... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Virus Petya Menyerang Jaringan Komputer Dunia, Begini Antisipasinya

Foto: Virus Petya.

KIBLAT.NET, Washington – Setelah virus ransom (ransomware) WannaCry menyerang sistem komputer di seluruh dunia, kini muncul serangan siber serupa bernama virus Petya. Sistem komputer di Rusia, Inggris, Spanyol, Ukraina, Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara lain diserang.

Di Ukraina, virus Petya telah menyerang sistem komputer kapal selam hingga supermarket yang menyebabkan kekacauan. Sama seperti serangan virus WannaCry, pelaku serangan virus Petya juga meminta uang tebusan terhadap korban.

Para pengguna Twitter menunjukkan sejumlah foto tentang kebingungan para pembeli di supermarket ketika melihat komputer yang menunjukkan permintaan uang tebusan.

”Sebuah supermarket di Ukraina. Negara ini berada dalam serangan siber,” tulis Maxim Eristavi, anggota Atlantic Council yang berbagi foto tentang serangan global virus Petya, di Twitter. Foto itu, kata dia, diambil di sebuah toko di Kharkov, kota terbesar kedua di Ukraina.

Serangan virus Petya mulai terjadi pada Selasa, 27 Juni 2017 kemarin. Virus ini bekerja dengan alat hacking Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat (AS) yang dikenal sebagai EternalBlue.

Kelompok di balik serangan ini belum diketahui. Pusat Keamanan Siber Nasional Inggris (NCSC), sebuah cabang dari badan intelijen GCHQ, mengaku sudah tahu perihal serangan siber global ini.

“Kami mengetahui adanya insiden ransomware global dan memantau situasinya dengan ketat,” kata pihak NCSC.

Peneliti ESET Robert Lipovsky mencatat; “Wabah ini tampaknya telah dimulai di Ukraina, di mana laporan menunjukkan bahwa sektor keuangan, sektor energi dan banyak industri lainnya telah terpukul. Ruang lingkup kerusakan yang diakibatkan belum dikonfirmasi.”

BACA JUGA  Sekjen PBB Sebut Pandemi Covid-19 Krisis Terburuk Sejak 1945

Seorang analis Malwarebytes, yang menggunakan nama Hasherezade, menambahkan; “Kami sedang meneliti serangan ini. Apa yang kami temukan adalah bahwa ransomware tampaknya didistribusikan oleh Server Message Block (SMB), yang sama dengan insiden WannaCry yang terjadi sebelumnya.”

Divisi raksasa farmasi global Merck yang berbasis di AS juga mengonfirmasi bahwa sistem komputer mereka telah terkena serangan Petya ransomware.

”Kami mengonfirmasi bahwa jaringan komputer perusahaan kami dikompromikan hari ini sebagai bagian dari peretasan global,” kata Merck dalam sebuah pernyataan. ”Organisasi lain juga telah terpengaruh. Kami sedang menyelidiki masalah ini dan akan memberikan informasi tambahan saat kami belajar lebih banyak.”

Perusahaan itu sebelumnya juga mengumumkan adanya serangan Petya melalui memo internal. ”Perusahaan saat ini mengalami serangan ransomware yang bermusuhan pada sistem jaringannya,” bunyi memo internal Merck yang dikutip Philadelphia Inquirer, Rabu (28/6/2017).

”Sementara manajemen risiko dan keamanan global merespon ancaman ini, tetaplah tenang,” lanjut bunyi memo tersebut.

Mantan kontraktor NSA, Edward Joseph Snowden, yang kini bersembunyi di Moskow, Rusia karena jadi buron intelijen AS setelah membocorkan penyadapan global NSA, membenarkan bahwa serangan virus Petya bekerja dengan alat hacking NSA yang dicuri.

“Berapa kali pengembangan senjata digital @NSAGov harus berakibat pada infrastruktur sipil sebelum ada pertanggungjawaban?,” tulis Snowden di Twitter. ”Dengar, orang bisa tidak sependapat dengan pengintaian. Tapi ketika @NSAGov fokus pada pelanggaran terhadap pertahanan, menutup rumah sakit di AS, saatnya untuk bertindak.”

BACA JUGA  Puluhan Prajurit AS di Atas Kapal Induk Terinfeksi Covid-19

Baca halaman selanjutnya: Tips Hindari Petya...

Halaman Selanjutnya 1 2
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Bin Salman dan Misteri Penyerahan Dua Pulau Mesir untuk Saudi

Hubungan antara Israel dan Arab Saudi cenderung menjadi lebih kuat di bawah Mohammed Bin Salman yang berusia 31 tahun, yang dinobatkan sebagai Putra Mahkota minggu ini oleh ayahnya, raja Saudi.

Sabtu, 01/07/2017 22:55 4

Video Kajian

Khutbah Jumat: Sisi lain dari Kisah Musa vs Fir’aun

KIBLAT.NET-  Dalam Al Qur’an diceritakan kurang lebih kisah 25 nabi. Dari ayat-ayat yang menceritakan kisah...

Sabtu, 01/07/2017 13:00 0

Opini

⁠⁠⁠Memaknai Kunjungan GNPF ke Istana

Lebaran kali ini kita dikejutkan dengan kunjungan GNPF ke Istana Negara. Sebuah langkah 'radikal' menurut saya. Karena kita semua tahu, Istana memang tidak pernah secara eksplisit mendukung aparat yang tebang pilih terhadap umat Islam. Tetapi diamnya Istana selama ini, lalu sikap dan wacana yang sering berseberangan dengan GNPF seperti dalam isu komunisme misalnya, seolah memberi 'lampu hijau' bagi pihak-pihak yang tidak suka dengan Islam.

Rabu, 28/06/2017 07:17 1

Video News

Kiblat Review 5: Undang-undang ITE Untuk Siapa?

KIBLAT.NET – Kelatahan masyarakat awam yang baru mengenal media sosial membawa dampak sosial yang beraneka...

Selasa, 27/06/2017 10:00 0

Suara Pembaca

Cerita Mahasiswa Patani Berhari Raya Jauh dari Kampung Halaman

Sejumlah mahasiswa Patani yang sedang menimba ilmu di Indonesia, mengaku perayaan di negeri orang tidak lengkap tetapi ketika mereka semua yang berada dapat berkumpul bersama setelah menunaikan shalat sunat Eid

Senin, 26/06/2017 13:28 0

Indonesia

GNPF MUI Silaturahim ke Istana Merdeka, Sampaikan Kriminalisasi Ulama

Pertemuan yang dipimpin oleh Ustadz Bachtiar Nasir selaku Ketua GNPF MUI itu diterima Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Pertemuan sebenarnya dijadwalkan pukul 11.30 WIB, namun tertunda

Senin, 26/06/2017 12:49 0

Indonesia

Areal Shalat Id Diguyur Hujan Lebat, Warga Muslim Denpasar Padati Masjid Baitul Makmur

Warga Muslim Perumnas Denpasar, Bali terpaksa harus mengungsi melaksanakan kegiatan ibadah shalat Idhul Fitri 1438 H yang seharusnya dilaksanakan pada hari Ahad (25/06) di Lapangan Basket SMAN 4 Denpasar-SMPN 7 Denpasar lantaran tiba-tiba hujan deras mengguyur.

Senin, 26/06/2017 10:00 0

Opini

Ketika Cahaya Hati Tak Lagi Bersinar

Kehidupan fana ini memiliki jutaan cerita dan otomatis dengan sejuta perasaan yang menyelimuti. Tak bisa dipungkiri pasti akan selalu dialami oleh setiap individu dalam hidupnya. Karena memang, orang hidup pasti memiliki masalah dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan selalu diiringi dengan berbagai macam perasaan, mulai dari sedih, senang, kecewa, puas, tertekan, dll.

Senin, 26/06/2017 09:25 1

Indonesia

Ustadz Abu Rusydan: Menegakkan Dien untuk Ibadah yang Sempurna

"Jadi sekali lagi satu-satunya kewajiban kita kenapa kok kita hidup itu ya supaya iqomatuddin (menegakkan Dien). Sebab wujud kesempurnaan ibadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala itu apabila Dien ini tegak. Kalau tidak maka peribadatannya kepada Allah subhanahu​ wa ta'ala tidak akan pernah berjalan dengan sempurna," imbuhnya.

Senin, 26/06/2017 08:08 0

Foto

Meriahnya Pawai Obor Idul Fitri di Kota Poso

Kemeriahan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H terpancar dari Kota Poso. Ribuan warga turun ke jalan membawa obor memekikkan takbir kemenangan hari raya.

Senin, 26/06/2017 07:44 0

Close