... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Fokus

Cerita Mahasiswa Patani Berhari Raya Jauh dari Kampung Halaman

Foto: Mahasiswa Patani di Indonesia.

“Perayaan Hari Raya Idul Fitri di negeri orang memang tidak sekhidmad dan tidak semeriah di negeri sendiri, namun bukan berarti tanpa kesan”

KIBLAT.NET – Momen Hari Raya merupakan saat di mana kita dapat berkumpul bersama keluarga, bersilaturahmi kerabat dan tetangga sambil menyantap berbagai hidangan khas di hari raya. Namun tidak semua mahasiswa dapat merasakan suasana perayaan yang biasa mereka rasakan di tanah air, Patani.

Sejumlah mahasiswa Patani yang sedang menimba ilmu di Indonesia, mengaku perayaan di negeri orang tidak lengkap tetapi ketika mereka semua yang berada dapat berkumpul bersama setelah menunaikan shalat sunat Eid di Laboratorium Masjid UIN Sunan Kalijaga. Yang membuatnya terasa sepi berganti menjadikan penuh rasa gembira, bersemangat karena rekan-rekan yang bersama di sini.

“Raya tahun ini memang kurang lengkap, tapi tidak sangat sepi karena kita ada bersama rekan-rekan lain di sini, berbagai organisasi mahasiswa di Yogya,” ungkap Amran Hayisamoh, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, ketika mengobrolkan malam bersantai-santai sambil meminum kopi di Patani Student Center, Asrama PMIPTI Yogyakarta, Ahad, (25/06).

Amran bersama rekannya, Habib (dari PMIPTI Yogya), Hasan (dari IPMITI Yogya), Harun (dari IPMITI Malang), saat ini sedang mengambil gelar sarjana di berbagai kampus di Indonesia.

Sementara, Habib yang belum genap satu tahun berada di Negeri Indonesia tersebut, mengaku ini adalah kali pertamanya harus merayakan Idul Fitri jauh dari keluarga.

BACA JUGA  Apapun Alasannya, RUU HIP Harus Dibatalkan

“Kesan pertama berhari raya Idul Fitri jauh dari keluarga yang pasti awalnya merasa akan sepi, sebelum sehari berakhirnya bulan suci Ramadhan. Mulai dari malam takbiran, memang saat itu jika berada di sana akan meriah karena bersama keluarga dan adik-adik,” ujar Habib.

Awalnya, ia sempat khawatir karena sedikitnya jumlah rekan-rekan organisasi yang di PMIPTI. Tapi ternyata di sini ada berbagai organisasi di kota Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Walaupun berbeda organisasi tapi kita dapat bersatu pada momen hari raya ini dan berkumpulnya mahaiswa Patani di Laboratorium Masjid UIN Sunan Kalijaga, setelah shalat Eid,” cerita Habib.

Selain itu, Hasan menyambung, bahwa pada Senin (26/06) pihaknya rekan-rekan IPMITI akan melaksanakan Idul Fitri Games, di siang hari kita berlomba jenis permaianan tradisional dan berpentasan malam yang diadakan di Asrama IPMITI Yogyakarta. Acara yang di mulai dari jam 08.00 WIB, serta mengundang untuk menghadir acara tersebut, rekan mahasiswa yang berasal dari Patani (selatan Thailand), bergembira ria bersama.

Mengenai acara tersebut, Amran juga sekaligus mengundang rekan-rekan IPMITI untuk menghadir akan datang acara “Mimbar Mahasiswa” yang diselenggarakan oleh rekan-rekan PMIPTI pada hari Selasa (27/06) di Asrama Cut Nyak Dhien, Taman Pelajar Aceh Yogyakarta. Akan kita bersama berpameran kebudayaan di pentasan malam karena masing-masing di negeri orang.

Demikian perayaan mahasiswa Patani di Indonesia pada tahun ini berkesan, mahasiswa Patani Yogyakarta. Meskipun ada berbagai mahasiswa dan organisasi yang berbeda namun saat momen perayaan seperti ini, kita bisa bersatu dan SATU PATANI membawa kita menuju ke ranah yang lebih baik untuk kedamaian Patani yang hakiki.

BACA JUGA  Apapun Alasannya, RUU HIP Harus Dibatalkan

 

Penulis: Abu Muhammad Faton

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

GNPF MUI Silaturahim ke Istana Merdeka, Sampaikan Kriminalisasi Ulama

Pertemuan yang dipimpin oleh Ustadz Bachtiar Nasir selaku Ketua GNPF MUI itu diterima Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka. Pertemuan sebenarnya dijadwalkan pukul 11.30 WIB, namun tertunda

Senin, 26/06/2017 12:49 0

Suriah

Puluhan Roket Hujani Raqqah Selepas Salat Ied

Gempuran acak yang dibarengi operasi darat berlanjut di hari raya Idul Fitri 1438 H di kota Raqqah. Milisi Kurdi Pasukan Demokratik Suriah dan koalisi internasional pimpinan AS menjatuhkan puluhan roket dan mortar sehingga menyebabkan jatuhnya korban sipil di wilayah kontrol Daulah Islamiyah (ISIS).

Senin, 26/06/2017 12:00 0

Iran

Rusia: Kami Tetap Mengandalkan Pangkalan Udar Iran untuk Serangan di Suriah

Duta Besar Rusia untuk Iran, Luan Jagaryan, mengatakan bahwa negaranya mengharapkan agar Iran mengizinkan penggunaan pangkalan udara untuk melakukan serangan di wilayah Suriah.

Senin, 26/06/2017 11:25 0

Mesir

Kabulkan Permintaan Saudi, Mesir Serahkan Dua Pulau

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi pada hari Sabtu (24/06) menyetujui untuk menyerahkan Kepulauan Laut Merah ke Arab Saudi, menurut sebuah pernyataan kabinet.

Senin, 26/06/2017 10:40 1

Indonesia

Areal Shalat Id Diguyur Hujan Lebat, Warga Muslim Denpasar Padati Masjid Baitul Makmur

Warga Muslim Perumnas Denpasar, Bali terpaksa harus mengungsi melaksanakan kegiatan ibadah shalat Idhul Fitri 1438 H yang seharusnya dilaksanakan pada hari Ahad (25/06) di Lapangan Basket SMAN 4 Denpasar-SMPN 7 Denpasar lantaran tiba-tiba hujan deras mengguyur.

Senin, 26/06/2017 10:00 0

Opini

Ketika Cahaya Hati Tak Lagi Bersinar

Kehidupan fana ini memiliki jutaan cerita dan otomatis dengan sejuta perasaan yang menyelimuti. Tak bisa dipungkiri pasti akan selalu dialami oleh setiap individu dalam hidupnya. Karena memang, orang hidup pasti memiliki masalah dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda dan selalu diiringi dengan berbagai macam perasaan, mulai dari sedih, senang, kecewa, puas, tertekan, dll.

Senin, 26/06/2017 09:25 1

Qatar

Qatar: 13 Tuntutan Arab Saudi Tidak Masuk Akal

Qatar mengatakan bahwa 13 tuntutan oleh Arab Saudi dan sekutunya untuk mengakhiri blokade mereka tidak "masuk akal" dan "dapat ditindaklanjuti". Demikian dikatakan pada Sabtu (24/06), sehari setelah tuntutan diajukan.

Senin, 26/06/2017 08:40 0

Indonesia

Ustadz Abu Rusydan: Menegakkan Dien untuk Ibadah yang Sempurna

"Jadi sekali lagi satu-satunya kewajiban kita kenapa kok kita hidup itu ya supaya iqomatuddin (menegakkan Dien). Sebab wujud kesempurnaan ibadah kepada Allah subhanahu wa ta'ala itu apabila Dien ini tegak. Kalau tidak maka peribadatannya kepada Allah subhanahu​ wa ta'ala tidak akan pernah berjalan dengan sempurna," imbuhnya.

Senin, 26/06/2017 08:08 0

Foto

Meriahnya Pawai Obor Idul Fitri di Kota Poso

Kemeriahan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H terpancar dari Kota Poso. Ribuan warga turun ke jalan membawa obor memekikkan takbir kemenangan hari raya.

Senin, 26/06/2017 07:44 0

Video Kajian

Ust. Muhajirin Ibrahim: 3 Golongan Manusia III

KIBLAT.NET-  Ust. Muhajirin Ibrahim: 3 Golongan Manusia III. Dalam khutbah ini akan dijelaskan golongan manusia yang...

Senin, 26/06/2017 07:00 0

Close