... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Akhirnya, Rekening GNPF-MUI Dilepas Kepolisian

Foto: Konferensi pers GNPF MUI pada Jumat, (18/11).

KIBLAT.NET, Jakarta- Bendahara Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Muhammad Luthfi Hakim mengungkapkan bahwa rekening GNPF MUI yang dibekukan polisi kini sudah dilepas. Ia menilai, hal itu sudah seharusnya. Sebab, memang tidak ada dasar dari kepolisian untuk membekukan rekening GNPF.

“Iya benar, Senin siang kemarin sudah dilepas. Dilepas gitu aja, kan memang nggak ada dasarnya,” katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Kamis (03/08).

Ia juga mengungkapkan bahwa rekening tersebut diterima oleh ketua GNPF-MUI Ustadz Bachtiar Nashir, Kapitra Ampera dan Dani. “Sepemahaman saya diserahkan di Bareskrim Mabes Polri,” ujarnya.

Luthfi juga mengatakan bahwa saat ini, rekening sudah dipegang oleh staf keuangan GNPF MUI. Menurutnya, dana tersebut tetap akan digunakan untuk kegiatan GNPF MUI.

“Rekening ini sudah dipegang oleh staf keuangan GNPF. Dana itu untuk kegiatan GNPF bersama umat, dan ada beberapa yang harus dibayar,” ujarnya.

Terakhir, ia juga meminta kepada kepolisian agar kedepan tidak menyalahgunakan kekuasaan. Luthfi juga menghimbau kepada polisi untuk bertindak profesional.

“Kami berharap aar polisi bekerja profesional. Jangan abuse of power, gitu aja,” tandasnya.

 

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

PBB: Tujuh Juta Warga Yaman Terancam Kelaparan

“Sebanyak tujuh juta warga Yaman saat ini hidup dalam bayang-bayang kelaparan, di saat yang sama 2,3 juta balita mengalami gizi buruk,” kata PBB dalam laporannya yang dirilis pada Rabu (02/08), seperti dilansir portal Yaman, Al-Masyhad Al-Yamani.

Kamis, 03/08/2017 19:31 0

Philipina

Duterte Ngadu ke Kongres, Butuh 20.000 Tentara buat Perang di Mindanao

Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengajukan anggaran kepada Kongres yang akan digunakan untuk merekrut 20.000 tentara baru. Duterte mengaku ingin menghadapi ancaman yang meningkat dari militan-militan Islam di selatan negara.

Kamis, 03/08/2017 19:00 0

Amerika

Trump Sebut AS Kalah Perang di Afghanistan, Frustrasi?

Trump mengungkap perasaan frustrasi terhadap para penasehatnya yang terus mendesak dilakukannya eskalasi militer di Afghanistan

Kamis, 03/08/2017 18:43 0

Tarbiyah Jihadiyah

Kenapa Kemenangan Tak Kunjung Menyapa?

Kemenangan adalah suatu hal yang dicita-citakan oleh siapapun. Entah dia berada di atas kebenaran atau kbatilan pasti mendambakan hal ini. Satu hal yang membedakan adalah umat Islam hanya menggantungkan kemenangan pada Allah semata. Sedangkan para musuh Allah mengkalkulasikan kemenangan pada hitungan matematika semata.

Kamis, 03/08/2017 17:49 0

Yaman

UEA Punya Penjara Rahasia di Yaman untuk Ikhwanul Muslimin

Uni Emirat Arab dikabarkan mengelola sejumlah penjara-penjara rahasia di Yaman yang digunakan untuk menahan orang-orang Ikhwanul Muslimin.

Kamis, 03/08/2017 17:45 0

Afghanistan

AS Mulai Pertimbangkan Opsi Penarikan Pasukan dari Afghanistan

Opsi ini mulai diwacanakan menyusul kegagalan Pentagon meyakinkan otoritas politik Washington mengenahi sebuah rencana konkrit bagi pengerahan pasukan AS secara eskalatif.

Kamis, 03/08/2017 17:14 0

Suriah

AS Rilis Pernyataan Soal Perkembangan Terakhir di Idlib, Begini Isinya

Amerika Serikat mengeluarkan sikap resmi baru terkait perkembangan terakhir di provinsi Idlib, Suriah. Seperti diketahui, gerakan Ha’iah Tahrir Al-Syam (HTS) semakin menguatkan kontrol setelah terlibat bentrok dengan Ahrara Al-Syam yang kurang lebih berlangsung sepekan.

Kamis, 03/08/2017 16:18 0

Tazkiyah

Si Pembela Keislaman Fir’aun

Ia seorang penjahit di daerah Mahallah Syaghur dan bekerja sebagai penolong Fir’aun. Ia mengira Fir’aun telah masuk Islam dan menjadi pembelanya.

Kamis, 03/08/2017 15:30 0

Amerika

Akhirnya, Dengan Penuh Frustasi AS Akui Kekalahan di Afghanistan

Seorang pejabat bahkan mengatakan Presiden AS itu menunjuk peta yang memperlihatkan bahwa Taliban mendapatkan wilayah. Sebagai ekspresi atas keluhannya tersebut.

Kamis, 03/08/2017 14:50 0

Irak

Al-Sadr: Kami dan Saudi Bahas Pembukaan Konsulat di Najaf

Pemimpin Organisasi Syiah Irak Al-Sadr, Muqtada Al-Sadr, Rabu (02/08), mengungkapkan bahwa pihaknya membahas pembukaan kantor konsulat Kerajaan Arab Saudi di Kota Najaf untuk memudahkan komunikasi antarkedua negara. Selain itu, Al-Sadr dan pejabat Saudi membicarakan hal-hal penting lainnya yang mempererat hubungan.

Kamis, 03/08/2017 13:45 0

Close