... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Israel Tutup Masjidil Aqsha Sampai Ahad

KIBLAT.NET, Al-Quds – Pemerintah penjajah Israel mengumumkan, Jumat (14/07), penutupan Masjidil Aqsha berlanjut sampai Ahad besok. Selama itu, akan diberlakukan langkah-langkah keamanan ketat menyusul serangan yang menewaskan dua polisi Israel dan membunuh tiga warga Palestina yang menyerang.

Penutupan Masjidil Aqsha ini menyebabkan warga Palestina tak bisa menghadiri Salat Jumat di masjid tersebut. Warga yang hendak menuju Al-Aqsha dihadang. Ini merupakan pencegahan pertama Salat Jumat di Al-Aqsha sejak 1969.

Umat Islam pun menggelar Salat Jumat di jalan raya, tepatnya di pintu masuk kota Al-Quds. Ibadah ini dikawal ketat oleh pasukan keamanan dan militer Israel.

Juru bicara Netanyahu hari itu mengatakan akan memutuskan kapan membuka pintu Masjidil Aqsha kembali. Keputusan itu ditentukan dalam pertemuan penilain keamanan yang akan diselenggarakan Ahad antara Netanyahu dan para menteri serta pejabat dari dinas keamanan.

Netanyahu juga memerintahkan pengerahan pasukan ke Masjidil Aqsha dan jalan-jalan menuju masjid suci ketiga umat Islam itu. Aksi-aksi untuk mendukung tiga penyerang polisi juga dilarang.

Operasi Al-Quds

Bentrokan meletus antara warga Palestina dan polisi Israel di dekat Masjidil Aqsha pada Jumat. Tiga pemuda Israel bernama Muhammad (29), Muhammad Hammad (19) dan Muhammad Fadl Jabbarin (19) melepaskan tembakan ke arah polisi Israel di dekat pintu masuk Al-Asbath, salah satu pintu masuk Masjidil Aqsha. Tembakan dari jarak dekat itu menewaskan dua polisi dan melukai sejumlah lainnya.

BACA JUGA  Masjid Al-Aqsa Ditutup Akibat Virus Corona

Dilaporkan sempat terjadi baku tembak antara tiga pejuang Palestina itu dan polisi Israel. Pertempuran berakhir setelah ketiga pejuang tersebut gugur.

Insiden itu membuat kota Al-Quds mencekam. Israel mengerahkan pasukan besar-besaran ke jalan-jalan kota.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Dinilai Ancam Keamanan Negara, Kominfo Blokir Telegram

Kementerian Komunikasi dan Informatika pada Jumat 14 Juli 2017 telah resmi menyatakan sikap akan memblokir layanan pesan instan Telegram.

Sabtu, 15/07/2017 07:59 0

Indonesia

Yusril Ingatkan Ormas Pendukung Perppu

"Sebab, dengan Perppu ini, ormas manapun yang dibidik, bisa saja diciptakan opini negatif, lantas kemudian diberi stigma sebagai ormas 'anti Pancasila' untuk kemudian secara sepihak dibubarkan oleh pemerintah,"

Jum'at, 14/07/2017 17:06 0

Indonesia

Tahun Ini Barang-barang Jemaah Haji Indonesia Ditandai Pita Berwarna

“Tidak ada ruang transit untuk mengatur jemaah, bagasi, dan dokumen agar bisa keluar berdasarkan rombongan. Untuk itu dibutuhkan penanda barang bawaan yang akan memudahkan pengelompokan”

Jum'at, 14/07/2017 16:26 0

Indonesia

Yusril: Perppu Ormas Ciri Pemerintahan Otoriter, Di Zaman Orba pun Tak Ada

"Dengan Perppu yang baru ini, Menhumkam dapat membubarkan ormas semaunya sendiri"

Jum'at, 14/07/2017 15:35 0

Indonesia

Bubarkan Ormas dengan Perppu Dinilai akan Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Akan berlaku teori balon bagi umat Islam jika pemerintah membubarkan HTI

Jum'at, 14/07/2017 13:49 2

Indonesia

HTI Beri Kuasa Yusril Ihza Mahendra Ajukan Uji Materi Perppu Ormas ke MK

Permohonan uji materil dilakukan karena Perppu tersebut diyakini bertentangan dengan Undang-undang Dasar 1945

Kamis, 13/07/2017 21:03 0

Indonesia

HIMA Persis: Bubarkan Ormas Tanpa Lalui Pengadilan, Pemerintah Jadi Negara Kekuasaan

Perppu nomor 2 tahun 2017 mengancam semua Ormas

Kamis, 13/07/2017 20:06 0

Indonesia

Lanjutan Judicial Review, Istilah Makar Dianggap Teror Warga Negara dalam Berekspresi

"Kami melakukan judicial review pasal makar ini karena kami menilai pasal ini digunakan oleh pemerintah dan penegak hukum untuk membatasi hak hak kebebasan berekspresi warga negara,"

Kamis, 13/07/2017 19:28 0

Indonesia

Polling di Akun Twitter DPR RI Tanggapi Perppu Ormas Menghilang, Netizen Curiga

Belum genap 24 jam, polling tersebut telah berhasil menjaring suara publik dengan kategori setuju 37 persen, tidak setuju 58 persen, belum tepat 4 persen, dan tidak peduli 2 persen

Kamis, 13/07/2017 18:43 0

Indonesia

Yusril: Sudah Ada Niat Bubarkan Ormas Sebelum Buat Perppu

"Kalau secara politik hukum kan tidak betul cara-cara seperti itu, dia harus membuat norma yang netral lalu melihat suatu keadaan dan keadaan itu yang bertentangan dengan norma, maka norma itu yang diperaturankan,"

Kamis, 13/07/2017 17:53 0

Close