... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Galeri

Kiblat Review 5: Undang-undang ITE Untuk Siapa?

KIBLAT.NET – Kelatahan masyarakat awam yang baru mengenal media sosial membawa dampak sosial yang beraneka ragam. Dari dampak positif, sampai negatif. Dari sekedar ingin update status, bercanda sampai saling-serang satu sama lain.

Di luar itu semua, kebebasan di dunia maya telah menyuburkan kejahatan cyber, seperti pembobolan bank, dan peretasan akun pribadi. Maka, pemerintah membuat undang-undang untuk melindungi transaksi elektronik nomor 11 tahun 2008, yang dikenal dengan undang-undang ITE.

Namun sejauh mana undang-undang ITE ini melindungi kepentingan masyarakat? Atau justru digunakan untuk menjerat masyarakat yang dianggap berpotensi meresahkan penguasa?

Sejak 1998, Indonesia memasuki era reformasi, yang memberikan ruang lebih luas bagi rakyat untuk kebebasan berekspresi dan berpendapat. Namun faktanya ada diskriminasi. Banyak kasus pelumpuhan kebebasan berpendapat dan pengekangan berekspresi pada pihak yang kritis terhadap pemerintah. Sementara itu, lainnya dipelihara selama pro terhadap kepentingan penguasa.

Undang-undang ITE dibuat seolah-olah hanya untuk menargetkan kelompok tertentu. Terbukti, hanya cuitan aktivis Islam saja yang dihajar dengan Undang-undang ITE.

UU 1945 Pasal 28e dan f, memberikan kebebasan bagi masyarakat untuk berserikat, berkumpul, dan mengemukakan pendapat. Kenyataannya, pasal itu seperti tidak berlaku karena dibatasi dengan pasal karet UU ITE. Sebab, penentuan pelanggaran sangat bergantung kepada tafsir pemerintah.

UU ITE yang sejatinya bertujuan untuk melindungi transaksi elektronik perbankan maupun pembajakan akun pengguna internet justru menjadi instrumen hukum digunakan untuk melindungi kekuasaan. Banyak kasus penipuan terjadi. Banyak pemilik akun internet tidak terlindungi meskipun telah ada UU ITE.

BACA JUGA  Generasi Pendahulu: Generasi yang Unik

Sebaliknya, ada dugaan, pemerintah membiarkan akun-akun palsu karena menguntungkan secara politik. Akun-akun palsu yang memfitnah orang seperti tidak pernah mati. Maka wajar ketika muncul istilah, penyebar hoak terbaik adalah pemerintah.

Tujuan UU ITE disinyalir telah menyimpang karena tidak berhasil melindungi transaksi elektronik, tetapi untuk membungkam sebagian orang.

Link untuk melihat di youtube: Kiblat Review 5: Undang-Undang ITE Untuk Siapa?

Editor: Salem


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Protes Diskriminasi terhadap Minoritas, Muslim India Kenakan Ban Hitam

Umat Islam di India pada Senin (26/06) mengenakan ban hitam di lengan sebagai aksi protes atas perampokan terhadap seorang Muslim baru-baru ini. Pelaku perampokan diduga dilakukan oleh kelompok sayap kanan Hindu.

Selasa, 27/06/2017 06:25 0

Afrika

Kerjasama Menguat, Haftar Undang Petinggi Militer UEA ke Bengazhi

UEA, bersama dengan Mesir, melakukan operasi pengeboman udara di sekitar Tripoli pada Agustus 2014 ketika pasukan Fajar Libya memerangi milisi yang bersekutu dengan Haftar.

Selasa, 27/06/2017 05:25 0

Turki

Polisi Turki Bubarkan Parade Gay di Hari Idul Fitri

Polisi menembakkan peluru karet kepada sekelompok LGBT berjumlah sekitar 40 aktivis di kota terbesar di negara itu, sehari setelah kantor gubernur kota melarang pawai tersebut dengan alasan keamanan dan ketertiban umum.

Senin, 26/06/2017 13:48 0

Suara Pembaca

Cerita Mahasiswa Patani Berhari Raya Jauh dari Kampung Halaman

Sejumlah mahasiswa Patani yang sedang menimba ilmu di Indonesia, mengaku perayaan di negeri orang tidak lengkap tetapi ketika mereka semua yang berada dapat berkumpul bersama setelah menunaikan shalat sunat Eid

Senin, 26/06/2017 13:28 0

Indonesia

GNPF MUI Silaturahim ke Istana Merdeka, Sampaikan Kriminalisasi Ulama

Pertemuan yang dipimpin oleh Ustadz Bachtiar Nasir selaku Ketua GNPF MUI itu diterima Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Pertemuan sebenarnya dijadwalkan pukul 11.30 WIB, namun tertunda

Senin, 26/06/2017 12:49 0

Suriah

Puluhan Roket Hujani Raqqah Selepas Salat Ied

Gempuran acak yang dibarengi operasi darat berlanjut di hari raya Idul Fitri 1438 H di kota Raqqah. Milisi Kurdi Pasukan Demokratik Suriah dan koalisi internasional pimpinan AS menjatuhkan puluhan roket dan mortar sehingga menyebabkan jatuhnya korban sipil di wilayah kontrol Daulah Islamiyah (ISIS).

Senin, 26/06/2017 12:00 0

Iran

Rusia: Kami Tetap Mengandalkan Pangkalan Udar Iran untuk Serangan di Suriah

Duta Besar Rusia untuk Iran, Luan Jagaryan, mengatakan bahwa negaranya mengharapkan agar Iran mengizinkan penggunaan pangkalan udara untuk melakukan serangan di wilayah Suriah.

Senin, 26/06/2017 11:25 0

Mesir

Kabulkan Permintaan Saudi, Mesir Serahkan Dua Pulau

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada hari Sabtu (24/06) menyetujui untuk menyerahkan Kepulauan Laut Merah ke Arab Saudi, menurut sebuah pernyataan kabinet.

Senin, 26/06/2017 10:40 1

Indonesia

Areal Shalat Id Diguyur Hujan Lebat, Warga Muslim Denpasar Padati Masjid Baitul Makmur

Warga Muslim Perumnas Denpasar, Bali terpaksa harus mengungsi melaksanakan kegiatan ibadah shalat Idhul Fitri 1438 H yang seharusnya dilaksanakan pada hari Ahad (25/06) di Lapangan Basket SMAN 4 Denpasar-SMPN 7 Denpasar lantaran tiba-tiba hujan deras mengguyur.

Senin, 26/06/2017 10:00 0

Opini

Ketika Cahaya Hati Tak Lagi Bersinar

Kehidupan fana ini memiliki jutaan cerita dan otomatis dengan sejuta perasaan yang menyelimuti. Tak bisa dipungkiri pasti akan selalu dialami oleh setiap individu dalam hidupnya. Karena memang, orang hidup pasti memiliki masalah dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan selalu diiringi dengan berbagai macam perasaan, mulai dari sedih, senang, kecewa, puas, tertekan, dll.

Senin, 26/06/2017 09:25 1

Close