... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ketiban Dinding Benton, Dua Tentara Filipina Tewas di Marawi

Foto: Pesawat tempur Filipina menjatuhkan bom di Kota Marawi

KIBLAT.NET, Marawi – Dua tentara Filipina tewas tertimpa reruntuhan bangunan di kota Marawi, kota yang beberapa pekan terakhir menyaksikan pertempuran sengit antara militer dan kelompok bersenjata Islamis Maute, pada Rabu (12/07). Bangunan tersebut runtuh setelah dihantam roket jet tempur angkatan udara pemerintah, dalam sebuah insiden salah sasaran.

Juru bicara militer, Kolonel Joe R. Herrera, mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi ketika jet tempur yang menjalankan misi penggempuran kelompok Maute melepaskan misil ke arah salah. Misil itu menghantam sebuah gedung sehingga menimpa tentara.

“Pecahan dinding besar runtuh dari sebuah gedung kokoh yang menjadi tempat persembunyian tentara runtuh menimpa pasukan kami akibat kesalahan pada Senin,” kata Herrera.

Selain korban tewas, imbuhnya, sedikitnya 11 tentara lainnya juga mengalami luka ringan. Mereka terkena pecahan misil. Mereka sudah dilarikan ke rumah sakit.

Perlu diketahui, ini merupakan insiden salah sasaran kedua yang dialami militer Filipina di Marawi. Mei lalu, sedikitnya 11 tentara tewas dalam serangan serupa.

Pertarungan telah berkecamuk di kota Marawi dalam sebuah operasi untuk menangkap Hapilon yang berakhir kerugian pada tanggal 23 Mei. Operasi telah menyebabkan pemerintah kehilangan bukan hanya Hapilon, tapi juga kontrol Marawi.

Maute merupakan kelompok Islamis jihadis. Mereka telah berbaiat Daulah Islamiyah (ISIS). Kondisi itu membuat negara-negara dunia, termasuk Indonesia, menawarkan diri untuk ikut memberi bantuan militer.

BACA JUGA  Waktunya Tiba, Pejuang Bangsamoro Serahkan Senjata ke Pemerintah Filipina

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Reuters Arabic

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Ust. Farid Okbah: 3 Ciri Pendusta

KIBLAT.NET – Ust. Farid Okbah: 3 Ciri Pendusta. Ada sebuah ungkapan dari seorang ulama yang...

Kamis, 13/07/2017 08:00 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Kritik Perppu Pembubaran Ormas

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan bahwa pembubaran ormas yang tidak...

Kamis, 13/07/2017 00:17 0

Indonesia

Soal Perppu Pembubaran Ormas, Fadli Zon: Diktator Gaya Baru

Soal Perppu Pembubaran Ormas, Fadli Zon: Diktator Gaya Baru

Rabu, 12/07/2017 23:46 0

Indonesia

Terbitkan Perppu Pembubaran Ormas, Pemerintah Dinilai Semakin Represif

KSHUMI menilai dengan terbitnya Perppu Pembubaran Ormas pemerintah semakin represif

Rabu, 12/07/2017 23:01 0

Indonesia

Sekjen FUI Muhammad Al-Khaththath Dibebaskan

"Ditangguhkan penahanannya. Tadi dibebaskan sebelum maghrib, sekitar jam setengah enam,"

Rabu, 12/07/2017 19:38 1

Indonesia

Berkicau Soal Teror Pembacokan, Arie Untung: Sayang Banget Ga Kaya ‘Tukang Panci’

Komentari Komedian dan presenter Arie Untung muncul setelah terjadi aksi teror pembacokan terhadap Hermansyah

Rabu, 12/07/2017 19:14 0

Indonesia

Kapolda Metro Jaya Duduk Semeja dengan Penyerang Hermansyah, Polisi: Untuk Membuat Terang Perkara

"Itu salah satu teknik dan taktik penyidikan. Jadi enggak ada masalah, mau diajak makan, minum untuk membuat terang perkara,"

Rabu, 12/07/2017 17:27 3

Tazkiyah

Kisah-Kisah Menakjubkan Khulafaurrasyidin Kelima

Utusan itu berkata, “Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya Rasulullah juga menerima hadiah. Bukankah orang yang memberi hadiah ini adalah seorang kerabat Anda?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya hadiah yang diberikan kepada Rasulullah menjadi hadiah bagi beliau. Adapun bagi kita, itu termasuk suap.”

Rabu, 12/07/2017 12:30 0

Video News

Kiblat Review 07: Apa Itu Terorisme?

KIBLAT.NET – Terorisme selalu dikaitkan dengan penolakan terhadap ideologi Islam dan jaringan, yang bertujuan untuk...

Rabu, 12/07/2017 10:16 0

Indonesia

Ajiib, Ada Orang Sudah Mati Dimasukkan DPO

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementrian Hukum dan HAM merilis puluhan WNI yang masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) terkait terorisme. Dirjen Imigrasi Ronny F Sompie mengatakan, total sebanyak 234 orang DPO dari Polri yang datanya dimasukkan ke Ditjen Imigrasi.

Rabu, 12/07/2017 09:42 0

Close