... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Pasukan Mujahidin yang Berjalan di Atas Air

Foto: Ilustrasi

KIBLAT.NET – Sa’ad pernah berkhotbah di hadapan kaum Muslimin di tepi sungai Dajlah. Di antara isi khotbahnya adalah, “…Musuh-musuh kalian telah melindungi diri mereka dengan sungai ini. Dengan sungai ini kalian tidak bisa mencapai mereka, sedangkan mereka bisa mencapai kalian jika mereka menghendaki. Menurut hematku, kalian harus memerangi para musuh. Ketahuilah bahwa aku telah bertekad untuk menyeberangi sungai ini agar bisa menemui mereka.”

Para pasukan menjawab, “Semoga Allah meneguhkan kami dan Anda di atas petunjuk-Nya, kerjakanlah.”

Kemudian Sa’ad mengajak orang-orang untuk menyeberang. Ia berkata, “Siapa yang berani menyeberang pertama kali untuk melindungi celah di tepi sungai agar orang-orang bisa menyeberang dengan aman?”

Ashim bin Amru pun maju, sementara orang-orang berdiri di tepi sungai.

Ashim berkata, “Siapa yang mau maju bersamaku untuk mendahului orang-orang masuk ke dalam sungai ini?”

Majulah bersamanya enam puluh orang pemberani— mereka adalah orang-orang non Arab yang berbaris satu persatu. Ketika yang lain enggan turun ke sungai, seorang tentara tiba-tiba maju dan membaca ayat:

وَمَا كَانَ لِنَفْسٍ أَنْ تَمُوتَ إِلا بِإِذْنِ اللَّهِ كِتَابًا مُؤَجَّلا

“Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan izin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya.” (Ali Imrân: 145).

Setelah itu ia menerjunkan kudanya ke sungai dan orang-orang mengikutinya. Sementara itu, 60 orang pemberani yang lebih dahulu menyeberang terpecah menjadi dua kelompok.

Tatkala penduduk Persi melihat pasukan kaum Muslimin, mereka berkeliling di tepi sungai sembari berteriak, “Orang-orang gila, orang-orang gila. Demi Allah, kalian tidak memerangi manusia, tetapi memerangi jin.”

Kemudian mereka mengirim pasukan berkuda ke sungai untuk menghadang pasukan Islam. Ashim memerintahkan pasukannya untuk melemparkan tombak ke arah mata kuda.

Tombak-tombak itu pun mencukil mata kuda-kuda Persi. Merasa tertekan, pasukan Persi pun menyingkir dari hadapan kaum Muslimin dan keluarlah para sahabat Ashim dari air. Sementara itu, sisa sahabat ‘Ashim yang berjumlah 600 masih berada di sungai Dajlah. Mereka mencebur ke dalam air ke arah tepi sungai yang lain.

Setelah itu, Ashim bersama para sahabatnya menyerang pasukan Persi dan berhasil mengusir pasukan yang ada di tepi sungai. Pasukan itu merupakan batalion yang mengerikan sebenarnya. Mereka adalah batalion pembawa petaka di bawah pimpinan Al-Qo’qo’ bin Amru.

Ketika pintu telah terbuka, Sa’ad dan pasukan kaum Muslimin turun ke air. “Katakanlah, ‘Kami meminta tolong kepada Allah dan bertawakal kepada mereka. Hasbunallâhu wa ni’mal wakîl, walâhaula walâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘azhîm (cukuplah bagi kami Allah dan Dia adalah sebaikbaik penolong. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah yang Maha Tinggi lagi Maha Agung)’,” pinta Sa’ad kepada pasukannya.

Lalu Sa’ad memasuki sungai Dajlah dengan kudanya dan pasukannya mengikuti dari belakang. Mereka berjalan di sungai tersebut, seakan-akan mereka berjalan di atas permukaan tanah. Mereka pun memenuhi tempat di antara dua tepi sungai. Sungai itu seakan tak berair karena tertutup pasukan kaum Muslimin. Mereka berbicara di atas permukaan air sebagaimana bicara di atas tanah. Mereka telah mendapatkan ketenangan dan keamanan, serta percaya kepada perintah, janji, pertolongan, dan bantuan Allah.

Redaktur : Dhani El_Ashim

Diambil dari  Ajaib wa Tharaif Ibrat-Tarikh karya Hasan Ramadhan

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

3 comments on “Pasukan Mujahidin yang Berjalan di Atas Air”

  1. frederik

    Hasbunallâhu wa ni’mal wakîl, walâhaula walâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘azhîm……………..

    Lihatlah di kota Mosul dan Raqqa ketika terkepung saat ini……….
    Apakah ada yang berteriak minta tolong kepada PBB atau AS ???
    (seperti yang terjadi pada Alleppo)…………..

    Allahu Akbar………!!!!

  2. Adnani

    Minta tolong dong sama pak Baghdadi, kan beliau pemimpin, beliau selama ini seorang ahli sembunyi yg melesat duluan meninggalkan anakbuah bila terkepung. Oia, pak Baghdadi skrg sdng sibuk buat program negeri khilafah nomaden yang portabel, jadi bisa dipindah & dibawa-bawa kemana saja, canggihkan..?

  3. Alifa

    Hasbunalloh wa ni’mal wakiil… la haula wa la kuwwata illa billAh…

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Bikin Panas, Hakim Yahudi Ini Minta Israel Bangun Sinagog di Al-Aqsa

Hakim Yahudi Israel dari Jewish Home Party, Bezalel Smotrich, menyerukan untuk membangun sebuah sinagog di halaman Masjid Al-Aqsa. Sinagog adalah tempat beribadah orang Yahudi.

Rabu, 26/07/2017 11:09 0

Indonesia

Komisi VIII Nilai Dunia Internasional Tak Berdaya Mengatasi Agresi Israel

Blokade terhadap Masjid Al-Aqsa oleh Israel mendapat perhatian dari Komisi VIII DPR RI Jazuli Juwaini. Dalam hal ini, ia menyayangkan ketidakberdayaan dunia atas agresi yang dilakukan Israel terhadap umat Islam Palestina.

Rabu, 26/07/2017 10:40 0

Afghanistan

Tiga Distrik Jatuh ke Tangan Taliban dalam Tiga Hari

Pejuang Taliban terus meraih kemenangan dalam pertempuran memperluas wilayah. Dalam tiga hari terakhir, gerakan yang sempat memerintah Afghanistan itu merebut tiga distrik.

Rabu, 26/07/2017 10:02 1

Indonesia

Soal Perppu Ormas, NU dan Muhammadiyah Dinilai Berpotensi untuk Dibubarkan

Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsyi, menyatakan bahwa saat ini tidak nampak adanya kegentingan yang memakasa pemerintah untuk mengeluarkan Perppu no 2/2017 tentang Ormas. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada ancaman berarti yang disebabkan oleh ormas itu sendiri.

Rabu, 26/07/2017 10:00 0

Video News

Dialog Kebangsaan: Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah

KIBLAT.NET – Khilafah sudah lama runtuh. Namun, hanya sebatas itu yang umat Islam kebanyakan tahu....

Rabu, 26/07/2017 09:04 0

Indonesia

IPU Didesak Tekan Israel Hentikan Pelanggaran terhadap Al-Aqsha

"Saya meminta kepada Sekjen IPU untuk segera mengirimkan surat kepada parlemen Israel agar segera menghentikan kejahatan ini," kata Nurhayati.

Rabu, 26/07/2017 09:04 0

Arab Saudi

Saudi CS Rilis Daftar “Teroris” Baru terkait Qatar

Kantor berita resmi pemerintah Saudi, Saudi Press Agency (SPA), Selasa (25/07), menyebutkan bahwa Arab Saudi, Mesir, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain menambahkan 18 daftar orang dan entitas baru yang memiliki hubungan dengan Qatar ke dalam daftar “teroris”. Hal ini semakin meningkatkan sengketa antara Doha dan empat negara yang memblokadenya itu.

Rabu, 26/07/2017 08:13 0

Suriah

Tahrir Al-Syam Klaim Bongkar Sel Rezim di Idlib

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) mengklaim membongkar sel pasukan rezim Bashar Assad di dalam wilayah Idlib. Diduga pasukan yang sengaja ditanam di wilayah oposisi ini untuk mengacaukan keamana

Rabu, 26/07/2017 06:58 0

Amerika

Operasi Kontra-Terorisme Gagal Lemahkan Al-Syabab Somalia

Meski tidak secara eksplisit, Departemen Luar Negeri AS juga menilai misi pasukan Uni Afrika di Somalia (AMISOM) gagal.

Rabu, 26/07/2017 06:00 0

Kolom

Adakah “Harga Mati” dalam Konsep Buatan Manusia?

Begitulah seharusnya seorang muslim, baik dan benarnya hanya berdasarkan Al Qur’an. Karena hanya yang berdasarkan Al Qur’an saja lah yang akan diapresiasi oleh Allah SWT dalam kehidupan setelah kematian kelak. Standar-standar nilai buatan manusia tidak akan mendatangkan manfaat sedikitpun bagi kehidupan setelah kematian meskipun dulunya diembel-embeli dengan “harga mati” sekalipun.

Selasa, 25/07/2017 20:02 0