... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Myanmar Tak Akui Pelanggaran HAM terhadap Rohingya

Foto: Rumah warga Rohingya dibakar

KIBLAT.NET, Napyidaw – Laporan PBB bulan Februari menunjukkan bahwa pasukan keamanan Myanmar telah membuat sebuah kampanye pembersihan etnis Muslim Rohingya. Namun, laporan ini ditolak oleh otoritas Myanmar pada Ahad (06/08), yang menyebut bahwa hal itu sebuah tuduhan yang berlebihan.

Myanmar membentuk tim investigasi independen yang dikepalai oleh mantan kepala intelijen militer yang saat ini menjadi wakil presiden, Myint Swe. Tim yang berjumlah 13 anggota tersebut memblokir kelompok hak asasi manusia yang diutus PBB, dan menuduh mereka tidak memiliki laporan yang kredibel.

“Tidak ada kemungkinan kejahatan terhadap kemanusiaan, tidak ada bukti pembersihan etnis, sesuai dengan tuduhan PBB,” kata Myint Swe di Yangon, setelah menyelesaikan penyelidikan selama 8 bulan.

“Beberapa orang dari luar negeri telah membuat berita yang mengklaim genosida telah terjadi, namun kami belum menemukan bukti apapun,” klaimnya.

Pada bulan Oktober tahun lalu, militan yang diduga warga Rohingya melakukan serangan dan menewaskan sembilan penjaga perbatasan. Setelah itu, militer Myanmar menanggapi dengan melakukan tindakan represid terhadap etnis minoritas tersebut, dengan memperkosa perempuan Rohingya, menembaki penduduk desa dan membakar rumah-rumah yang memaksa sekitar 75.000 warga melarikan diri ke Bangladesh.

Tim tersebut fokus pada tindakan militan, dan mengatakan bahwa laporan PBB tidak mempertimbangkan tindakan yang dilakukan mereka. Dalam hal ini, PBB tidak segera menanggapi.

Tim dari Myanmar mengungkapkan telah menerima 21 laporan dari warga desa tentang insiden pembunuhan, pemerkosaan, pembakaran dan penyiksaan oleh aparat keamanan. Namun, tim mengklaim tidak dapat memverifikasi kebenaran laporan itu.

“Kami membuka pintu bagi mereka untuk mengajukan keluhan ke pengadilan jika mereka memiliki bukti bahwa mereka menderita pelanggaran hak asasi manusia, namun tidak ada yang mengajukan tuntutan hukum sampai sekarang,” kata sekretaris tim, Zaw Myint Pe.

Tim kembali menyalahkan militan, bahkan menuduh mereka memiliki hubungan dengan organisasi di luar negeri yang dibentuk untuk mengguncang dan merugikan Myanmar.

Perlakuan terhadap sekitar satu juta Muslim Rohingya menjadi isu hak asasi manusia yang menjadi perbincangan dunia internasional. Myanmar tidak mengakui etnis minoritas Rohingya sebagai warga negara dan disebut sebagai imigran ilegal dari Bangladesh, meskipun telah menghuni sebagian wilayah negara selama berabad-abad.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Tazkiyah

Beruntung Karena Harta yang Berkah

Lelaki itu tetap menolak, “Aku tidak akan mengambil sesuatu yang tidak ada berkah di dalamnya.”

Senin, 07/08/2017 13:40 0

Indonesia

Menteri Agama: Seluruh Dana Haji akan Diserahkan Ke BPKH

Seluruh dana haji akan diserahkan ke BPKH, diserahkan pada akhir Agustus ini yang sifatnya umum

Senin, 07/08/2017 12:03 0

Indonesia

Komnas HAM: Ketika Islam Jadi Minoritas, Sulit Mendirikan Rumah Ibadah

Oleh sebab itu, Imdadun menegaskan bahwa toleransi antar umat beragama di Indonesia sulit ketika Islam menjadi minoritas.

Ahad, 06/08/2017 13:15 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Akhir Negara Bangsa?

Negara bangsa adalah ide imajiner yang sebagian besar manusia di dunia sepakat atasnya. Fakta bahwa garis imajiner yang dibentuk beberapa ratus tahun yang lalu mendefinisikan identitas manusia hari ini dan membedakannya dengan manusia lain yang tinggal di wilayah lain di luar garis imajiner tersebut merupakan hal yang bisa dianggap aneh.

Ahad, 06/08/2017 10:59 0

Indonesia

Pasca HTI Dilarang, Mendikbud Minta Organisasi Islam Bantu Pembinaan di Sekolah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy mengharapkan organisasi kepemudaan seperti Persatuan Islam Indonesia (PII) melakukan pembinaan di sekolah lagi. Organisasi tersebut diharapkan dapat mengisi hari libur ketika sekolah lima hari diterapkan.

Ahad, 06/08/2017 09:20 0

Video Kajian

Ust. Muhajirin Ibrahim: Allah Lebih Tahu yang Terbaik Untukmu

KIBLAT.NET – Ust. Muhajirin Ibrahim: Allah Lebih Tahu yang Terbaik Untukmu. Sering kali kita berprasangka...

Ahad, 06/08/2017 09:13 0

Indonesia

Mendikbud Apresiasi Pelantikan Ketum PB PII

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Budaya, Muhadjir Effendy mengapresiasi pelantikan Ketua Umum Pengurus Besar...

Ahad, 06/08/2017 06:40 0

Indonesia

Ketua Umum PB PII Dilantik, Ini Saran PII Untuk Pemerintah 

KIBLAT.NET, Jakarta – Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PII), baru saja melantik ketua umumnya yang...

Ahad, 06/08/2017 06:16 0

Indonesia

Polisi Israel Tetapkan Benjamin Netanyahu Tersangka Kasus Suap dan Penipuan

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ditetapkan sebagai tersangka dalam dua kasus yang disematkan kepada dirinnya.

Sabtu, 05/08/2017 18:44 0

Editorial

Demi Dana Haji, Kemabruran Jangan Dinodai

Disamping polemik izin jamaah dalam pemanfaatan dana haji, pemerintah juga harus memberikan garansi bahwa investasi yang dilakukan harus bebas dari unsur-unsur yang haram

Sabtu, 05/08/2017 18:08 0

Close