... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Diculik Tahun 2011, Sandera Swedia Ini Dibebaskan Al-Qaidah Tanpa Luka

Foto: Sandera Al-Qaidah asal Swedia, Stephen McGowan.

KIBLAT.NET, Timbuktu – Seorang turis Afrika Selatan yang diculik pada tahun 2011 oleh Al-Qaidah saat bepergian ke Mali telah dibebaskan dan kembali ke kampung halamannya. Demikian menurut laporan Menlu Afsel, Maite Nkoana-Mashabane pada Kamis (04/08).

Stephen McGowan adalah satu dari empat warga asing yang berkeliling Mali dengan sepeda motor yang kemudian diculik di sebuah restoran di kota Timbuktu.

Seorang warga Jerman terbunuh dalam penculikan tersebut. Seorang sandera Belanda dibebaskan pada tahun 2015 dalam sebuah serangan oleh pasukan khusus Prancis dan seorang Swedia dibebaskan pada bulan Juni tahun ini. Dalam siaran radio lokal Swedia, Al-Qaidah menuntut $ 5 juta untuk pembebasannya, namun pemerintah menolaknya.

“Kami ingin menyambutnya dengan hangat dan berharap kesehatannya baik, keberuntungan dalam hidupnya sebagai seorang yang merdeka,” kata Nkoana-Mashabane dalam sebuah konferensi pers.

McGowan, yang tidak hadir dalam konferensi pers tersebut, sedang menjalani tes kesehatan. Ia dilaporkan tidak mengalami luka parah serius.

Ibu McGowan meninggal pada bulan Mei, anggota keluarga dekat lainnya mengungkapkan kegembiraan mereka saat ia kembali. “Sungguh mengejutkan saat Stephen berjalan melewati pintu,” kata ayah McGowan, Malcolm.

“Saya memeluknya erat dan dia merasa sekeras dan sekuat sebelumnya. Kami hanya harus berkata kepada Stephen, ‘Banyak air telah lewat di bawah jembatan tapi Anda kuat, Anda harus bangun dan melanjutkan hidupmu’,” imbuhnya.

BACA JUGA  Uni Afrika Cabut Penangguhan Keanggotaan Sudan

Istri McGowan, Catherine, mengungkapkan obrolan pertama ketika pertama bertemu. “Rambutmu telah tumbuh,” katanya menirukan ucapan McGowan. “Sebenarnya, rambutmu lebih panjang dariku sekarang,” ujarnya menimpali perkataan McGowan.

Dalam sebuah video yang muncul sebulan lalu, setelah pria Swedia ini, Johan Gustafsson juga dibebaskan. Seorang McGowan dengan jenggot tumbuh lebat di dagunya tampaknya tidak tahu bahwa cobaan enam tahunnya akan segera berakhir. “Sudah lama sekali pergi,” katanya. “Sampai kapan menurutmu ini akan berakhir?”

Al-Qaidah di Maghreb Islam (AQIM) mulai muncul sebagai gerakan Islam untuk melawan pemerintah sekuler Aljazair pada 1990-an. Ruang operasinya hingga mencapai Mali pada dekade berikutnya. Kelompok jihadis ini telah berjanji setia kepada usamah bin Laden selaku pendiri gerakan untuk membangun jaringan di seluruh wilayah Sahara.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bertemu Kominfo, CEO Telegram: Kami Takkan Mengubah Privasi Pengguna

Kendati demikian, Durov akan mengambil sejumlah langkah terkait penggunaan Telegram di Indonesia. Di antaranya akan menindak tegas segala konten jenis propaganda dan terorisme.

Jum'at, 04/08/2017 14:15 0

Fikih

Adakah Shalat Sunnah Qabliyah Jumat?

KIBLAT.NET - Di antara sunnah ketika menghadiri shalat Jumat adalah memperbanyak shalat sunnah. Selain shalat tahiyatul masjid, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak shalat sambil menunggu datangnya Imam atau Khatib. Namun sebagian kalangan menganggap shalat ini adalah shalat sunnah rawatib sebelum Jumat, layaknya shalat sunnah waktu Dhuhur. Lalu bernarkah demikian?

Jum'at, 04/08/2017 11:11 0

Indonesia

Netizen: Sekolah Islam Berizin Ditolak, Patung tak Berizin Dibiarkan

Warganet akhir-akhir ini dihebohkan dengan berdirinya patung dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen di kelenteng Kwan Sing Bio Tuban setinggi 30 meter.

Kamis, 03/08/2017 21:30 0

Indonesia

Akhirnya, Rekening GNPF-MUI Dilepas Kepolisian

Bendahara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Muhammad Luthfi Hakim mengungkapkan bahwa rekening GNPF MUI yang dibekukan polisi kini sudah dilepas

Kamis, 03/08/2017 20:49 0

Indonesia

Kepala BPJPH Baru Dilantik, Ini Harapan IHW

Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch (IHW), Ikhsan Abdullah mengucapkan selamat kepada kepala BPJPH yang baru saja dilantik yakni Prof Sukoso.

Kamis, 03/08/2017 20:15 0

Indonesia

Komisi I Ajak Semua Pihak Terlibat Hadapi Israel

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta memandang bahwa Israel tidak bisa hanya dihadapi secara reaktif.

Kamis, 03/08/2017 18:10 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kenapa Kemenangan Tak Kunjung Menyapa?

Kemenangan adalah suatu hal yang dicita-citakan oleh siapapun. Entah dia berada di atas kebenaran atau kbatilan pasti mendambakan hal ini. Satu hal yang membedakan adalah umat Islam hanya menggantungkan kemenangan pada Allah semata. Sedangkan para musuh Allah mengkalkulasikan kemenangan pada hitungan matematika semata.

Kamis, 03/08/2017 17:49 0

Tazkiyah

Si Pembela Keislaman Fir’aun

Ia seorang penjahit di daerah Mahallah Syaghur dan bekerja sebagai penolong Fir’aun. Ia mengira Fir’aun telah masuk Islam dan menjadi pembelanya.

Kamis, 03/08/2017 15:30 0

Indonesia

Sekretariat IPT 65: Kami Masih Percaya pada Jokowi

“Saya masih berharap (pada pemerintahan Jokowi), tapi saya tidak percaya sama Wiranto ya,” ujar Reza, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Komnas Perempuan, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2017).

Kamis, 03/08/2017 14:10 0

Indonesia

Simpatisan Komunis Gelar Pra Kongres IPT 65 di Pusat Pastoral Samadi, Begini Ceritanya

Sejumlah orang diduga simpatisan komunis menggelar acara Pra Kongres IPT 65 di Pusat Pastoral PGAK Samadi, Jakarta Timur pada Selasa, (02/08). Acara tersebut akhirnya dibubarkan Polres Jakarta Timur.

Kamis, 03/08/2017 13:56 0

Close