Benda Diduga Bom Gemparkan Mapolres Poso, Ternyata Isinya

KIBLAT.NET, Poso – Setelah sejumlah serangan yang menargetkan polisi terjadi di beberapa daerah, jajaran Polres Poso digemparkan dengan ditemukannya benda mencurigakan diduga bom.

Sebuah benda mencurigakan ditemukan di depan Mapolres Poso, Sulawesi Tengah pada Ahad (09/07). Dengan dibungkus plastik hitam dan kertas putih, benda tersebut diduga sebagai bom.

Saksi mata, petugas jaga piket malam Mapolres, mangatakan awalnya ada perintah dari komandan untuk menutup rapat pintu jalur kendaraan roda dua pada pukul 20.00 WITA. Kemudian sekitar pukul 03.30 subuh petugas piket keluar untuk membeli rokok. Saat itulah dia melihat ada benda mencurigakan, dan anggota tersebut lansung melapor ke komandannya.

Sekitar pukul 05.30 WITA unit Jibom Gegana Poso mengamankan benda tersebut, dengan disaksikan oleh seluruh pimpinan Kepolisian Resort Poso beserta jajaran. Hadir pula Komandan Satgas Tinombala serta Densus 88 dilokasi kejadian. Proses identifikasi berlansung aman dan lancar.

Selanjutnya, berdasar informasi yang didapat dari hasil urai benda diduga bom oleh Satuan Gegana Poso, benda itu berisi secarik kertas putih dengan tinta biru bertuliskan “Kami akan datang menumpahkan darah kalian wahai thogut”. Kemudian ada juga batu bata yang dibungkus satu helai kabel warna putih, satu helai kabel warna ungu, satu helai kabel warna biru, lakban hitam yang dipotong-potong, sendal eiger warna hitam, serpihan magnet warna hitam, dan ring pompa lampu gas (petromac).

Selembar kertas yang ditemukan dalam rangkaian benda diduga bom

Sementara, pada siang harinya sekitar pukul 11.30 benda diduga bom juga ditemukan di SMA Kristen Poso. Benda tersebut didapat di pagar sekolah yang berjarak hanya sekitar 50 meter dari Pos Polisi itu.

BACA JUGA  Tolak Ajakan Dialog, Istana Anggap Habib Rizieq Bukan Level Jokowi

Informasi didapat bahwa benda diduga bom tersebut ditemukan oleh buruh pekerja proyek riol jalan bernama Ramli alias Aco. Saat mulai kerja Aco melihat sebuah benda mencurigakan dililit lakban hitam dan dari benda tersebut terlihat kabel berwarna putih. Seketika itu Aco lansung lari melapor Polisi yang berjarak hanya 50 meter dari lokasi ditemukan benda diduga bom tersebut.

Saat laporan ini dibuat belum ada keterangan resmi dari pihak polres Poso terkait dua teror ini. Kepolisian Resor Poso masih menggelar upacara perayaan HUT Bhayangkara.

Reporter: Ahmad Sutedjo
Editor: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat