... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Demi Dana Haji, Kemabruran Jangan Dinodai

Foto: Investasi dana haji (Ilustrasi)

KIBLAT.NET – Jokowi resmi melantik anggota BPKH (Badan Pelaksana pengelolaan Dana Haji) di Istana Negara, Rabu (26/07) lalu. Mantan Walikota Solo itu berharap dana haji yang berjumlah tak kurang dari Rp 80 triliun rupiah bisa diinvestasikan di proyek-proyek infrastruktur. Kekisruhan pun dimulai.

Beberapa pihak menengarai bahwa rencana pemanfaatan dana haji untuk pembangunan infrastruktur disebabkan karena pemerintah sedang kebingungan mencari dana untuk menutup defisit APBN. Karena di saat yang sama hutang luar negeri juga sudah menggunung.

Umat Islam yang menjadi obyek kebijakan ini merasa keberatan. Suara keberatan itu dapat dilihat dari geliat dunia maya. Ungkapan “Agamanya dinista, ulamanya dikrimanalisasi, ormasnya dibubarkan, eh uangnya diambil juga” terviralkan. Status-status semisal banyak dijumpai di jejaring sosial. Hal ini dikarenakan karena kebijakan-kebijakan Jokowi yang dinilai oleh umat tidak memihak umat Islam.

Hal lain, apakah hutang luar negeri yang jumlahnya mencapai 1.062 trilyun, pencabutan TDL listrik yang membuat negara berhemat sekitar 25 triliun, tax amnesty belum cukup untuk menutupi defisit anggaran pembangunan infrastruktur?

Wacana ini kemudian bergulir seperti bola salju. Kemenag selaku penanggung jawab dana haji dalam pernyataan yang dirilis di situs resminya mengatakan bahwa pemerintah tidak perlu izin jamaah untuk menggunakan dana haji. Sebabnya, akad yang digunakan adalah akad wakalah. Pernyataan ini seolah mencederai para jamaah. Bagaimana tidak, uang yang telah mereka kumpulkan sekian waktu, digunakan tanpa izin.

BACA JUGA  Gerakan Sahwah di Arab Saudi: Dulu Dirangkul, Kini Dimusuhi

Sementara wakil ketua Komisi Hukum MUI Ikhsan Abdullah mengatakan bahwa pemerintah wajib meminta izin seluruh jamaah haji. Karena menurutnya akad dana haji adalah adalah setoran untuk haji, maknanya seluruh pemanfaat dan penggunaan terbatas pada hal-hal yang berkaitan langsung dengan proses haji.

Di tengah polemik tersebut, ada satu pertanyaan besar, apakah pemerintah mampu menjamin kehalalan investasi dana haji? Apakah pemerintah mampu menjamin bahwa investasi itu bebas dari praktek riba, memakan harta orang lain secara zalim, gharar (unsur penipuan) dan unsur-unsur lain yang menyebabkan harta menjadi haram? Karena bagi umat Islam, haji adalah sesuatu yang sakral. Perjalanan ibadah yang mungkin hanya sekali seumur hidup, tak jarang maut menjadi taruhannya.

Kenapa kehalalan investasi dipertanyakan? Bukankah setiap jamaah haji, menginginkan haji yang mabrur. Karena Rasulullah menjanjikan bahwa balasan haji yang mabrur adalah surga. Tentunya ini menjadi keinginan setiap jamaah haji. Sementara, haram menjadi salah satu sebab tidak mabrurnya haji seseorang. Karena rasulullah SAW pernah bersabda, yang artinya, “Sesungguhnya Allah itu baik, dan tidak menerima kecuali yang baik-baik.”

Allah tidak menerima ibadah dengan sesuatu yang haram, termasuk ibadah haji. Ini menjadi PR tersendiri bagi pemerintah, karena akan sangat berat tanggung jawabnya di hadapan Allah jika pemerintah menjadi sebab tidak mabrurnya haji para jamaah.

Poin ini menjadi krusial, karena Islam sangat keras terhadap harta haram, pernah diceritakan dalam sebuah hadits, ada seseorang yang sedang dalam keadaan safar, rambutnya kusut masai dan berdebu, dia menengadahkan tangannya ke langit meminta rizki kepada Alah. Namun Allah urung mengabulkan doanya, padahal seluruh sebab untuk diterimanya doa ada pada dirinya. Namun, karena pakaian yang dikenakan berasal dari harta haram, makan dan minumnya-pun dari harta-harta haram, Allah menolak permohonanya.

BACA JUGA  Teroris Penyerang Masjid Selandia Baru Serukan Aksi Supremasi Kulit Putih dari Penjara

Oleh karena itu, disamping polemik izin jamaah dalam pemanfaatan dana haji, pemerintah juga harus memberikan garansi bahwa investasi yang dilakukan harus bebas dari noda unsur-unsur yang haram. Bukan tanpa alasan, sebab kemabruran haji dipertaruhkan.

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Gelar Silaturahim Nasional, ITJ Usung Tema ‘Ukhuwah di Jalan Dakwah’

Pengurus gerakan Indonesia Tanpa JIL (ITJ) akan kembali menggelar acara tahunannya yakni Silaturahim Nasional (Silatnas) 2017.

Sabtu, 05/08/2017 17:45 0

Info Event

Suami Lumpuh, Istri dan Dua Anak Penghafal Al-Qur’an Patah akibat Kecelakaan, Ayo Bantu!

Dua anak Budi merupakan siswa TK di sekolah Rumpun Muslim Jatisrono, Wonogiri. Shonum dan Oca dikenal sebagai siswa yang gemar menghafal Al-Qur’an serta membantu orangtua berjualan.

Sabtu, 05/08/2017 17:00 0

Indonesia

Jokowi Beri Perhatian Khusus pada Pelajar Islam, Kata Mendikbud

"Perkembangan pelajar Islam sudah bagus, dan sekarang memiliki gairah baru"

Sabtu, 05/08/2017 16:44 0

Indonesia

Solidaritas untuk Palestina, Warga Banyumas Kumpulkan Dana hingga 13 Juta

Aksi solidaritas Palestina kembali digelar oleh kaum Muslimin di Banyumas Raya

Sabtu, 05/08/2017 16:20 0

Indonesia

Ketua UKP Pancasila: Jangan Terobsesi Imperium Islam Besar di Dunia

Oleh karena itu kita berjuang untuk sesuatu​ yang lebih realistik, jangan terlalu terobsesi pada simbolisme, jangan terlalu terobsesi dan energi kita habis untuk membayangkan pada imperium Islam besar di dunia

Sabtu, 05/08/2017 15:39 0

Khazanah

Ingin Bertemu Nabi Dalam Mimpi, Gimana Caranya?

KIBLAT.NET - Mimpi bertemu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah suatu hal yang mungkin dan bisa dialami oleh seseorang. Banyak hadits shahih yang menjelaskannya. Di antaranya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

Sabtu, 05/08/2017 14:51 0

Suriah

Warga Idlib Turun ke Jalan Desak Pejuang Suriah Buang Perselisihan

Ratusan warga Suriah di berbagai provinsi di Idlib, Jumat (04/08), turun ke jalan mendesak faksi-faksi pejuang Suriah membuang perselisihan dan mendukung pemerintahan sipil di wilayah utara. Aksi digelar sehari setelah Rusia berhasil menekan pejuang oposisi di pedesaan Homs untuk gencatan senjata

Sabtu, 05/08/2017 13:00 0

News

Komandan Senior Ahrar Al-Syam Lolos dari Upaya Pembunuhan

Seorang komandan senior Gerakan Ahrar Al-Syam, Abu Abdurrahman Al-Ghab, lolos dari upaya pembunuhan selepas Shalat Jumat di pedesaan Hama pada Jumat (04/07). Abu Abdurrahman tak mengalami luka sedikitpun.

Sabtu, 05/08/2017 08:48 0

Indonesia

Gus Solah Imbau Victor Laiskodat Minta Maaf

Beberapa waktu lalu, jagad dunia maya digegerkan dengan pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pidatonya dinilai berisi fitnah yang menyangkut SARA.

Sabtu, 05/08/2017 08:45 0

Indonesia

MPR: HTI Sudah Dibubarkan Kok Masih Harus Dipecat dari Pekerjaannya

Wakil Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, mempermasalahkan pernyataan pemerintah dan institusi negara yang mengancam akan mengeluarkan seorang pegawai atau karyawan yang terindikasi mantan anggota HTI ataupun hanya simpatisan.

Sabtu, 05/08/2017 08:15 0

Close