... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pemuda Muhammadiyah Kritik Perppu Pembubaran Ormas

Foto: Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa pembubaran ormas yang tidak sesuai dengan identitas pancasila dan NKRI sah saja untuk dibubarkan. Namun, harus melalui jalur hukum.

“Pembubaran tersebut tentu harus tetap ditempuh dengan cara formal-konstitusional, melalui mekanisme hukum yakni melalui pengadilan,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Rabu (12/07).

“Jangan sampai Pemerintah justru bertindak represif seperti era orde baru,” imbuhnya.

Ia menegaskan adalah jika pemerintah bertindak represif dalam pembubaran ormas, berpotensi menyalahgunakan kekuasaan dan pasti mengancam demokrasi Pancasila.

“Represifitas terang akan sangat berbahaya, bukan justru ‘mematikan’ ormas yang berideologi atau berlaku tidak sesuai dengan identitas ke-Indonesian, justru mereka bisa melakukan konsolidasi dan memperkuat diri karena merasa dizalimi. Maka, jalan hukum harus selalu dipilih dan ditempuh oleh Pemerintah,” ujarnya.

Dahnil juga meminta pemerintah melakukan soft approach terhadap ormas-ormas yang terindikasi melenceng dari Pancasila. Menurutnya, akan lebih tepat dan efektif.

“Karena soft approach tidak menyebabkan dampak kebencian dan dendam yang kemudian melahirkan kelompok-kelompok radikal baru,” tuturnya.
Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Irak

Abu Bakar Al-Baghdadi Tewas?

Obesrvatarium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa pihaknya berhasil mengkonfirmasi kabar tentang tewasnya Abu Bakar Al-Baghdadi

Rabu, 12/07/2017 22:01 0

Asia

Pakar Kristologi DR Zakir Naik Terancam Tidak Memiliki Kewarganegaraan

Kebijakan ini dipicu setelah adanya permintaan dari Badan Investigasi Nasional India (NIA) yang sejak lama memburu keberadaan Naik

Rabu, 12/07/2017 21:13 0

China

Cina Bangun Pangkalan Militer Pertama di Luar Negeri, Ini Lokasinya

pangkalan ini akan berperan memastikan kesuksesan misi Cina di luar negeri seperti misi pendampingan kapal, penjaga perdamaian dan bantuan kemanusiaan di Afrika dan Asia Barat.

Rabu, 12/07/2017 17:30 0

Qatar

AS dan Qatar Tandatangani Kesepakatan Kontra Terorisme

Amerika Serikat menandatangani kesepakatan kerja sama kontra teror dengan Qatar. Perjanjian ini dicapai selama kunjungan Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, ke Doha pada Selasa (11/07).

Rabu, 12/07/2017 16:17 0

Suriah

Oposisi Tembak Jatuh Jet Suriah di Dekat Lokasi Gencatan

Faris Al-Munjid, Direktur media Faksi Pasukan Asy-Shahid Ahmad Al-Abdow, mengatakan bahwa jet tempur itu ditembak dengan senjata anti udara. Pesawat jatuh di wilayah kontrol rezim sementara tidak ada informasi terkait nasib pilot.

Rabu, 12/07/2017 13:00 0

Tazkiyah

Kisah-Kisah Menakjubkan Khulafaurrasyidin Kelima

Utusan itu berkata, “Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya Rasulullah juga menerima hadiah. Bukankah orang yang memberi hadiah ini adalah seorang kerabat Anda?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya hadiah yang diberikan kepada Rasulullah menjadi hadiah bagi beliau. Adapun bagi kita, itu termasuk suap.”

Rabu, 12/07/2017 12:30 0

Australia

Diduga Bunuh Bocah Afghan, Pasukan Khusus Australia Diselidiki

Sebuah penyelidikan pertahanan rahasia sedang memeriksa aktiitas pasukan khusus Australia di Afghanistan dan dugaan pembunuhan setidaknya dua bocah. Demikian menurut sebuah laporan khusus oleh ABC.

Rabu, 12/07/2017 12:00 0

Qatar

Qatar Ancam Keluar dari Dewan Kerjasama Teluk?

Sumber tersebut mengatakan bahwa surat yang diterbitkan oleh kantor berita Mesir MENA dari Menteri Luar Negeri Qatar ke Sekretaris Jenderal GCC sehari sebelumnya, adalah "berita palsu" yang dibuat oleh pihak berwenang di Kairo.

Rabu, 12/07/2017 11:15 0

Eropa

Ribuan Orang Hadiri Peringatan Pembantaian Sebrenica

Ribuan orang mulai berkumpul di sebuah pusat peringatan dan pemakaman di Potocari, Bosnia timur, untuk menandai 22 tahun genosida (pembantaian etnis) Srebrenica pada tahun 1995.

Rabu, 12/07/2017 10:30 0

Video News

Kiblat Review 07: Apa Itu Terorisme?

KIBLAT.NET – Terorisme selalu dikaitkan dengan penolakan terhadap ideologi Islam dan jaringan, yang bertujuan untuk...

Rabu, 12/07/2017 10:16 0

Close