... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Jadi Sasaran Tembak Milisi Kurdi, Penduduk Desa di Aleppo Mengungsi

Foto: Pasukan Demokratik Kurdi (SDF) dalam kampanye militer menargetkan ISIS di Suriah timur/ilustrasi

KIBLAT.NET, Aleppo – Desa Kaljibrin di pedesaan Aleppo Utara beberapa hari terakhir menyaksikan pengungsian massal mayoritas warganya. Warga meninggalkan rumah mereka untuk mencari tempat aman setelah kampung mereka menjadi sasaran roket dan mortir milisi Kurdi, Pasukan Demokratik Suriah (SDF).

Gelombang pengungsian ini merupakan pertama kali terjadi di pedesaan Aleppo Utara sejak ruang operasi “Dar’ul Furat” diakhiri pada Maret lalu. Dar’ul Furat merupakan ruang operasi oposisi Suriah dengan kerja sama militer Turki untuk memerangi ISIS dan milisi Kurdi di Suriah Utara.

Seperti dilansir dari portal Arabi21.com, Rabu (09/08), berdasarkan letak geografis, Kaljibrit berada di tengah antara kota Azaz, Marik dan Tal Rafa’at. Lokasi desa ini berada dekat garis pemisah antara pasukan Free Syrian Army (FSA) dukungan Turki dan milisi Kurdi, yang berbasis di kota Ifrin.

Direktur kantor berita Syabha Press, Makmun Abu Umar, mengatakan bahwa milisi Kurdi sengaja menargetkan desa tersebut. Gempuran yang sudah berlangsung sejak dua bulan terakhir itu telah menyebabkan korban tewas dan luka-luka.

Abu Umar menjelaskan bahwa milisi Kurdi berdalih menyerang pangkalan militer Turki yang dibangun di desa tersebut. Padahal, lanjutnya, pangkalan yang dimaksud tersebut berada di area terbuka, bukan di dalam desa.

Terkait peran militer Turki, Abu Umar mengklaim bahwa tentara tersebut membalas setiap sumber tembakan dari arah wilayah Kurdi dan tidak menargetkan area sipil yang dikontrol milisi tersebut. Namun hal itu tidak menghentikan mereka menyerang lokasi sipil.

BACA JUGA  Media Rusia: Pangkalan AS yang Dikosongkan Diambil Alih Militer Suriah

Sementara itu, Aktivis Media Riyadh Al-Khatib mengungkapkan bahwa mayoritas penghuni desa tersebut telah pergi. Hanya sebagian dari mereka yang memilih bertahan.

“Warga yang bertahan di dalam desa sangat sedikit. Perlu diketahui, desa tersebut dihuni sekitar 10 ribu orang,” ujar Khatib.

Warga desa di pengungsian juga terkatung-katung. Hal itu karena tidak adanya pusat-pusat penerimaan pengungsi, terlebih kamp-kamp pengungsi yang berada di perbatasan Turki telah penuh.

Terkait operasi militer menghadang milisi Kurdi, para aktivis mengungkapkan terjadi perbedaan antara militer Turki dan FSA dukungannya. Turki juga masih berpikir panjang untuk memerangi Kurdi Suriah karena jika itu terjadi Turki harus berhadapan dengan Amerika Serikat. Sebagaimana diketahui, Kurdi Suriah merupakan sekutu utama AS.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

ACTA Gugat Perppu Pembubaran Ormas ke MK

Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) resmi mendaftarkan gugatan uji materiil Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Kamis, 10/08/2017 06:47 0

Indonesia

Parah… Mengaku Nabi Terakhir, Hadasari Ternyata Pasien RSJ

Pengakuannya kali ini sebenarnya bukanlah pertama kali. Sebelumnya Hadasari pernah mengaku sebagai nabi pada tahun 2015 lalu.

Rabu, 09/08/2017 13:29 0

Video Kajian

Bahaya Dosa Kecil (Ust. Abu Rusydan)

KIBLAT.NET – Sering kali kita lalai dengan dosa kecil. Bahkan banyak dari kita yang menganggap...

Rabu, 09/08/2017 11:10 0

Indonesia

Soal Penunjukan Rektor oleh Presiden, Dahnil: Kampus Tidak Boleh Jadi Alat Kekuasaan

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) ‎Tjahjo Kumolo mengatakan, pemilihan Rektor Perguruan Tinggi akan dilakukan sendiri oleh presiden. Kebijakan itu diberlakukan dengan dalih untuk menangkal paham radikal masuk ke dunia pendidikan.

Rabu, 09/08/2017 10:17 1

Indonesia

Dahnil: Pernyataan Laiskodat Radikalis Pancasila, dan Itu Berbahaya

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkapkan, perilaku atau pernyataan yang disampaikan oleh Ketua DPP dan Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Victor Laiskodat, di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan perilaku seorang radikalis sejati

Rabu, 09/08/2017 06:27 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Tantang Nasdem Buktikan Jika Video Viktor Editan

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menantang Nasdem untuk membuktikan peryataan bahwa video pidato Viktor Laiskodat di hadapan publik.

Selasa, 08/08/2017 22:18 0

Indonesia

Cadar Dilarang, Pemuda Muhammadiyah Sayangkan Sikap Rektor Unpam

Ketua Umum PP Pemuda,Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak menyayangkan sikap Rektorat Unpam yang mempermasalahkan penggunaan cadar di kampus.

Selasa, 08/08/2017 21:45 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Larangan Cadar di Unpam Melanggar UUD dan Pancasila

Menurutnya, pelarangan bercadar yang terjadi di Unpam disebabkan karena para akademisi tidak memahami makna kebebasan beragama dan mengekspresikan agama.

Selasa, 08/08/2017 21:05 0

Indonesia

Tidak Hanya Unpam, Inilah Kampus-kampus yang Melarang Mahasiswi Bercadar

Polemik pelarangan cadar ternyata banyak terjadi di kampus Indonesia. Padahal Indonesia sendiri terbilang mayoritas Islam,

Selasa, 08/08/2017 18:42 0

Indonesia

Benarkah Hak Imunitas Bisa Lindungi Victor Laiskodat dari Jerat Hukum?

Hak imunitas berlaku jika pelaku melaksanakan yang berkaitan dengan fungsi serta wewenang dan tugas DPR. Sedangkan tidak pelanggaran hukum semua orang dipandang sama.

Selasa, 08/08/2017 17:45 0

Close