... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Duterte Ngadu ke Kongres, Butuh 20.000 Tentara buat Perang di Mindanao

Foto: Presiden Rodrigo Duterte bersama pasukan Filipina sekitar 2 km dari kota Marawi pada Kamis (20/07). [Reuters]

KIBLAT.NET, Manila – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengajukan anggaran kepada Kongres yang akan digunakan untuk merekrut 20.000 tentara baru. Duterte mengaku ingin menghadapi ancaman yang meningkat dari militan-militan Islam di selatan negara.

Duterte mengadakan pertemuan mendesak dengan sekelompok senator pada Selasa malam. Ia menceritakan laporan intelijen terbaru tentang rencana militan Muslim untuk menyerang tiga kota di pulau selatan Mindanao.

“Dia ingin menyampaikan kepada kami bahwa dia membutuhkan 20.000 lebih tentara untuk Angkatan Bersenjata Filipina,” kata pemimpin mayoritas senat, Vicente Sotto pada Rabu (02/08). “Dia ingin memastikan bahwa dalam masa jabatannya, dia akan bisa menyelesaikan masalah perdamaian dan ketertiban.”

Tiga senator lainnya mengatakan bahwa Duterte serius mengemukakan skala ancaman keamanan dan meminta Kongres untuk mendukung rencananya terkait peningkatan kemampuan peralatan dan intelijen militer.

Mereka tidak menjawab saat ditanya mengenai tiga kota yang dimaksud, yang menurut Duterte akan bernasib sama dengan Marawi. Militan Islam di Marawi sendiri diketahui telah berperang dengan militer selama sembilan minggu sejak 23 Mei lalu.

Daerah Marawi yang luas hancur karena setiap hari mendapat tembakan artileri dan serangan udara hampir setiap hari. Lebih dari 600 militan dan tentara tewas dalam perang tersebut.

Bulan lalu Duterte telah mengajukan anggaran sebesar 3,76 triliun peso Filipina ($ 15 miliar) untuk tahun depan, termasuk 145 miliar peso untuk pertahanan.

“Kami bersedia membantu,” kata Senator Panfilo Lacson. Ia menambahkan bahwa tentara-tentara itu sangat lelah setelah dua bulan berjuang di Marawi.

“Kami membutuhkan pasukan yang segar. Jadi dalam undang-undang, kami dapat membantu dengan cepat-pelacakan anggaran untuk meningkatkan kemampuan pasukan,” imbuhnya.

Dia mengatakan bahwa Duterte juga meminta agar divis kepolisian ditambah 10.000 personil, yang nantinya akan lebih banyak ditempatkan sebagai pasukan komando untuk membantu militer.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Komisi I Ajak Semua Pihak Terlibat Hadapi Israel

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta memandang bahwa Israel tidak bisa hanya dihadapi secara reaktif.

Kamis, 03/08/2017 18:10 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kenapa Kemenangan Tak Kunjung Menyapa?

Kemenangan adalah suatu hal yang dicita-citakan oleh siapapun. Entah dia berada di atas kebenaran atau kbatilan pasti mendambakan hal ini. Satu hal yang membedakan adalah umat Islam hanya menggantungkan kemenangan pada Allah semata. Sedangkan para musuh Allah mengkalkulasikan kemenangan pada hitungan matematika semata.

Kamis, 03/08/2017 17:49 0

Tazkiyah

Si Pembela Keislaman Fir’aun

Ia seorang penjahit di daerah Mahallah Syaghur dan bekerja sebagai penolong Fir’aun. Ia mengira Fir’aun telah masuk Islam dan menjadi pembelanya.

Kamis, 03/08/2017 15:30 0

Indonesia

Sekretariat IPT 65: Kami Masih Percaya pada Jokowi

“Saya masih berharap (pada pemerintahan Jokowi), tapi saya tidak percaya sama Wiranto ya,” ujar Reza, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Komnas Perempuan, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2017).

Kamis, 03/08/2017 14:10 0

Indonesia

Simpatisan Komunis Gelar Pra Kongres IPT 65 di Pusat Pastoral Samadi, Begini Ceritanya

Sejumlah orang diduga simpatisan komunis menggelar acara Pra Kongres IPT 65 di Pusat Pastoral PGAK Samadi, Jakarta Timur pada Selasa, (02/08). Acara tersebut akhirnya dibubarkan Polres Jakarta Timur.

Kamis, 03/08/2017 13:56 0

Indonesia

Polres Jakarta Timur Bubarkan Acara IPT 65 Karena Diduga Terkait Komunisme

Sebelumnya, lokakarya yang digelar IPT 65 bersama para korban dan aktivis hak asasi manusia disatroni oleh aparat kepolisian dan TNI.

Kamis, 03/08/2017 13:27 1

Video Kajian

Ust. Abu Rusydan: Berkhalwat Tanpa Sadar

KIBLAT.NET – Seringkali kita melakukan sebuah maksiat tanpa kita sadari. Seringkali tidak melakukan maksiat namun...

Kamis, 03/08/2017 10:30 0

Indonesia

Komnas HAM Siapkan Rekomendasi Kasus Kriminalisasi Ulama

"Arah surat rekomendasi ini adalah intinya damai Indonesia"

Kamis, 03/08/2017 09:28 0

Indonesia

Pertahankan Lahan dan Lingkungan, Warga Gugat PLTU 2 Indramayu

keluarga yang kehilangan mata pencahariannya karena lahan garapan telah dijual oleh pemilik lahan untuk pembangunan PLTU Indramayu 2 x 1000 Megawatt.

Rabu, 02/08/2017 20:02 0

Indonesia

“Tepuk Anak Sholeh” Disoal, Aisyiyah: Itu untuk Menanamkan Aqidah, Bukan Intoleran

Ketua umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Dyah Puspitarini menegaskan bahwa lagu "Tepuk Anak Sholeh" tidak mengajarkan sikap intoleran. Melainkan lagu yang diciptakan untuk menanamkan pada diri anak-anak untuk meyakini bahwa Islam itu yang terbaik, bukan intoleran.

Rabu, 02/08/2017 18:41 0

Close