikuasai. Namun pada akhirnya, pasukan yang banyak tidak sanggup untuk mempertahankan, Taliban telah terus-menerus memotong wilayah mereka.

AS mengharapkan untuk menempatkan lebih banyak tentara di negara ini dalam bulan-bulan yang akan datang. Sementara Taliban terus mengambil distrik secara teratur. Kebijakan baru AS dengan memiliki lebih banyak tentara dimaksudkan akan memperlambat kerugian tersebut. Bagaimana hasilnya? Kita tunggu saja.

Sumber: Antiwar
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “16 Tahun Perang AS Aghanistan, Taliban Terus Tumbuh”

  1. abu muhandis

    SEMAKIN BANYAK HADIR TENTARA US….MAKIN MENGUNTUNGKAN MUJAHIDIN…KARENA YANG AKAN MENJADI KORBAN TERSEBAR DIMANA-MANA….SEPERTI SEEKOR SINGA MELIHAT BANYAKNYA MANGSA..TINGGAL PILIH MANA YG DULUAN AKAN DI CENGKRAM….ALLAHU AKBAR.

  2. ifah

    President Donald Trump has become increasingly frustrated with his advisers tasked with crafting a new U.S. strategy in Afghanistan… “We aren’t winning,” Trump complained, according to these officials. “We are losing.” -nbcnews.com 2 Agustus ’17-

    Strategi baru presiden trump bukan mau narik pasukan tapi nambah pasukan, biaya yg dikeluarkan sdh sangat banyak, masih kalah pula…nyesel tapi ga mau ambil pelajaran.
    “Sesungguhnya orang-orang yang kafir menafkahkan harta mereka untuk menghalangi (orang) dari jalan Allah. Mereka akan menafkahkan harta itu, kemudian menjadi sesalan bagi mereka, dan mereka akan dikalahkan. Dan ke dalam Jahannamlah orang-orang yang kafir itu dikumpulkan.” (Al Anfal: 36)
    Maha benar Allah dengan segala firmanNya…

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sejarawan Imbau Jangan Ada Perpecahan Sesama Negara Mayoritas Islam

Sejarawan Indonesia ini juga menegaskan bahwa hubungan yang saling menguntungkan antara Indonesia-Malaysia lebih banyak daripada yang saling merugikan. Maka, ia menekankan jangan ada perpecahan antara negara yang sama-sama mayoritas Islam ini.

Kamis, 24/08/2017 15:00 1

Khazanah

Inilah yang Menjadikan Awal Bulan Dzulhijjah Menjadi Mulia

Tidak seperti hari-hari yang lain, pada awal bulan Dzulhijjah Allah Ta'ala kumpulkan semua bentuk ibadah di dalamnya. Shalat, zakat mal bagi yang sudah mencapai nishab dan haul, puasa bagi siapa saja yang ingin menambahkan amalan sunnahnya atau jamaah haji yang wajib membayar dam (denda) atau al-hadyu tapi tidak memperoleh hewan sesembelihan.

Kamis, 24/08/2017 14:53 0

Opini

Arti Penting Mengisi Kemerdekaan Bagi Penguasa

KIBLAT.NET – Tema “mengisi kemerdekaan” selalu menjadi perbincangan yang diulang setiap peringatan hari Kemerdekaan Indonesia....

Kamis, 24/08/2017 13:50 0

Indonesia

Wantim MUI: Kasus First Travel Terjadi Karena Lemahnya Pengawasan Kemenag

"Saya menilai ini terjadi karena lemahnya pengawasan bahkan mungkin ada pengabaian, dan ada pembiaran," ujar Din saat ditemui Kiblat.net di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat pada Rabu (23/08)

Kamis, 24/08/2017 13:46 0

Indonesia

Indonesia Berqurban, Menjangkau Ratusan Kabupaten, Menyapa Puluhan Negeri

Tak bisa dipungkiri, makna terbesar dari ibadah qurban adalah tentang berbagai seluas-luasnya kebahagiaan. Rini Maryani, President Global Qurban mengatakan bahwa berqurban adalah ibadah sekaligus bentuk kepedulian.

Kamis, 24/08/2017 13:30 0

Indonesia

DR Tiar Anwar: Kita Tak Punya Alasan Logis Musuhi Malaysia

Ia juga mengungkapkan bahwa insiden bendera terbalik hanya dalam buku panduan. Maka, ia menghimbau kejadian tersebut jangan menjadi alasan untuk memusuhi Malaysia. "Nggak punya alasan logis bagi kita untuk memusuhi Malaysia," tandasnya

Kamis, 24/08/2017 13:16 0

Indonesia

Polisi Tangkap Saracen, Kelompok Penyebar Berita Hoax

Kepolisian Indonesia menangkap tiga orang tersangka yang menamakan kelompoknya dengan sebuta Saracen. Kelompok ini diduga karena kerap menyebarkan postingan ujaran kebencian bernuansa SARA di akun media sosial.

Kamis, 24/08/2017 13:03 0

Indonesia

Dalam Eksepsi, Penasihat Hukum Alfian Tanjung Ungkap Sejumlah Kesalahan Dakwaan JPU

Sudah sepatutnya ustadz Alfian Tanjung bebas dari segala dakwaan karena dakwaan yang disusun dan dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap.

Kamis, 24/08/2017 11:45 0

Video Kajian

Jadi Tahu : Baca Quran Setelah VS Sebelum Ramadhan

KIBLAT.NET – Ramadhan memang sudah meningggalkan kita. Namun pertanyaaan besarnya adalah apakah semangat ibadah kita...

Kamis, 24/08/2017 09:19 0

Indonesia

Jangan Sampai Insiden Bendera Terbalik Jadi Permusuhan Sesama Mukmin

Ulama yang akrab disapa Kyai Cholil ini menegaskan bahwa Malaysia adalah saudara seiman dan serumpun bagi Indonesia.

Kamis, 24/08/2017 09:07 0

Close