... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Adakah Shalat Sunnah Qabliyah Jumat?

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Di antara sunnah ketika menghadiri shalat Jumat adalah memperbanyak shalat sunnah. Selain shalat tahiyatul masjid, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak shalat sambil menunggu datangnya Imam atau Khatib. Namun sebagian kalangan menganggap shalat ini adalah shalat sunnah rawatib sebelum Jumat, layaknya shalat sunnah waktu Dhuhur. Lalu bernarkah demikian? Berikut kami kutib pendapat para ulama dalam menjawab persoalan ini.

Dalam kitab Al-Jumu’ah; Âdâb Wa Ahkâm, Syaikh Abu Al-Mundzir As-Sa’idi berkata; Berkenaan dengan shalat Sunah sebelum (qabliyah) shalat Jumat, shalat tersebut tidak ada menurut pendapat yang paling shahih dari dua pendapat di kalangan para ulama, yaitu pendapat Imam Malik, Ahmad dalam pendapat yang masyhur, dan salah satu pendapat di kalangan ulama mazhab Syafi’i. Akan tetapi, yang disunahkan ialah melakukan perkara-perkara sunah yang bersifat umum.

Yang demikian ini selaras dengan hadits Salman Al-Farisi, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَغْتَسِلُ رَجُلٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ، وَيَتَطَهَّرُ مَا اسْتَطَاعَ مِنْ طُهْرٍ ، وَيَدَّهِنُ مِنْ دُهْنِهِ ، أَوْ يَمَسُّ مِنْ طِيبِ بَيْتِهِ ثُمَّ يَخْرُجُ ، فَلاَ يُفَرِّقُ بَيْنَ اثْنَيْنِ ، ثُمَّ يُصَلِّى مَا كُتِبَ لَهُ ، ثُمَّ يُنْصِتُ إِذَا تَكَلَّمَ الإِمَامُ ، إِلاَّ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ الأُخْرَى

”Tidaklah seorang muslim mandi pada hari Jumat, bersuci dengan sebaik-baiknya, mengoleskan minyak, atau memakai wangi-wangian yang ada di rumahnya. Lalu berangkat menuju masjid dan ia tidak menceraiberaikan hubungan baik dua orang saudaranya. Kemudian ia melaksanakan shalat semampunya, dan ketika imam membacakan khutbah ia diam, melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosanya antara satu Jumat ke Jumat berikutnya’.” (HR. Bukhari)

Yang dijadikan dalil dari hadits ini ialah lafal, “Kemudian ia melaksanakan shalat semampunya.” Maknanya adalah shalat sunnah secara mutlak. Artinya shalat sunnah yang dikerjakan semampu mungkin dengan bilangan yang tidak terbatas.

Pendapat ini dikuatkan dengan beberapa contoh yang dipraktekkan oleh ulama salaf. Sebuah riwayat dari Naafi’ menyebutkan bahwa Dahulu Ibnu Umar mengerjakan shalat sunnah sebelum Jum’at sebanyak 12 raka’at.” (Fathul Bari, 8/329).

Ibnu Hajar Al-Asqolani berkata:

 وأما سنة الجمعة التي قبلها فلم يثبت فيها شيء

“Adapun shalat sunnah rawatib sebelum Jum’at, maka tidak ada hadits shahih yang mendukungnya.” (Fathul Bari, 2/426)

Pendapat ini dikuatkan juga oleh Ibnul Qayyim dalam Zaadul Ma’ad,

وكان إذا فرغ بلال من الأذان أخذ النبي صلى الله عليه وسلم في الخطبة ، ولم يقم أحد يركع ركعتين البتة ، ولم يكن الأذان إلا واحدا ، وهذا يدل على أن الجمعة كالعيد لا سنة لها قبلها ، وهذا أصح قولي العلماء ، وعليه تدل السنة ، فإن النبي صلى الله عليه وسلم كان يخرج من بيته ، فإذا رقي المنبر أخذ بلال في أذان الجمعة ، فإذا أكمله أخذ النبي صلى الله عليه وسلم في الخطبة من غير فصل ، وهذا كان رأي عين ، فمتى كانوا يصلون السنة ؟

“Jika Bilal telah mengumandangkan adzan Jumat, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam langsung berkhutbah dan tidak ada seorang pun berdiri melaksanakan shalat dua raka’at kala itu. (Di masa beliau), adzan Jum’at hanya dikumandangkan sekali. Ini menunjukkan bahwa shalat Jum’at itu seperti Shalat ‘Ied yaitu sama-sama tidak ada shalat sunnah qabliyah sebelumnya. Inilah di antara pendapat ulama yang lebih tepat dan inilah yang didukung hadits. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu pernah keluar dari rumah beliau, lalu beliau langsung naik mimbar dan Bilal pun mengumandangkan adzan. Jika adzan telah selesai berkumandang, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkhutbah dan tidak ada selang waktu (untuk shalat sunnah kala itu). Inilah yang disaksikan di masa beliau. Lantas kapan waktu melaksanakan shalat sunnah (qobliyah Jumat tersebut)?”(Zaadul Ma’ad, 1/422)

Jadi, menurut pendapat jumhur, memperbanyak shalat sunnah yang dimaksud adalah sunnah secara mutlak, bukan sunnah rawatib qabliyah Jumat. Jumlahnya pun tidak terbatas dua rakaat, tapi boleh dilakukan semampu mungkin selagi khatib belum naik ke atas mimbar. Wallahu a’lam bis shawab!

 

Penulis: Fakhruddin

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Myanmar

Otoritas Myanmar Segel Satu Masjid dan Sekolah di Yangon

Pihak berwenang Myanmar dilaporkan menutup sebuah masjid dan sekolah Islam di kawasan Yangon pada Rabu (02/08).

Jum'at, 04/08/2017 10:49 0

Arab Saudi

164 Ribu Jemaah Haji Tiba di Medina, Paling Banyak dari Indonesia

Jemaah haji mulai tiba di Kota Madina, Arab Saudi. Pihak berwenang setempat yang mengurusi kedatangan jemaah menjelaskan, sebanyak 164 ribu jemaah telah tiba di kota suci tersebut. Angka ini berdasarkan data yang dirilis pemerintah setempat pada Kamis (03/08).

Jum'at, 04/08/2017 10:36 0

Arab Saudi

Saudi: Pemondokan Jamaah Haji Asal Qatar Sudah Siap

Pemerintah Arab Saudi telah menyiapkan kamp khusus jamaah haji asal Qatar, sebagaimana jamaah lainnya dari berbagai negara. Kamp tersebut telah siap menampung ribuan jamaah asal Doha.

Jum'at, 04/08/2017 09:09 0

Amerika

Kongres AS Rancang UU Putus Bantuan kepada Otoritas Palestina

Komite Urusan Luar Negeri Kongres AS akan menyusun Rancangan Undang-Undang (RUU) untuk menghentikan bantuan rutin kepada Otoritas Palestina. Keputusan itu diambil setelah mayoritas anggota Kongres setuju.

Jum'at, 04/08/2017 07:52 0

Indonesia

Netizen: Sekolah Islam Berizin Ditolak, Patung tak Berizin Dibiarkan

Warganet akhir-akhir ini dihebohkan dengan berdirinya patung dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen di kelenteng Kwan Sing Bio Tuban setinggi 30 meter.

Kamis, 03/08/2017 21:30 0

Indonesia

Akhirnya, Rekening GNPF-MUI Dilepas Kepolisian

Bendahara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Muhammad Luthfi Hakim mengungkapkan bahwa rekening GNPF MUI yang dibekukan polisi kini sudah dilepas

Kamis, 03/08/2017 20:49 0

Indonesia

Kepala BPJPH Baru Dilantik, Ini Harapan IHW

Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch (IHW), Ikhsan Abdullah mengucapkan selamat kepada kepala BPJPH yang baru saja dilantik yakni Prof Sukoso.

Kamis, 03/08/2017 20:15 0

Yaman

PBB: Tujuh Juta Warga Yaman Terancam Kelaparan

“Sebanyak tujuh juta warga Yaman saat ini hidup dalam bayang-bayang kelaparan, di saat yang sama 2,3 juta balita mengalami gizi buruk,” kata PBB dalam laporannya yang dirilis pada Rabu (02/08), seperti dilansir portal Yaman, Al-Masyhad Al-Yamani.

Kamis, 03/08/2017 19:31 0

Philipina

Duterte Ngadu ke Kongres, Butuh 20.000 Tentara buat Perang di Mindanao

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengajukan anggaran kepada Kongres yang akan digunakan untuk merekrut 20.000 tentara baru. Duterte mengaku ingin menghadapi ancaman yang meningkat dari militan-militan Islam di selatan negara.

Kamis, 03/08/2017 19:00 0

Amerika

Trump Sebut AS Kalah Perang di Afghanistan, Frustrasi?

Trump mengungkap perasaan frustrasi terhadap para penasehatnya yang terus mendesak dilakukannya eskalasi militer di Afghanistan

Kamis, 03/08/2017 18:43 0