... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Akhirnya, Dengan Penuh Frustasi AS Akui Kekalahan di Afghanistan

Foto: Pasukan AS.

KIBLAT.NET, Washington – Jenderal John Nicholson Jr. adalah komandan ke-17 dalam invasi AS di Afghanistan sejak bermula pada tahun 2001. Pekerjaan tersebut bukan sederhana, karena perang berjalan buruk. Nicholson juga terlihat tidak lagi senang dengan Presiden Trump.

Para pejabat di Washington mengungkapkan terjadi pertemuan panjang yang berlangsung tegang pada 19 Juli lalu, di mana Presiden Trump mengeluh bahwa AS gagal dalam perang di Afghanistan.

“Kami tidak menang,” keluh Trump yang dikutip oleh para pejabat. “Kami kalah,” imbuhnya seperti dikutip dari NBC News, Rabu (02/08).

Seorang pejabat bahkan mengatakan Presiden AS itu menunjuk peta yang memperlihatkan bahwa Taliban mendapatkan wilayah. Sebagai ekspresi atas keluhannya tersebut.

Trump lalu menyatakan frustasi atas sikap para penasihatnya, yang terus mendesak peningkatan pengiriman pasukan di Afghanistan di tengah kerugian yang terus terjadi.

Trump mungkin tahan terhadap desakan tersebut, dan mencoba berpikir skeptis bahwa mereka akan melakukan apapun untuk mengubah arah perang. Namun, di sisi lain Trump juga semakin frustrasi dengan Jenderal Nicholson, bahkan berulang kali menyarankan agar dia dipecat “karena tidak memenangkan” konflik.

Sementara itu, sejumlah laporan dari Gedung Putih berupaya untuk mendorong penarikan langsung pasukan AS dari Afghanistan daripada terus menerus terseret dalam perang yang gagal.

Sumber: Antiwar, NBC News
Redaktur: Ibas Fuadi

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sekretariat IPT 65: Kami Masih Percaya pada Jokowi

“Saya masih berharap (pada pemerintahan Jokowi), tapi saya tidak percaya sama Wiranto ya,” ujar Reza, dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Komnas Perempuan, Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2017).

Kamis, 03/08/2017 14:10 0

Indonesia

Simpatisan Komunis Gelar Pra Kongres IPT 65 di Pusat Pastoral Samadi, Begini Ceritanya

Sejumlah orang diduga simpatisan komunis menggelar acara Pra Kongres IPT 65 di Pusat Pastoral PGAK Samadi, Jakarta Timur pada Selasa, (02/08). Acara tersebut akhirnya dibubarkan Polres Jakarta Timur.

Kamis, 03/08/2017 13:56 0

Indonesia

Polres Jakarta Timur Bubarkan Acara IPT 65 Karena Diduga Terkait Komunisme

Sebelumnya, lokakarya yang digelar IPT 65 bersama para korban dan aktivis hak asasi manusia disatroni oleh aparat kepolisian dan TNI.

Kamis, 03/08/2017 13:27 0

Video Kajian

Berkhalwat Tanpa Sadar (Ust. Abu Rusydan)

KIBLAT.NET – Seringkali kita melakukan sebuah maksiat tanpa kita sadari. Seringkali tidak melakukan maksiat namun...

Kamis, 03/08/2017 10:30 0

Indonesia

Komnas HAM Siapkan Rekomendasi Kasus Kriminalisasi Ulama

"Arah surat rekomendasi ini adalah intinya damai Indonesia"

Kamis, 03/08/2017 09:28 0

Indonesia

Pertahankan Lahan dan Lingkungan, Warga Gugat PLTU 2 Indramayu

keluarga yang kehilangan mata pencahariannya karena lahan garapan telah dijual oleh pemilik lahan untuk pembangunan PLTU Indramayu 2 x 1000 Megawatt.

Rabu, 02/08/2017 20:02 0

Indonesia

“Tepuk Anak Sholeh” Disoal, Aisyiyah: Itu untuk Menanamkan Aqidah, Bukan Intoleran

Ketua umum PP Nasyiatul Aisyiyah, Dyah Puspitarini menegaskan bahwa lagu "Tepuk Anak Sholeh" tidak mengajarkan sikap intoleran. Melainkan lagu yang diciptakan untuk menanamkan pada diri anak-anak untuk meyakini bahwa Islam itu yang terbaik, bukan intoleran.

Rabu, 02/08/2017 18:41 0

Indonesia

MPR: Perppu Ormas Potensial Jadi Sarana Radikal

"Kita menolak Perppu ini, bukan berarti mendukung radikalisme,"

Rabu, 02/08/2017 16:44 0

Indonesia

Berdiri Tegak di Tuban, Patung Dewa Raksasa Ternyata Belum Ada Izin

Patung dewa Kong Co Kwan Sing Tee Koen setinggi 30 meter telah berdiri tegak di kelenteng Kwan Sing Bio Tuban. Pembangunan patung memakan waktu setahun dan diperkirakan menghabiskan dana Rp 2,5 miliar.

Rabu, 02/08/2017 16:16 0

Indonesia

‘Amanat Undang-undang Dana Haji Hanya untuk Kepentingan Jemaah dan Umat Islam’

UU Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji memerintahkan pengelolaan dana haji hanya untuk jemaah dan umat Islam

Rabu, 02/08/2017 16:02 0