... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menristekdikti Pecat PNS Anggota HTI, KSHUMI: Lebih Baik Mundur

Foto: Ketua KSHUMI, Chandra Purna Irawan.

KIBLAT.NET, Jakarta- Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Muhammad Nasir mengatakan bahwa Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlibat dalam organisasi Hizbu Tahrir Indonesia akan dipecat. Menurutnya, PNS harus setia pada pancasila dan UUD 1945.

Muhammad Nasir menilai, PNS harus mengikuti PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai yang menyatakan harus setia kepada Pancasila dan UUD 1945.

“Sesuai Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas dan keputusan Kemenkumham membubarkan HTI. Maka pegawai dan dosen yang terlibat HTI harus keluar dari HTI atau apabila ingin bertahan di HTI, maka status pegawai negeri sipilnya dicabut,” ucapnya

Menanggapi hal itu, Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa Pasal 3 angka 3 PP No 53 Tahun 2010 tidak bisa dijalankan serampangan. Ia menilai, harus ada bukti yang menunjukan seseorang tidak setia dan taat Pancasila.

“Tentu harus didahului proses pemeriksaan di pengadilan. Proses itu penting untuk menjamin prinsip ‘due process of law’ yang memberikan ruang kepada PNS untuk membela diri dan memberikan kesempatan bagi hakim untuk mendengar argumentasi para pihak berperkara secara adil,” katanya kepada Kiblat.net melalui rilisnya pada Selasa (25/07).

Chandra juga menegaskan bahwa jika yang menjadi landasan Menristekdikti dalam menjalankan Pasal 3 angka 3 PP No 53 Tahun 2010 adalah Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas dan keputusan Kemenkumham membubarkan HTI, maka tidak tepat. Sebab, Perppu Nomor 2 Tahun 2017 menghilangkan proses peradilan.

BACA JUGA  Perkuat Jaringan Pemuda ASEAN, KAMMI Malaysia Resmi Dilantik

“Penilaian hanya subjektif dari Pemerintah, sementara Perppu 2/2017 sedang ramai digugat di MK,” imbuhnya.

Selain itu, Chandra juga menerangkan bahwa apabila tetap dilakukan pemecatan, Menristekditi tidak setia dan taat sepenuhnya kepada UUD 1945.

“Jika Menristekdikti tidak taat dan setia pada UUD 1945, sebaiknya beliau mundur dari jabatan. Bukan hanya PNS/ASN yang diminta mundur,” tandasnya.

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Palestina

Copot Metal Detektor, Israel Pasang CCTV Canggih di Al-Aqsa

Israel akhirnya memutuskan untuk menyingkirkan metal detektor dari Masjid Al-Aqsa. Namun....

Selasa, 25/07/2017 16:32 0

Palestina

‘Israel di Ambang Pertempuran dengan Muslim Sedunia’

Mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni mengatakan bahwa, Israel berada di ambang pertempuran dengan dunia Muslim.

Selasa, 25/07/2017 16:08 1

Tazkiyah

Malaikat Pun Berkata Lewat Lisan Mujahid Saat Negosiasi dengan Pasukan Musuh

“Raja berkata, ‘Sial, para malaikat telah berbicara melalui lisan-lisan mereka. Mereka (para malaikat) merespons kita dan membela kita dari orang-orang Arab.’

Selasa, 25/07/2017 15:44 0

Afghanistan

100 Lebih Pasukan Afghanistan Menyerahkan Diri kepada Taliban

130 petugas keamanan Afghanistan menyerahkan diri kepada Taliban pada Senin (24/07), setelah pengepungan sebuah benteng di provinsi Faryab, Afghanistan utara.

Selasa, 25/07/2017 15:28 0

Suriah

Assad Kirim Kekuatan untuk Bantu Syiah Hizbullah di Jarod Arsal

Militer Bashar Assad mengumumkan mendukung operasi milisi Syiah Hizbullah Lebanon di Jarod Arsal, perbatasan antara Suriah-Lebanon. Pekan lalu, milisi yang memiliki negara di dalam negara itu menggulirkan operasi militer di wilayah strategis itu.

Selasa, 25/07/2017 14:37 0

Suriah

Milisi Kurdi Klaim Sudah Bebaskan 45% Raqqah

Pasukan Demokratik Suriah, aliansi milisi Kurdi Suriah, mengumumkan operasi militer dengan sandi “Kemarahan Efrat” untuk memerangi Daulah Islamiyah (ISIS) telah merebut wilayah luas di Raqqah. dalam pernyataan pada Senin (24/07), milisi dukungan AS itu mengklaim telah mengambil alih sebesar 45% provinsi Raqqah.

Selasa, 25/07/2017 14:04 0

Kolom

Muslim Itu ‘Gak Baperan’, Belajar dari Khalifah Abu Bakar

Keberhasilan Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq dalam menumpas kaum murtad ternyata memberi kekecewaan bagi penguasa imperium Persia serta romawi. Mereka menyadari akan kekuatan umat Islam dan menjadi berpikir ulang untuk menyerang negeri umat Islam.

Selasa, 25/07/2017 13:30 0

Video News

Mampu Cegah Terulangnya Bom Bali, Mengapa UU Harus Direvisi?

KIBLAT.NET, Solo — Desakan pengesahan RUU Antiterorisme menguat, terutama setelah terjadinya beberapa aksi terorisme belakangan...

Selasa, 25/07/2017 12:46 0

Video News

Romo Syafii: Pengesahan RUU Terorisme Diminta Dipercepat. Ada Apa?

KIBLAT.NET, Solo — Rancangan Undang-Undang Terorisme yang diajukan Pemerintah, masih digodok Pansus di DPR-RI. Pada...

Selasa, 25/07/2017 12:33 0

Afrika

Khalifa Haftar Terima Bantuan Militer Israel

Khalifa Haftar, komandan militer yang menguasai bagian timur Libya, dilaporkan telah menerima bantuan militer Israel setelah pertemuan dengan intelijen Israel yang diduga dimediasi oleh Uni Emirat Arab.

Selasa, 25/07/2017 11:02 0

Close