... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Download

Lapsus Syamina: Geger Pecinan 1740, Kegagalan Manajemen Chaos di Negara Islam Kartasura

Foto: Lapsus Syamina

KIBLAT.NET – Aliansi Jawa-Cina adalah sebuah fakta sejarah yang terlupakan, dan berusaha ditutup-tutupi atau bahkan berusaha dihapus dari ingatan orang Jawa maupun Cina keturunan. Usaha itu terjadi sejak era penjajah Belanda. Belanda berusaha sekuat tenaga agar kedua etnis ini melupakan hubungan harmonis dan kerja sama dalam melawan penjajah Belanda yang membuat penjajah saat itu kalang kabut. Bahkan berusaha ditanam bibit permusuhan dan saling curiga, agar persekutuan Jawa-Cina tidak terulang lagi dan bisa mengancam kekuasaan penjajah Belanda di pulau Jawa dan Nusantara.

Di era Snouck bahkan perkawinan campuran Jawa-Cina atau Pribumi-Cina dipersulit. Hal itu disengaja agar jangan sampai terjadi perkawinan campur yang berujung kedekatan hubungan sosial antara cina-Jawa yang bisa membentuk aliansi politik yang berpotensi mengganggu kestabilan politik penjajah Belanda.

Selain itu dalam status kewarganegaraan juga dibedakan. Cina dan Eropa mempunyai kelas lebih tinggi dan hak-hak istimewa dibanding pribumi Jawa. Perbedaan kelas dan hak yang berbeda membuat warga keturunan Cina merasa lebih tinggi martabatnya sehingga enggan bersosialisasi dengan penduduk pribumi, Jawa. Sebaliknya, orang Jawa –yang merasa dimarjinalkan dan diperlakukan berbeda dengan warga keturunan Cina- merasa bahwa warga keturunan Cina dengan hak-hak istimewa mereka telah bekerjasama dengan penjajah kafir Belanda untuk menindas dan menjajah pribumi. Sehingga timbul sikap permusuhan dan saling curiga diantara kedua etnis yang dahulu pernah seperjuangan melawan Belanda.

Kenapa Belanda begitu takut dan khawatir dengan terulangnya aliansi Jawa- Cina? Belanda begitu takut dan khawatir karena dahulu pasukan gabungan Jawa- Cina telah berhasil membuat porak poranda pertahanan pasukan penjajah. Geger pecinan atau perang sepanjang (karena orang Cina dipimpin Kapiten Sepanjang) yang berlangsung selama empat tahun (1740-1743) terjadi hampir di seluruh pulau Jawa.

Perang ini sering juga disebut sebagai Perang Jawa (Java War), perang terbesar yang pernah dilakukan VOC melawan orang Cina dan Jawa setelah perang melawan Sultan Agung lebih dari seratus tahun sebelumnya (1628). Baca laporan selengkapnya di Lapsus Syamina: Geger Pecinan 1740

 

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Beredar Mie Instan Impor Tanpa Label Halal Rugikan Masyarakat Muslim

Empat merk mie instn mengandung zat babi

Senin, 19/06/2017 21:42 0

Suriah

Enam Rudal Iran Hantam Dier Zour

Garda Revolusi Iran mengumumkan pasukannya menargetkan rudal permukaan menengah ke Dier Zour Suriah. Serangan pertama kalinya yang dilepaskan dari wilayah Iran ini diklaim menyerang markas kelompok yang digambarkan “teroris dan takfiri”.

Senin, 19/06/2017 16:33 0

Palestina

Militer Israel Serbu Masjidil Aqsha, Puluhan Mu’takif Terluka

Situasi mencekam terjadi di Masjidil Aqsha di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan 1438 H. Penjajah Israel terus menambah pasukan di salah satu tempat suci umat Islam itu.

Senin, 19/06/2017 15:01 0

Inggris

Jamaah Shalat Tarawih Jadi Target Serangan Teror di London

Serangan teror menargetkan Muslim London pada Senin (19/06) di Bulan Ramadhan. Sejumlah orang terluka ketika sebuah van menabrak para jamaah yang keluar dari masjid Finsbury Park usai melaksanakan Shalat Tarawih.

Senin, 19/06/2017 13:06 0

Timur Tengah

Jelang Akhir Ramadhan, Raja Kuwait Seru Persatuan Antar Negara Teluk

Penguasa Kuwait meminta kepada negara-negara Teluk Arab untuk mengatasi perselisihan diplomatik dengan Qatar yang telah menyebabkan perpecahan regional terburuk selama bertahun-tahun. Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Saba mengatakan bahwa semua pihak memiliki kewajiban untuk melestarikan kesatuan regional.

Senin, 19/06/2017 11:18 0

Iran

Iran Mengaku Luncurkan Rudal ke Wilayah ISIS di Suriah

Iran mengaku telah meluncurkan rudal balistik melewati Iraq ke wilayah ISIS di Suriah pada Ahad (18/06). Serangan itu diklaim sebagai aksi balas dendam atas serangan ISIS di Teheran pada 7 Juni.

Senin, 19/06/2017 10:08 0

Indonesia

Ormas Macan Ali Bantah Ikut Bubarkan Kajian di Cirebon

Bulan Ramadhan tahun ini dikejutkan dengan insiden pembubaran kajian bertema kristenisasi di Cirebon. Acara kajian pada Ahad (18/06) yang sedianya diisi oleh ustadz Bernard Abdul Jabbar yang diketahui mantan pemeluk agama Kristen itu dibubarkan oleh pihak kepolisian dan sejumlah organisasi masyarakat.

Senin, 19/06/2017 09:25 1

Indonesia

Dianggap Bermuatan SARA, Polisi Bubarkan Kajian Buka Puasa di Cirebon

Acara kajian yang dilanjutkan buka puasa bersama para muallaf dan Aktivis Anti Pemurtadan yang diadakan oleh Forum Silaturahmi Umat dan Alumni 212 se-Cirebon Raya pada Ahad (18/06) dibubarkan oleh aparat kepolisian yang dibantu sejumlah ormas. Acara ini, sedianya menghadirkan ustadz Bernard Abdul Jabbar sebagai pemateri.

Senin, 19/06/2017 09:02 2

Video Kajian

Bagaimana Hukum Lansia yang Tak Sanggup Puasa ?

KIBLAT.NET-  Banyak orang yang lanjut usia dan tak sanggup untuk menjalankan puasa. Bagaimanakah hukumnya menurut...

Senin, 19/06/2017 08:00 0

Libya

Jet Asing Gempur Jihadis Libya, Diyakini Antara Milik Mesir dan UEA

Sejumlah saksi mata mengatakan kepada Al-Jazeera bahwa pesawat tempur itu antara milik UEA dan Mesir. Sedikitnya 15 serangan udara dijatuhkan ke kawasan Ash-Shabiry dan Suq Al-Hut dan kawasan sekitarnya di utara Benghazi. Kawasan tersebut dikontrol oleh pejuang Majelis Syura Benghazi.

Senin, 19/06/2017 06:00 0