... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Slogan ‘Saya Pancasila Saya Indonesia’ Menyalahi Semangat Keindonesiaan

Foto: Saya Indonesia Saya Pancasila

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua PP Muhammadiyah bidang Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri mengkritisi kemunculan slogan ‘Saya Pancasila Saya Indonesia’ yang dinilainya justeru menyalahi semangat keindonesiaan.

Slogan ‘Saya Pancasila Saya Indonesia’ mulai beredar pada peringatan hari lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni lalu. Kampanye slogan itu kembali meningkat saat pemerintah mengeluarkan Perppu Nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Ketua PP Muhammadiyah Bidang Hubungan dan Kerjasama Luar Negeri, Bahtiar Effendy menyoroti kemunculan slogan itu. “Kita sekarang ini dikejutkan dengan slogan-slogan yang walaupun saya kira niatnya positif, seperti slogan ‘Saya Pancasila Saya Indonesia’ saya kurang sependapat sedikit,” ujarnya di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat pada Jumat (04/08) malam.

“Dengan adanya kata-kata ‘Saya Pancasila Saya Indonesia’ mungkin niatnya bagus. Tapi itu sebetulnya itu menyalahi semangat keindonesiaan. Seharusnya itu diganti dengan ‘Kita Pancasila, Kita Indonesia,” imbuh Bahtiar.

Dalam kesempatan lain, Guru Besar Ilmu Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menyebut Slogan ‘Saya Pancasila Saya Indonesia’ merupakan bentuk pernyataan dari orang-orang yang tidak paham sejarah bangsa. Bahkan, menurutnya slogan itu juga dapat merusak integrasi nasional.

“Bicara Pancasila juga tidak cukup di kelas, sebab yang demikian hanya akan bicara sisi filosofisnya saja. Tetapi harus dengan bahasa dan kenyataan sosial ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam seminar bertajuk ‘Merawat Identitas Kebangsaan dan Meneguhkan NKRI’ di kampus Universitas Hamka, Jakarta, Kamis (13/7).

BACA JUGA  Hari Pertama Muslim United, Masjid Gedhe Kauman Dipenuhi Hadirin

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

Myanmar Tak Akui Pelanggaran HAM terhadap Rohingya

Laporan PBB bulan Februari menunjukkan bahwa pasukan keamanan Myanmar telah membuat sebuah kampanye pembersihan etnis Muslim Rohingya. Namun, laporan ini ditolak oleh otoritas Myanmar pada Ahad (06/08), yang menyebut bahwa hal itu sebuah tuduhan yang berlebihan.

Senin, 07/08/2017 14:20 0

Tazkiyah

Beruntung Karena Harta yang Berkah

Lelaki itu tetap menolak, “Aku tidak akan mengambil sesuatu yang tidak ada berkah di dalamnya.”

Senin, 07/08/2017 13:40 0

Iran

Seorang Tentara Iran Tembaki Temannya Sendiri, 4 Tewas

Penembakan terjadi di pangkalan udara militer di Kahrizak, selatan Teheran

Senin, 07/08/2017 13:40 0

Arab Saudi

Arab Saudi Tetapkan Hukuman Mati terhadap 14 Aktivis Syiah

Empat belas aktivis Syiah saat ini sedang menunggu hukuman eksekusi. Mereka ditangkap karena diduga terlibat aksi demonstrasi anarkhis dan tindak kekerasan terhadap aparat keamanan.

Senin, 07/08/2017 13:13 0

Mesir

Mufti Mesir Perbolehkan Zakat Disalurkan untuk Pasukan Anti-Teror

Fatwa kontroversial ini langsung memicu kecaman di media sosial. Sejumlah aktivis di Twitter, menganggap hal ini sebagai lisensi bagi tentara dan polisi untuk merebut dana zakat di Mesir dengan dalih memerangi terorisme.

Senin, 07/08/2017 12:25 0

Amerika

AS Terapkan Standar Ganda dalam Teror Bom di Masjid Minnesota, Publik Mengecam

Kecaman terus bermunculan ketika pemerintah dan media AS bersikap pasif merespon teror bom di Islamic Center Dar Al Farooq, Minnesota.

Senin, 07/08/2017 11:40 1

Amerika

Pasca Teror Bom di Masjid Minnesota, CAIR Imbau Seluruh Masjid Tingkatkan Keamanan

Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR) mendesak pusat-pusat Islam dan masjid-masjid di seluruh AS untuk meningkatkan keamanan pasca masjid di Minnesota mendapat serangan teror bom.

Senin, 07/08/2017 10:52 0

Yaman

Perangi Al-Qaidah, Pasukan Darat AS Sudah Berada di Yaman

Pada hari Kamis (03/07) ada laporan bahwa AS ikut ambil bagian dalam operasi militer melawan al-Qaidah di bagian selatan propinsi Shabwah, Yaman. Sehari setelah itu, Pentagon mengkonfirmasi “sejumlah kecil” pasukan darat AS telah dikerahkan ke Yaman dalam sebuah operasi kontra al-Qaidah di Semenanjung Arabia (AQAP) yang saat ini tengah berlangsung.

Senin, 07/08/2017 10:20 0

Arab Saudi

Jelang Negosiasi Lanjutan Krisis Suriah, Saudi Keukeuh Tolak Assad

Pemerintah Arab Saudi, salah satu pendukung utama oposisi Suriah, kembali mengatakan bahwa pihaknya masih mendukung kesepakatan internasional soal masa depan Suriah. Akan tetapi, Riyadh menegaskan menolak peran Bashar Assad dalam setiap proses transisi politik untuk mengakhiri konflik di negara tersebut.

Senin, 07/08/2017 09:52 0

Wilayah Lain

Israel Tutup Kantor Al-Jazeera

“(Penutupan ini –red) didasarkan pada penutupan dan pelarangan yang dilakukan negara-negara Arab terhadap Al-Jazeera. Mereka adalah negara-negara sunni moderat yang Israel ingin menjalin aliansi dan mencapai kemitraan ekonomi serta perdamaian dengan mereka,” kata Kara seperti dilansir Al-Jazeera.

Senin, 07/08/2017 09:11 0

Close