Dalam Sepekan Flu Babi Tewaskan Lima Orang di Myanmar

KIBLAT.NET, Yangon- Departemen Kesehatan dan Olahraga Myanmar pada hari Kamis (27/07) mengkonfirmasi bahwa dua pasien positif terserang H1N1 meninggal di sebuah rumah sakit di Yangon. Kematian tersebut telah menambah jumlah korban flu babi menjadi lima orang sejak Selasa (25/07).

Hingga saat ini tercatat sekitar 30 pasien positif terinfeksi virus H1N1 yang umumnya dikenal sebagai flu babi. Sebagian besar pasien-pasien tersebut dirawat di rumah sakit di Yangon dan sejumlah rumah sakit daerah lainnya.

Kendati demikian, laporan media lokal mengatakan bahwa total pasien meninggal yang terjangkit flu babi mencapai enam orang. Akan tetapi, departemen kesehatan mengatakan bahwa satu diantaranya adalah seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun yang meninggal karena masalah pernafasan bukan flu babi.

Semetara lima korban tersebut diantaranya adalah seorang wanita hamil berusia 25 tahun yang meninggal pada hari Selasa. Juga seorang gadis kecil berusia lima tahun yang meninggal Rabu esoknya.

Pihak berwenang pada hari Ahad telah mengeluarkan peringatan kesehatan untuk masyarakat umum. Orang-orang yang mengalami demam musiman diminta untuk menjauh dari ruang publik terlebih dahulu dan didesak untuk memeriksa di rumah sakit setempat.

Kementerian tersebut juga mengkonfirmasi wabah flu burung juga merambat di Dawei, ibu kota provinsi Tanintharyi. Sedangkan sekitar 2.000 ekor ayam telah dimusnahkan pada 16 Juli untuk mencegah penyebaran virus H5N1.

Menurut laporan media lokal, pihak berwenang setempat memberlakukan larangan sementara penjualan ayam dan telur, dan menutup semua sekolah (universitas tidak termasuk) di Kota Dawei selama pekan ini.

Wabah pertama flu babi di negara tersebut dikonfirmasi pada tahun 2009 dengan total 66 pasien telah dinyatakan positif terinfeksi H1N1. Namun dilaporkan saat itu tidak ada korban jiwa.

 

Sumber: Anadolu
Redaktur: Syafi’i Iskandar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat