... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Para Ahli Ragu Korea Utara Mampu Lancarkan Serangan Nuklir ke AS

Foto: Rudal jarak jauh milik korea utara

KIBLAT.NET, Pyongyang- AS dilaporkan telah menebar ancaman akan menyerang jantung wilayah Korea Utara apabila negara komunis itu berpotensi menjadi ancaman langsung bagi keamanan teritorial Amerika daratan. Kemungkinan polanya adalah AS akan melancarkan serangan pre-emptive untuk mencegah Korea Utara menembakkan rudal-rudal nuklirnya ke kota-kota besar di Amerika.

Ancaman Washington ini semakin meningkat bersamaan dengan adanya informasi bahwa Korea Utara telah mendesain ulang dimensi hulu ledak nuklir supaya kompatibel dan bisa dipasangkan dengan bagian peluru kendali yang akan membawanya. Meski demikian, informasi semacam ini nampaknya ada unsur dibesar-besarkan. Sementara banyak pertanyaan lainnya mengenahi kemampuan teknologi Peluru Kendali Antar Banua (ICBM) Korea Utara masih belum diketahui, termasuk di kalangan para ahli sendiri.

Dua ujicoba rudal ICBM Korea Utara baru-baru ini telah mengungkap secara jelas, ternyata mereka masih punya banyak masalah dengan teknologi. Korea Utara tidak memiliki teknologi yang bisa memandu dan mengarahkan rudal yang ditembakkan pada target jarak jauh. Terlebih lagi, Korea Utara juga belum punya teknologi re-entry yang memungkinkan rudal balistik antar benua masuk kembali ke atmosfir bumi untuk sebuah misi peluncuran jarak jauh. Padahal, bagian ini sangat vital dalam sistem ICBM.

Data tersebut di atas semakin mengecilkan kemungkinan bahwa Korea Utara memiliki rudal balistik yang bisa menjangkau target secara akurat pada jarak yang sangat jauh. Bisa jadi Korea Utara sudah mampu melengkapi rudal-rudalnya dengan hulu ledak nuklir, namun kemungkinan belum bisa mengarahkannya secara tepat ke sebuah target yang spesifik di suatu tempat tertentu di seluruh dunia. Termasuk, untuk memastikan hulu ledak nuklir tersebut bisa terus bertahan selama dalam perjalanan.(Syaf)

BACA JUGA  Survei: Dua Pertiga Orang Amerika Dukung Penarikan Pasukan dari Irak dan Afghanistan

 

Redaktur: Yasin Muslim
Sumber: Antiwar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Mari Donasi untuk Umar! Santri Hafal 8 Juz yang Alami Patah Tulang Paha

Umar biasa dia dipanggil oleh teman temannya, saat kelas 4 SD mengalami kecelakaan yang mengakibatkan tulang paha kanannya patah dan mengalami trauma di kepala.

Senin, 14/08/2017 18:47 0

Indonesia

Komnas HAM Prihatin Ada Teriakan ‘Bunuh’ saat Demo Tolak Full Day School

Komisioner Komnas HAM, Manager Nasution merasa prihatin dengan adanya 'ujaran kebencian' yang diteriakan oleh peserta demo tolak Full Day School.

Senin, 14/08/2017 18:24 0

Foto

(Foto) 70 Tahun Dipartisi: Muslim Kashmir Masih Memendam Derita

Potret berikut ini memperlihatkan kehidupan penduduk Muslim Kashmir yang banyak terabaikan.

Senin, 14/08/2017 17:35 0

Indonesia

Kasus Pencurian Amplifier, Kaum Muslimin Dihimbau Peduli Lingkungan Sekitar

"Kita harus peduli dengan keadaan setempat, jangan sampai lengah oleh keadaan. Kita bantu yang kekurangan, karena melalui kekurangan rezeki, kemurtadan itulah muncul," tegas ulama anggota Ittihad Ulama Muslimin ini.

Senin, 14/08/2017 16:49 0

Indonesia

Pengacara Keluarga: Pemerintah Masih Gagal Yakinkan Warganya Percaya Hukum

Jika sebelumnya sempat ada kesepakatan damai antara pihak keluarga dengan masyarakat agar kasus pencurian amplifier tak berlanjut ke proses hukum, kini pihak keluarga Muhammad Al Zahra alias Zoya, pria yang dituduh mencuri amplifier di Mushala Alhidayah Babelan, keberatan jika Zoya disebut sebagai pencuri motor.

Senin, 14/08/2017 14:15 0

Indonesia

Rabithah Al Alam Al Islami: Pemikiran yang Menjelekkan Islam Harus Dibenahi

"Kita harus menjelaskan pada mereka (peserta didik, red) di universitas untuk membetulkan pemikirannya, agar kepada siapapun yang menjelekkan Islam bisa kita hadapi dan benahi," ungkapnya di Universitas Al Azhar Indonesia, Jakarta, Senin (14/08).

Senin, 14/08/2017 14:14 0

Indonesia

Ustadz Farid Okbah: Islam Adalah Agama Paling Toleran

Pembina Lembaga Infaq Dakwah Center (IDC), Ustadz Farid Ahmad Okbah mengatakan bahwa Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi sifat toleran. Hal tersebut ia ungkapkan karena menurutnya, saat ini umat Islam sering disebut sebagai agama yang anti toleransi.

Senin, 14/08/2017 13:27 0

Indonesia

Jawara Bekasi Sayangkan Ada Unsur Politik dalam Kasus Pencurian Amplifier

Terkait hal itu, jawara Bekasi, Damin Sada menyayangkan jika kesempatan seperti ini disalahgunakan untuk kepentingan politik atau hal-hal yang tidak pantas lainnya.

Senin, 14/08/2017 13:15 0

Indonesia

Gandeng Rabithah Al Alam Al lslami, Universitas Al-Azhar Bangun ‘Islam Moderat’

Universitas Al Azhar Indonesia bersama Rabithah Al Alam Al lslami menggelar Seminar Internasional bertajuk 'Peran Perguruan Tinggi dalam Penguatan Pemikiran Islam Moderat' di Auditorium Arifin Panigoro Universitas Al Azhar Indonesia, Senin (14/08).

Senin, 14/08/2017 12:56 0

Indonesia

Kesehatan ABB Menurun, Keluarga Minta Pemerintah Kedepankan Sisi Kemanusiaan

Putra ustadz Abu Bakar Ba'asyir, Abdurrahim Ba'asyir mengatakan bahwa kesehatan ayahnya sudah semakin menurun. Oleh sebab itu, ia meminta kepada pemerintah untuk mengedepankan sisi kemanusiaan.

Ahad, 13/08/2017 22:52 0

Close