... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Bertemu Kominfo, CEO Telegram: Kami Takkan Mengubah Privasi Pengguna

Foto: CEO Telegram, Pavel Durov bersama jajaran Kominfo.

KIBLAT.NET, Jakarta – Pada hari Selasa (01/07) CEO Telegram, Pavel Durov berkunjung ke Indonesia untuk membahas pemblokiran aplikasi singkat yang ia buat.

Pertemuan tersebut dilakukan bersama jajaran pejabat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Durov mengatakan privasi pengguna Telegram akan tetap dijaga.

“Tim kementerian telah memastikan bahwa kami tak melanggar privasi. Dan sejauh yang saya tahu, undang-undang Indonesia melindungi privasi. Kami tak membicarakan masalah ini, dan kami tak berniat -atau bahkan bisa- mengubahnya,” tutupnya.

Kendati demikian, Durov akan mengambil sejumlah langkah terkait penggunaan Telegram di Indonesia. Di antaranya akan menindak tegas segala konten jenis propaganda dan terorisme.

“Kami berkomitmen untuk memberangus segala jenis propaganda terbuka ihwal terorisme dan diskriminasi yang merebak di platform kami. Itu komitmen kami di tiap negara, dan kami merasa itu satu keharusan,” ujarnya seperti dikutip dari Beritagar.

Selain itu, untuk mengurangi miskomunikasi, dia akan secara langsung berkomunikasi dengan pemerintah Indonesia. Kejadian sebelumnya pemerintah Indonesia telah mengirimkan email kepada Durov namun ia mengaku belum mendapat email tersebut.

“Kami tengah berupaya untuk dapat berkomunikasi secara langsung (dengan pemerintah Indonesia). Dengan begitu, semoga tak lagi terjadi miskomunikasi. Soalnya, email bukan medium komunikasi terbaik. Secara pribadi, saya kira Telegram bakal jadi pilihan,” ungkapnya.

Langkah selanjutnya, Durov mengatakan akan mengubah tampilan antar muka Telegram untuk pengguna ke dalam bahasa Indonesia. “Menyebarkan pesan kepada para pengguna di Indonesia yang berisi sejumlah cara untuk melaporkan konten berbahaya di kanal-kanal dan grup-grup terbuka,” lanjutnya.

BACA JUGA  Ibu Asal Surabaya Ini Lihat Syiar Persatuan Umat di Muslim United

Adapun langkah terakhir adalah membentuk tim moderator khusus yang mengerti budaya dan bahasa Indonesia. “Kami membentuk sebuah tim yang beberapa anggotanya berasal dari Indonesia sehingga kami bakal lebih kompeten mengenali konten publik dan melakukan pemblokiran,”ungkapnya.

Reporter: Furqon Amrullah
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Amerika Khawatir Idlib Dikuasai Haiah Tahrir Syam, Ini Alasannya

"Konsekuensi serius" yang dimaksud Ratney yakni sulitnya meyakinkan Rusia untuk tidak kembali membombardir melalui udara ketika Haiah Tahrir Syam menguasai wilayah tersebut. Konsekuensi tersebut memungkinkan kelompok jihadis akan bergeser ke bagian timur jika dikalahkan.

Jum'at, 04/08/2017 13:56 0

Asia

Turki Rampungkan Masjid Terbesar di Asia Tengah, Begini Penampakannya

Yayasan Diyanet Turki telah selesai membangun masjid yang diklaim terbesar di Asia Tengah di ibukota Kyrgyz, Bishkek.

Jum'at, 04/08/2017 11:20 0

Fikih

Adakah Shalat Sunnah Qabliyah Jumat?

KIBLAT.NET - Di antara sunnah ketika menghadiri shalat Jumat adalah memperbanyak shalat sunnah. Selain shalat tahiyatul masjid, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak shalat sambil menunggu datangnya Imam atau Khatib. Namun sebagian kalangan menganggap shalat ini adalah shalat sunnah rawatib sebelum Jumat, layaknya shalat sunnah waktu Dhuhur. Lalu bernarkah demikian?

Jum'at, 04/08/2017 11:11 0

Myanmar

Otoritas Myanmar Segel Satu Masjid dan Sekolah di Yangon

Pihak berwenang Myanmar dilaporkan menutup sebuah masjid dan sekolah Islam di kawasan Yangon pada Rabu (02/08).

Jum'at, 04/08/2017 10:49 0

Arab Saudi

164 Ribu Jemaah Haji Tiba di Medina, Paling Banyak dari Indonesia

Jemaah haji mulai tiba di Kota Madina, Arab Saudi. Pihak berwenang setempat yang mengurusi kedatangan jemaah menjelaskan, sebanyak 164 ribu jemaah telah tiba di kota suci tersebut. Angka ini berdasarkan data yang dirilis pemerintah setempat pada Kamis (03/08).

Jum'at, 04/08/2017 10:36 0

Arab Saudi

Saudi: Pemondokan Jamaah Haji Asal Qatar Sudah Siap

Pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan kamp khusus jamaah haji asal Qatar, sebagaimana jamaah lainnya dari berbagai negara. Kamp tersebut telah siap menampung ribuan jamaah asal Doha.

Jum'at, 04/08/2017 09:09 0

Amerika

Kongres AS Rancang UU Putus Bantuan kepada Otoritas Palestina

Komite Urusan Luar Negeri Kongres AS akan menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk menghentikan bantuan rutin kepada Otoritas Palestina. Keputusan itu diambil setelah mayoritas anggota Kongres setuju.

Jum'at, 04/08/2017 07:52 0

Yaman

PBB: Tujuh Juta Warga Yaman Terancam Kelaparan

“Sebanyak tujuh juta warga Yaman saat ini hidup dalam bayang-bayang kelaparan, di saat yang sama 2,3 juta balita mengalami gizi buruk,” kata PBB dalam laporannya yang dirilis pada Rabu (02/08), seperti dilansir portal Yaman, Al-Masyhad Al-Yamani.

Kamis, 03/08/2017 19:31 0

Philipina

Duterte Ngadu ke Kongres, Butuh 20.000 Tentara buat Perang di Mindanao

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengajukan anggaran kepada Kongres yang akan digunakan untuk merekrut 20.000 tentara baru. Duterte mengaku ingin menghadapi ancaman yang meningkat dari militan-militan Islam di selatan negara.

Kamis, 03/08/2017 19:00 0

Amerika

Trump Sebut AS Kalah Perang di Afghanistan, Frustrasi?

Trump mengungkap perasaan frustrasi terhadap para penasehatnya yang terus mendesak dilakukannya eskalasi militer di Afghanistan

Kamis, 03/08/2017 18:43 0

Close