... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Konferensi di Inggris Serukan Regulasi untuk Atasi Ketidakadilan Media terhadap Muslim

Foto: Konferensi di Inggris Serukan Regulasi untuk Atasi Ketidakadilan Media terhadap Muslim (ilustrasi).

KIBLAT.NET, Liverpool – Para politisi Inggris harus mempertimbangkan suatu regulasi untuk mengatasi tingginya pemberitaan negatif oleh media mengenahi Muslim di negara itu. Inilah pesan dari sebuah konferensi yang diselenggarakan pada pekan ini di Liverpool yang secara fokus menyoroti berita-berita dan sudut pandang bias yang menyesatkan jika berkaitan dengan komunitas Muslim di Inggris.

Dalam acara konferensi yang diorganisir oleh Dr. Salman Azami dari Universitas Harapan Liverpool ini, para akademisi dan jurnalis mendiskusikan tentang dampak penggambaran secara tidak adil dan terlalu stereotip tentang Muslim yang dilakukan terutama oleh media.

Salah satu temuan penting adalah mengenahi perlunya meningkatkan kesadaran masyarakat secara umum akan berbagai isu yang dihadapi oleh Muslim di Inggris dengan cara mendorong para politisi untuk lebih giat terlibat & berinteraksi dengan komunitas Muslim tersebut.

Kepada media Turki, Anadolu, Azami mengatakan bahwa ia ingin forum yang dihadiri kalangan akademisi & wartawan itu melihat apakah cara “framing” media terhadap Muslim di Inggris itu merupakan sesuatu yang efektif ataukah kontraproduktif, sensitif atau tidak sensitif, dan apakah adil atau tidak.

“Ada banyak hal yang negatif. Saya kira harus ada semacam regulasi yang perlu mulai difikirkan oleh politisi-politisi kita,” kata Azami menambahkan. Lebih lanjut, Azami mendesak para legislator untuk bekerja menentang berbagai liputan media yang secara sengaja dan terencana memandang negatif segala peristiwa yang terkait dengan Islam. Sejumlah kontributor di konferensi tersebut juga menyinggung soal pengalaman-pengalaman mereka tentang pemberitaan negatif oleh beberapa wartawan, termasuk oleh pemilik akun di media sosial.

Seorang jurnalis bernama Lauren Booth mengungkap fenomena yang ia gambarkan sebagai cara pandang yang “tidak adil” oleh media-media Inggris pasca ia menyatakan diri masuk Islam pada tahun 2010. Booth adalah saudara tiri istri mantan Perdana Menteri Tony Blair, yaitu Cherie Blair. Keputusan Booth untuk masuk Islam menjadikan ia dimusuhi oleh media.

“Momentum ini sangat penting bagi kita untuk bersama-sama … untuk berbagi pengalaman kita masing-masing dalam menyuarakan aspirasi kita menentang sejumlah proyek pemerintah seperti “Prevent”, yang dianggap sebagai strategi anti-teror. (Juga) untuk mengajukan pertanyaan (di antaranya) apakah program/proyek tersebut gagal, apa yang dilakukan pemerintah untuk melindungi seluruh warga negara Inggris saat ini, termasuk Muslim?” kata Booth memaparkan.

“Seruan ini bukan muncul karena diada-adakan. Kami menyerukan adanya sebuah tindakan, yaitu tindakan dari komunitas Muslim sendiri, dan (juga) tindakan dari pemerintah dan berbagai institusi yang ada untuk melihat apakah kita betul-betul dilindungi, dan tidak diasingkan dari berbagai diskursus,” imbuhnya.

Para peserta konferensi juga menarik benang merah bahwa “framing negatif terhadap Muslim oleh media dilakukan oleh mereka yang ingin memecah belah masyarakat” yang biasanya tidak cukup memiliki toleransi budaya dan sensitifitas terhadap Muslim.”

 
Reporter: Yasin Muslim
Sumber: World Bulletin

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

WhatsApp Kini Bisa Berbagi File Jenis Apapun

WhatsApp saat ini menjadi layanan messenger terbesar di dunia, dengan jumlah pengguna aktif yang sangat tinggi. Sebagai layanan yang dimanfaatkan banyak pengguna untuk saling berkomunikasi, WhatsApp selalu menghadirkan update yang membawa fitur-fitur baru.

Ahad, 16/07/2017 09:07 0

Video Kajian

DR. Zain An-Najah: Mengapa Harus Ada Cinta?

KIBLAT.NET – DR. Zain An-Najah: Mengapa Harus Ada Cinta? Kenapa Allah menciptakan kecintaan kepada lawan...

Ahad, 16/07/2017 08:00 0

Indonesia

Menkominfo Ancam Blokir Seluruh Media Sosial

"Pemerintah tidak mempunyai intensitas untuk menutup platform ini di Indonesia. Tapi, kalau tidak ada perbaikan, kami akan sangat-sangat mempertimbangkan untuk menutupnya," ujarnya.

Sabtu, 15/07/2017 15:50 1

Indonesia

Dinilai Ancam Keamanan Negara, Kominfo Blokir Telegram

Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Jumat 14 Juli 2017 telah resmi menyatakan sikap akan memblokir layanan pesan instan Telegram.

Sabtu, 15/07/2017 07:59 0

Indonesia

Yusril Ingatkan Ormas Pendukung Perppu

"Sebab, dengan Perppu ini, ormas manapun yang dibidik, bisa saja diciptakan opini negatif, lantas kemudian diberi stigma sebagai ormas 'anti Pancasila' untuk kemudian secara sepihak dibubarkan oleh pemerintah,"

Jum'at, 14/07/2017 17:06 0

Indonesia

Tahun Ini Barang-barang Jemaah Haji Indonesia Ditandai Pita Berwarna

“Tidak ada ruang transit untuk mengatur jemaah, bagasi, dan dokumen agar bisa keluar berdasarkan rombongan. Untuk itu dibutuhkan penanda barang bawaan yang akan memudahkan pengelompokan”

Jum'at, 14/07/2017 16:26 0

Indonesia

Yusril: Perppu Ormas Ciri Pemerintahan Otoriter, Di Zaman Orba pun Tak Ada

"Dengan Perppu yang baru ini, Menhumkam dapat membubarkan ormas semaunya sendiri"

Jum'at, 14/07/2017 15:35 0

Indonesia

Bubarkan Ormas dengan Perppu Dinilai akan Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Akan berlaku teori balon bagi umat Islam jika pemerintah membubarkan HTI

Jum'at, 14/07/2017 13:49 2

Indonesia

HTI Beri Kuasa Yusril Ihza Mahendra Ajukan Uji Materi Perppu Ormas ke MK

Permohonan uji materil dilakukan karena Perppu tersebut diyakini bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945

Kamis, 13/07/2017 21:03 0

Indonesia

HIMA Persis: Bubarkan Ormas Tanpa Lalui Pengadilan, Pemerintah Jadi Negara Kekuasaan

Perppu nomor 2 tahun 2017 mengancam semua Ormas

Kamis, 13/07/2017 20:06 0

Close