... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Akibat Tidak Tunduk Syariat

  1. Terhalang dari Pintu Tobat

Allah Ta’ala berfirman:

“Hari rasul, janganlah hendaknya kamu disedihkan oleh orang-orang yang bersegera (memperlihatkan) kekafirannya, yaitu di antara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka, ‘Kami telah beriman,’ padahal hati mereka belum beriman; dan (juga) di antara orang-orang Yahudi…..Barang siapa yang Allah menghendaki kesesatannya, maka sekali-kali kamu tidak akan mampu menolak sesuatu pun (yang datang) daripada Allah. Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka. Mereka beroleh kehinaan di dunia dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.” (Al-Mâ’idah: 41)

Ayat ini turun berkenaan dengan mereka yang bersegera dalam menampakkan kekafiran, terlepas dari ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya dan lebih mengedepankan pandangan manusia dan hawa nafsu daripada syariat-Nya, “Yaitu di antara orang-orang yang mengatakan dengan mulut mereka, ‘Kami telah beriman,’ padahal hati mereka belum beriman,”yaitu menampakkan iman melalui lisan namun hati mereka kosong tanpa iman. Mereka adalah orang-orang munafik. “Dan (juga) di antara orang-orang Yahudi,” yaitu musuh-musuh Islam dan kaum muslimin. (Tafsir Ibnu Katsir, 3/136)

Kejahatan yang mereka lakukan adalah menyimpang dari syariat Islam, kadang dengan cara dipisah-pisahkan satu sama lain, dan kadang dengan dirubah-rubah sesuai hawa nafsu, syahwat, dan kepentingan duniawi mereka. Sebagai balasan atas kejahatan keji itu, mereka terhalang dari tobat.

Maksud ayat, “Mereka itu adalah orang-orang yang Allah tidak hendak mensucikan hati mereka,” imam At-Tabari menjelaskan:

أن الله تعالى حتم عليهم ألا يتوبوا من ضلالهم وكفرهم، فلم “يُرد ـ الله أن يطهرـ من دنس الكفر، ووسخ الشرك ـ قلوبهم بطهارة الإسلام ونظافة الإيمان فيتوبوا

“Allah telah memastikan mereka tidak akan bertobat dari kesesatan dan kekafiran. Dia tidak ingin menyucikan hati mereka dari noda kekafiran dan kebersihan dengan kesucian Islam dan kebersihan iman sehingga mereka mau bertobat.” (Tafsir Ath-Thabari, 4/209)

Tafsir yang sama juga diungkapkan oleh Imam As-Sa’di;

فدل ذلك على أن من كان مقصوده بالتحاكم إلى الحكم الشرعي اتباع هواه، وأنه إن حكم له رضي، وإن لم يحكم له سخط، فإن ذلك من عدم طهارة قلبه، كما أن من حاكم وتحاكم إلى الشرع ورضي به، وافق هواه أو خالفه، فإنه من طهارة القلب، ودل على أن طهارة القلب، سبب لكل خير، وهو أكبر داع إلى كل قول رشيد وعمل سديد.

“Ayat ini menunjukkan, orang yang berhukum kepada syariat dengan niat mengikuti hawa nafsu, di mana ketika putusan syariat menguntungkan baginya, ia terima putusan tersebut dengan rela hati, namun ketika merugikan, ia marah atas putusan syariat tersebut. Sikap seperti ini menunjukkan hatinya tidak bersih. Sebaliknya, orang yang berhukum pada syariat dan menerima putusan seperti apa pun dengan rela hati, baik sesuai dengan keinginannya atau tidak, ini menunjukkan hatinya bersih. Ayat ini juga menunjukkan, kesucian hati adalah faktor segala kebaikan, di samping sebagai pemicu untuk mengatakan kebenaran dan bertindak secara tepat.” (Tafsir As-Sa’di, 1/485)

  1. Menghalangi Manusia dari Jalan Allah
BACA JUGA  Di Balik Pekik Takbir Bung Tomo

Salah satu di antara efek buruk ketika tidak mau menerapkan syariat Islam, Allah Ta’ala akan golongkan mereka seperti orang-orang musyrik Makkah yang tidak mau mengamalkan syariat dan menghalangi manusia darinya. Dalam salah satu ayat-Nya, Allah Ta’ala menggambarkan ciri-ciri mereka:

“Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu.” (QS. At-Taubah: 9)

Demikianlah sikap yang dituturkan Al-Qur’an tentang orang-orang musyrik Arab yang enggan untuk mengikuti syariat Allah, karena sibuk dengan urusan-urusan dunia yang hina dan menghalangi manusia dari jalan Allah.

“Maka disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas (memakan makanan) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka, dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Dan disebabkan mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang daripadanya, dan karena mereka memakan harta benda orang dengan jalan yang batil. Kami telah menyediakan untuk orang-orang yang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.” (An-Nisâ’: 160)

Ayat tersebut menjelaskan bahwa orang-orang Yahudi memperoleh ancaman dari Allah yang berupa siksaan pedih, karena mereka melakukan praktik hukum, menghalangi manusia dari agama, di samping memakan uang hasil riba dan harta milik orang lain secara batil.

  1. Lenyapnya Rasa Aman dan Timbulnya Kekacauan Di mana-mana

Allah berfirman:

كَلَّا إِنَّ الْإِنْسَانَ لَيَطْغَىٰ* أَنْ رَآهُ اسْتَغْنَىٰ

“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas. Karena dia melihat dirinya serba cukup.” (Al-‘Alaq: 6-7).

Melampaui batas adalah sifat dominan manusia ketika jauh dari syariat Allah. Saat kita merenungkan penuturan Al-Qur’an tentang manusia yang jauh dari iman, kita akan menemukan hal aneh pada dirinya, yaitu (manusia) lemah menghadapi berbagai godaan yang memperdaya, melupakan kebaikan, berbuat zalim terhadap sesama, kufur nikmat, memungkiri kebaikan, sangat keras ketika bersengketa, rakus dalam mendapatkan harta, pelit untuk berbagi dan sejumlah karakter buruk lainnya. Watak-watak manusia seperti ini tidak mungkin bisa dihadapi atau diobati selain dengan syariat dari sisi Penciptanya.

Bisa dibayangkan bagaimana jadinya jika masyarakat kita membiarkan seseorang tidak ubahnya seperti hewan liar dan binatang buas yang berbahaya tanpa syariat yang membersihkan hati dan seluruh anggota badannya?

Sementara bagi mereka yang menerapkan syariat Islam, secara istimewa, Allah memberikan rasa aman bagi mereka. Firman-Nya:

“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (Al-An’âm: 82)

  1. Permusuhan dan Kebencian Terus Menyebar di Tengah Masyarakat
BACA JUGA  Jokowi: Investasi Minim Karena Investor Tak Dilayani dengan Baik

Ketika orang-orang Yahudi menyalahi, mendustakan, dan tidak mau tunduk pada syariat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, Allah memberitahukan hati mereka tidak bersatu padu, karena permusuhan terus terjadi di antara mereka karena menyalahi syariat Yang Maha Benar.

Tidak berbeda dengan orang-orang Nasrani, di saat mereka meninggalkan sebagian syariat yang diperingatkan dan enggan mengikuti Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, mereka pun tertimpa hukuman seperti yang menimpa kawan-kawan mereka, orang-orang Yahudi.

“Dan di antara orang-orang yang mengatakan, ‘Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani,’ ada yang telah Kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari Kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang mereka kerjakan.” (Al-Mâ’idah: 14)

Ibnu Taimiyah menjelaskan:

والأمة الإسلامية وعظها الله تعالى بالعداوة المُلقاة فيما بين طوائف اليهود والنصارى، حتى لا يقع فيما وقعوا فيه،فالرعية  تُلقى بينهم العداوات إذا رغبت عن شرع الله، فمتى ترك الناس بعض ما أمرهم الله به، وقعت بينهم العداوة والبغضاء، وإذا تفرق القوم فسدوا وهلكوا وإذا اجتمعوا صلحوا وملكوا

Allah mengingatkan umat Islam agar tidak jatuh pada permusuhan satu sama lain seperti yang terjadi di antara kelompok-kelompok Yahudi dan Nasrani. Setiap individu, satu sama lainnya, akan saling memusuhi, jika mereka enggan menerima syariat Allah. Ketika meninggalkan sebagian perintahNya, maka mereka akan saling memusuhi dan membenci satu sama lain. Perpecahan akan membawa kerusakan dan kehancuran, persatuan akan membawa kebaikan dan kekuatan. (Majmû’ Al-Fatâwâ, 3/421)

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pernah memohon perlindungan kepada Allah dari dampak buruk meninggalkan hukum yang diturunkan-Nya, dan menganggapnya sebagai salah satu penyebab utama terjadinya permusuhan dan kebencian di antara sesama kaum muslimin.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mendatangi kami lalu menyampaikan:

يَا مَعْشَرَ الْمُهَاجِرِينَ خَمْسٌ إِذَا ابْتُلِيتُمْ بِهِنَّ وَأَعُوذُ بِاللَّهِ أَنْ تُدْرِكُوهُنَّ …، وَمَا لَمْ تَحْكُمْ أَئِمَّتُهُمْ بِكِتَابِ اللَّهِ، وَيَتَخَيَّرُوا مِمَّا أَنْزَلَ اللَّهُ، إِلَّا جَعَلَ اللَّهُ بَأْسَهُمْ بَيْنَهُمْ

 “Wahai kaum Muhajirin! Ada lima hal, jika kalian diuji dengan semua itu—dan aku berlindung kepada Allah agar kalian tidak menjumpainya—Di antaranya, ‘Tidaklah pemimpin-pemimpin mereka berhukum pada selain kitab Allah dan lebih memilih (selain hukum) yang diturunkan Allah, melainkan Allah akan menimpakan permusuhan di antara sesama mereka’.” (Shahih Sunan Ibnu Majah, Al-Albani, 3/316 hadits nomor 3263)

Baca halaman selanjutnya: Terhalang dari Pertolongan...

Halaman Selanjutnya 1 2 3
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

IHH Salurkan Bantuan Pangan dan Hari Raya untuk 3.000 Keluarga di Al-Bab

Lembaga kemanusiaan internasional yang berpusat di Turki, Insani Yardim Vakfi atau IHH kembali mengirimkan konvoi bantuan ke Suriah utara.

Jum'at, 04/08/2017 19:03 0

Afrika

Al-Shabab Ambil Alih Kota Baru di Selatan Somalia

Gerakan Islam Al-Shabab Somalia mengambil alih kota Lego, provinsi Shabelle, Somalia Selatan, pada Jumat pagi (04/08) waktu setempat. Kemenangan ini diraih setelah pasukan pemerintah dan Uni Afrika meninggalkan kota tersebut.

Jum'at, 04/08/2017 19:00 0

Indonesia

Komisioner Komnas HAM: Anggota HTI Tidak Perlu Dihukum

Ketua Komnas HAM, Imdadun Rahmat menduga bahwa Perppu No 2 tahun 2017 ( Perppu Ormas) akan dimanfaatkan rezim untuk membungkam suara kritis.

Jum'at, 04/08/2017 18:08 0

Asia

Hampir Saja Masuk Jurang, Bus Pengangkut 26 Jamaah Haji Akhirnya Selamat

Foto yang beredar luas di media sosial menunjukkan posisi bus yang hampir jatuh ke jurang sedalam 12 kaki. Hampir setengah badan bus telah berada di luar pagar pembatas jalan.

Jum'at, 04/08/2017 18:00 0

Yaman

Koalisi AS, UEA dan Yaman Serang Markas AQAP di Yaman Selatan

Operasi itu digelar setelah sehari sebelumnya, pejuang AQAP melakukan penyerangan dan menewaskan enam pasukan anti-teror yang didirikan oleh UEA.

Jum'at, 04/08/2017 17:15 0

Palestina

PM Israel Benjamin Netanyahu Tersandung Kasus Suap dan Penipuan

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ditetapkan sebagai tersangka kasus penyuapan dan penipuan. Kepolisian mengkonfirmasikan kabar tersebut kepada media pada Kamis (03/08).

Jum'at, 04/08/2017 16:39 0

Afrika

Diculik Tahun 2011, Sandera Swedia Ini Dibebaskan Al-Qaidah Tanpa Luka

Stephen McGowan adalah satu dari empat warga asing yang berkeliling Mali dengan sepeda motor yang kemudian diculik di sebuah restoran di kota Timbuktu.

Jum'at, 04/08/2017 15:10 0

Indonesia

Bertemu Kominfo, CEO Telegram: Kami Takkan Mengubah Privasi Pengguna

Kendati demikian, Durov akan mengambil sejumlah langkah terkait penggunaan Telegram di Indonesia. Di antaranya akan menindak tegas segala konten jenis propaganda dan terorisme.

Jum'at, 04/08/2017 14:15 0

Suriah

Amerika Khawatir Idlib Dikuasai Haiah Tahrir Syam, Ini Alasannya

"Konsekuensi serius" yang dimaksud Ratney yakni sulitnya meyakinkan Rusia untuk tidak kembali membombardir melalui udara ketika Haiah Tahrir Syam menguasai wilayah tersebut. Konsekuensi tersebut memungkinkan kelompok jihadis akan bergeser ke bagian timur jika dikalahkan.

Jum'at, 04/08/2017 13:56 0

Asia

Turki Rampungkan Masjid Terbesar di Asia Tengah, Begini Penampakannya

Yayasan Diyanet Turki telah selesai membangun masjid yang diklaim terbesar di Asia Tengah di ibukota Kyrgyz, Bishkek.

Jum'at, 04/08/2017 11:20 0

Close