... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengacara: Ustadz Alfian Tanjung Ditahan, PKI Diuntungkan

Foto: Abdullah Al-Katiri.

KIBLAT.NET, Surabaya – Persidangan Ustadz Alfian Tanjung yang dikenal sebagai Pengamat PKI dan Komunisme di Indonesia hari ini akan dimulai. Bertempat di Pengadilan Negeri Kelas 1A Surabaya, Ustadz Alfian akan menjalani sidang dengan agenda dakwaan sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu 16 Agustus 2017.

Al-Katiri, Koordinator Tim Advokasi Ustadz Alfian mengungkapkan, kasus ini diawali dari laporan seorang warga Surabaya bernama Sudjatmiko tanggal 11 April 2017 di Polda Jatim. Ia menuding isi ceramah di Masjid Mujahidin Surabaya mengandung unsur ujaran kebencian terhadap terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

“Atas laporan tersebut, Ustadz Alfian didakwa Pasal 16 Jo. Pasal 4 huruf b angka 2 UU No. 40 tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan atau Pasal 156 KUHP,” ujar Al Katiri sesaat sebelum sidang melalui rilis kepada Kiblat.net, Rabu (16/08).

“Kami melihat kasus Ustadz Alfian ini dipaksakan dan sengaja dijerat dengan pasal-pasal yang menyudutkan Ustadz Alfian memprovokasi jamaah, padahal isi ceramah beliau seluruhnya berdasar bukti data dan fakta,” lanjutnya.

Ia pun heran, bagaimana bisa ceramah yang berbasis data tersebut bisa disangka ujaran kebencian dan provokasi. Al Katiri mengatakan, semua orang bisa menilai secara objektif ceramahnya Ustadz Alfian yang bertema “Menghadapi Invasi PKI & PKC”.

“Hari ini kami akan tunjukan kekuatan bangsa Indonesia di PN Surabaya ini yang diwakili oleh tim advokasi dari berbagai wilayah di Indonesia mulai dari Jawa Timur, Jakarta, Jawa Barat, Medan, dan wilayah lainnya bahwa PKI dan Komunisme adalah musuh utama bangsa Indonesia dan kami akan tegakkan TAP MPRS Nomor: XXV/MPRS/1966,” ujarnya.

TAP MPRS Nomor: XXV/MPRS/1966 berisi tentang Pembubaran PKI dan Larangan menyebarkan atau mengembangkan faham atau ajaran Komunisme/Marxisme-Leninisme.

Al-Katiri mengungkapkan terdapat 12 penasihat hukum Ustadz Alfian yang telah terdaftar di dalam surat kuasa. Setiap persidangan akan dihadiri 35-45 orang advokat.

“Kami sangat menaruh perhatian besar untuk kasus Ustadz Alfian ini, karena beliau adalah aset terpenting yang dimiliki bangsa Indonesia untuk membendung PKI dan Komunisme,” ujarnya.

“Bayangkan saja, jika Ustadz Alfian ditahan siapa yang sangat diuntungkan? Tentu hanya orang-orang PKI dan penganut Komunisme yang diuntungkan,” tegas Al-Katiri.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

5 comments on “Pengacara: Ustadz Alfian Tanjung Ditahan, PKI Diuntungkan”

  1. Singo dimejo

    Smoga ustad sllu panjang umur,diberi kemudahan,diberi ketabahan,apa yg dialami skrg adalah ujian dr Alloh swt,anda sdg dimuliakan…sy sllu berdoa smoga umat muslim bersatu…kita adalah satu tubuh,jika satu bagian sakit maka sakitlah seluruhnya…

  2. Susi

    Alhamdulillah, lanjutkan perjuangan, insyaAllah .Semoga Allah memudahkan

  3. Artikle diatas menjadi wacana terbaik bagi kita semua, shg kita tau sepak terjang PKI sdh mendarah daging dan sdh kedalam pembuluh darah para pimpinan negara ini.

  4. I think the comunis prinsiple not good for NKRI nation, because we have the relegion prinsiple way of lefe

  5. Usnan Budiman

    Kita sudah di aduk2 oleh pki laknat, jangan biarkan sampai berlarut2, tumpas paham nya sampe keakar akar nya

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Jadi Tahu : Arti Kemerdekaan Dalam Islam

KIBLAT.NET-  Kemerdekaan Indonesia kembali dirayakan, ya, 17 Agustus. Sudah bertambah tua saja Indonesia kita ini....

Rabu, 16/08/2017 10:07 0

Artikel

Mengenang Ulama dan Pejuang Patani Tuan Guru Haji Sulong

Di bawah pemerintahan Perdana Menteri Phibul Songkram, intervensi terhadap masyarakarakat Patani semakin jelas, sekolah yang pernah dibangun oleh Haji Sulong ditutup paksa oleh pemerintah, masyarakat Muslim dikekang agar tunduk dengan konstitusi yang dirancang oleh pemerintah Thailand.

Selasa, 15/08/2017 17:42 0

News

Pertama di Indonesia, IZI Launching Permainan Edukasi “Zakat Game”

“Tujuan utama dibuatnya permainan Zakat Game adalah untuk mengedukasi sekaligus memudahkan masyarakat untuk memahami zakat. Maka dalam hal ini dibolehkan, karena dalam rangka mempromosikan nilai-nilai Ekonomi Syariah juga,” pungkas Oni Sahroni.

Selasa, 15/08/2017 17:30 0

Mesir

Beginilah Kondisi Dua Mahasiswa Indonesia di Tahanan Mesir

Ninik Rahayu, Sekretaris Pertama Fungsi Protkons KBRI mengatakan bahwa keduanya dalam keadaan sehat baik fisik maupun kejiwaan.

Selasa, 15/08/2017 16:16 0

Mesir

Kepolisian Mesir Enggan Ungkap Alasan Penahanan Dua Mahasiswa Indonesia

Kepolisian Mesir tak mau mengungkapkan alasan penahanan saat dimintai keterangan oleh Kedutaan Besar Indonesia di Kairo.

Selasa, 15/08/2017 14:35 0

Amerika

Standar Ganda AS dan Serangan ‘Teroris’ Kulit Putih di Virginia

Komentar Donald Trump terkait serangan di Charlottesville, Negara Bagian Virginia memperkuat opini publik bahwa AS memainkan standar ganda dalam menyikapi serangan di negaranya. "Kami sangat mengecam aksi yang menunjukkan kebencian, intoleransi, dan kekerasan di segala sisi. Di segala sisi," ujar Trump.

Selasa, 15/08/2017 14:30 0

Video News

Kiblat Review 09: Blokir Media Sosial

KIBLAT.NET – Era teknologi informasi sudah menjadi bagian dari masyarakat dunia. Begitupun di Indonesia. Keterbukaan...

Selasa, 15/08/2017 13:49 0

News

Koordinator Demo Tolak FDS Sebut Video Teriakan “Bunuh Menteri” Hoax

Dalam hal ini, Gus Nawawi selaku Kordinator Umum Aksi tersebut membantah bahwa isi video tersebut sebenarnya bukan seperti yang tersebar di media sosial.

Selasa, 15/08/2017 10:51 0

Irak

Syiah Irak: Kalau Bukan Karena Kami, Rezim Assad Sudah Runtuh

“Kalau bukan peran sebagian faksi-faksi Al-Hasd Al-Syakbi yang bertempur di wilayah Suriah sejak enam tahun rezim Suriah akan jatuh ke tangan ISIS,” kata penanggung jawab media milisi Syiah Al-Hasd Al-Syakbi, Ahmad Al-Asadi, dalam konferensi pers di Baghdad pada Senin (14/08).

Selasa, 15/08/2017 08:00 0

Asia

India Berencana Usir Puluhan Ribu Pengungsi Rohingya

Pemerintah India mengatakan akan mengusir 40 ribu warga Muslim Rohingya yang mengungsi di negaranya. Warga minoritas yang terusir dari kampung halamannya di Myanmar itu dianggap imigran ilegal meskipun banyak di antara mereka terdaftar di UNHCR.

Selasa, 15/08/2017 07:00 0