... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Al-Shabab: Trump Presiden Terbodoh yang Pernah Dimiliki Amerika

Foto: Presiden Amerika Serikat Donald Trump

KIBLAT.NET, Mogadishu – Kelompok jihadis Al-Shabab yang berbasis di Somalia, memberi julukan kepada Presiden Amerika Serikat, Donald John Trump, sebagai miliarder tak berotak. Julukan itu diberikan Al-Shabab karena pria berusia 71 tahun itu dinilai terus membahayakan negaranya dengan kebijakan-kebijakan yang ia buat.

Pernyataan tersebut dikeluarkan dalam sebuah video, yang menurut SITE Intelligence Group dirilis pada Ahad (23/07). Dalam rilis Al-Shabab tersebut, juga ditampakkan sebuah video yang diposting Trump di Twitter-nya. Video yang sempat viral dan menuai kecaman itu menampakkan serangan Trump kepada media CNN, karena dianggap sebagai penyebar berita palsu.

“Apa yang mereka anggap remeh, bagaimanapun, adalah tingkat kebodohan pria itu (Trump),” sindir seorang pejuang Al-Shabab kepada rakyat Amerika. Ia menambahkan bahwa Trump adalah presiden terbodoh yang pernah dimiliki orang Amerika.

Rilis Al-Shabab juga menunjukkan sebuah sikap arogansi Trump yang mendorong Perdana Menteri Montenegro selama pertemuan puncak NATO di Semoga tahun ini. Atas hal ini, Al-Shabab menggambarkannya sebagai “seorang miliarder tak berotak yang berhasil membuat Amerika Serikat menjadi lelucon terbesar di dunia”.

Al-Shabab juga mengatakan bahwa Trump sedang mendorong Amerika menuju kekalahan dan kehancuran, karena ia tidak memahami konsekuensi perang tak berujung melawan Islam dan kaum muslimin. Menurut kelompok jihadis itu, ada waktu enam bulan bagi orang Amerika untuk berharap dapat memutar balik waktu untuk memilih kandidat yang lebih rasional dan matang.

BACA JUGA  Riset: Bayi yang Diberi Susu Botol Telan Jutaan Mikroplastik Setiap Hari

Al-Shabab menguasai sebagian wilayah Somalia dan telah melakukan serangan di negara-negara tetangga terutama di Kenya. Kelompok jihadis tersebut menentang demokrasi dan mendorong untuk membangun sebuah negara berdasarkan syariat Islam.

Al-Shabab juga mengendalikan area yang luas di bagian pedesaan negara Tanduk Afrika. Kelompok ini memiliki pengadilan, polisi dan sistem pendidikan sendiri. Pada tahun 2016, kelompok ini dikategorikan sebagai kelompok jihadis terbesar di Afrika.

Sumber: Afirca News
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KontraS: Mekanisme Pembubaran Ormas dalam Perppu 2/2017 Rancu

Perppu Ormas yang dilahirkan ini pun juga disebutnya rancu, karena hal itu memberikan kesempatan pada negara untuk memiliki definisi​ tersendiri mengenai apa yang dianggap melanggar atau tidak sesuai dengan Pancasila.

Rabu, 26/07/2017 13:10 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Buktikan Adanya Ancaman di Telegram

Terkait hal ini, Direktur Kajian Strategis dan Kebijakan Publik PUSHAMI, Jaka Setiawan mempertanyakan alasan tersebut dan meminta pemerintah untuk membuktikannya.

Rabu, 26/07/2017 12:11 0

Tazkiyah

Pasukan Mujahidin yang Berjalan di Atas Air

Tatkala penduduk Persi melihat pasukan kaum Muslimin, mereka berkeliling di tepi sungai sembari berteriak, “Orang-orang gila, orang-orang gila. Demi Allah, kalian tidak memerangi manusia, tetapi memerangi jin.”

Rabu, 26/07/2017 11:26 3

Indonesia

Komisi VIII Nilai Dunia Internasional Tak Berdaya Mengatasi Agresi Israel

Blokade terhadap Masjid Al-Aqsa oleh Israel mendapat perhatian dari Komisi VIII DPR RI Jazuli Juwaini. Dalam hal ini, ia menyayangkan ketidakberdayaan dunia atas agresi yang dilakukan Israel terhadap umat Islam Palestina.

Rabu, 26/07/2017 10:40 0

Indonesia

Soal Perppu Ormas, NU dan Muhammadiyah Dinilai Berpotensi untuk Dibubarkan

Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsyi, menyatakan bahwa saat ini tidak nampak adanya kegentingan yang memakasa pemerintah untuk mengeluarkan Perppu no 2/2017 tentang Ormas. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada ancaman berarti yang disebabkan oleh ormas itu sendiri.

Rabu, 26/07/2017 10:00 0

Video News

Dialog Kebangsaan: Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah

KIBLAT.NET – Khilafah sudah lama runtuh. Namun, hanya sebatas itu yang umat Islam kebanyakan tahu....

Rabu, 26/07/2017 09:04 0

Indonesia

IPU Didesak Tekan Israel Hentikan Pelanggaran terhadap Al-Aqsha

"Saya meminta kepada Sekjen IPU untuk segera mengirimkan surat kepada parlemen Israel agar segera menghentikan kejahatan ini," kata Nurhayati.

Rabu, 26/07/2017 09:04 0

Kolom

Adakah “Harga Mati” dalam Konsep Buatan Manusia?

Begitulah seharusnya seorang muslim, baik dan benarnya hanya berdasarkan Al Qur’an. Karena hanya yang berdasarkan Al Qur’an saja lah yang akan diapresiasi oleh Allah SWT dalam kehidupan setelah kematian kelak. Standar-standar nilai buatan manusia tidak akan mendatangkan manfaat sedikitpun bagi kehidupan setelah kematian meskipun dulunya diembel-embeli dengan “harga mati” sekalipun.

Selasa, 25/07/2017 20:02 0

Indonesia

BKSAP Dukung Indonesia Boikot Produk Israel

Ketua Badan Kerjasama antar Parlemen (BKSAP), Nurhayati Ali Assegaf menegaskan bahwa pemboikotan produk Israel pasti dilakukan oleh masyarakat.

Selasa, 25/07/2017 19:04 0

Indonesia

Pemerintah Diminta Buktikan Adanya Ancaman Teror di Telegram

Direktur Kajian Strategis dan Kebijakan Publik PUSHAMI, Jaka Setiawan pun mempertanyakan tuduhan ini dan menantang Pemerintah untuk membuktikan tuduhan tersebut

Selasa, 25/07/2017 18:33 0

Close