... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Sebut Peserta Aksi 212 Bayaran, Kyai Said Diminta Jaga Lisan

Foto: Umat Islam di Indonesia akan menggelar reuni 212 Jilid II. Momentum Aksi Bela Islam pada 2 Desember 2017. Foto: Ratusan ribu kaum Muslimin berkumpul di lapangan Monumen Nasional saat Aksi 212.

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution meminta agar KH. Said Aqil Siradj melakukan tabayun (klarifikasi,red) kepada peserta aksi 212. Sebab, ia menuding para peserta aksi 212 dibayar 300 ribu.

“Ya bagusnya pak Said Aqil tabayun dulu sama peserta aksi dan pimpinan aksi waktu itu, jadi punya dasar,” kata Nasrullah saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (12/06).

Ia juga mengatakan, pihaknya menyayangkan pernyataan yang keluar dari Ketua Umum PBNU tersebut. Menurutnya, pernyataan itu melukai hati peserta aksi 212.

“Apabila statemen tersebut memang benar sepert beliau nyatakan, saya pribadi sangat menyayangkan. Dan tentu saja statemen tersebut sangat melukai peserta aksi yang hadir waktu itu,” tuturnya.

“Tapi saya rasa publik sudah paham dengan pernyataan beliau yang terkadang ngawur dan tidak berdasar,” sambungnya.

Oleh sebab itu, Nasrullah berharap agar Kyai Said lebih bijak dalam berkata. Menurutnya, hal itu diperlukan supaya tidak ada pihak yang dirugikan.

“Saya berharap Pak Said Agil bisa lebih bijak dan berhati-hati dalam mengeluarkan statemen agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan,” tukasnya.

Sebelumnya, saat peluncuran buku ‘Miqat Kebhinekaan’ di Gedung PBNU Pusat pada Jumat (09/06), Kyai Said sempat mengomentari Shalat Jum’at yang dilakukan pada aksi 212 di Monas. Menurutnya, para peserta 212 tidak murni berniat untuk melaksanakan Shalat Jum’at.

BACA JUGA  Bandingkan Nabi Muhammad dan Soekarno, Warganet Ramai-ramai Minta Sukmawati Ditangkap

“Wallahi Shalat Jum’at di Monas itu tidak sah, niatnya bukan shalat,” katanya, sembari menyebut bahwa aksi pada 2 Desember 2016 itu bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan.

“Kalau itu (aksi 212.red)? ada yang niatnya gantikan Pancasila, ada yang niatnya gulingkan Jokowi, ada yang niatnya karena Ahok,” sambungnya.

Bahkan, dalam kesempatan itu Said Aqil juga menuding bahwa peserta aksi dibayar 300 ribu rupiah. “Ada yang niatnya jalan-jalan lihat Monas, dibayar 300 ribu, yg berangkat dari Indramayu, Cirebon,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Jet Tempur AS Bunuh Pasukan Afghanistan, Salah Sasaran?

Sebuah pesawat tempur AS menyerang sebuah patroli polisi perbatasan Afghanistan di provinsi Helmand Sabtu (10/06) malam. Sejumlah polisi dilaporkan tewas dan beberapa lainnya terluka.

Senin, 12/06/2017 11:26 0

Arab Saudi

Arab Saudi: Jamaah Qatar Tetap Diterima untuk Haji dan Umrah

Informasi pada Senin (12/06) ini dikeluarkan untuk membantah kabar larangan bagi jamaah Qatar yang beredar di media sosial. Diketahui, sejumlah media melaporkan pada hari Ahad bahwa jamaah Qatar dilarang untuk masuk ke Mekkah dan dua masjid suci.

Senin, 12/06/2017 10:00 0

Qatar

Qatar: Warga Saudi, UEA, Bahrain Tetap Bebas Tinggal di Negara Ini

Pemerintah Qatar tetap memberikan izin bagi warga dari negara-negara Teluk yang memboikot untuk tetap tinggal. Dalam sebuah pernyataan, Doha tidak akan mengambil tindakan apapun terhadap warga tersebut.

Senin, 12/06/2017 09:17 0

Arab Saudi

Kini Giliran Buku-buku Al-Qaradhawi Diboikot Saudi

Menteri Pendidikan Arab Saudi mendesak pemusnahan buku-buku karya ketua Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) dari dunia pendidikan.

Senin, 12/06/2017 08:40 0

Opini

Anonymous dan Proxy War: Sebuah Ancaman Geopolitik

Di sisi lain, masyarakat telah terpolarisasi sedemikian rupa akibat pemberitaan anonymous yang provokatif. Sesama anak bangsa sudah mulai saling tidak percaya satu sama lain.

Senin, 12/06/2017 07:49 0

Amerika

Gara-gara Ini, Mantan Direktur FBI Disebut ‘Gak Jantan’ oleh Presiden Trump

Presiden Trump (kiri) dan Mantan Direktur FBI, James Comey (kanan).

Senin, 12/06/2017 03:06 0

Analisis

Skandal Kremlingate: Kerjasama Rahasia Trump-Rusia Menangi Pilpres AS

Apa yang dikatakan Comey, dengan penuh ketenangan, adalah fakta-apa adanya. Ini hanyalah salah satu potongan dari kepingan puzzle Skandal Kremlingate.

Senin, 12/06/2017 02:03 0

Turki

Pesepakbola Muslim Karim Benzema Ikut Buka Puasa Bareng Warga

Karim Benzema, merupakan pemain sepak bola profesional yang bermain untuk klub Spanyol, Real Madrid. Ia juga merupakan bagian dari tim nasional Prancis sebagai striker. Ia terlihat turut berbuka puasa dengan pesepak bola Afrika yang tinggal di wilayah Fatih.

Ahad, 11/06/2017 22:57 1

Qatar

Lawan Blokade Saudi Cs, Qatar Ambil Tindakan Hukum

Kepala Komite Hak Asasi Manusia Nasional Qatar (NHRC) Ali bin Smaikh Al Marri mengatakan organisasinya akan menyewa sebuah firma hukum internasional untuk mengatasi kerusakan blokade yang disebabkan oleh Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Ahad, 11/06/2017 22:15 0

Afrika

Ditahan 6 Tahun, Putera Muammar Gadafi Dibebaskan dari Penjara

Selama pemerintahan Gaddafi, Saiful Islam telah menjadi pewarisnya. Saat pemberontakan melawan Gaddafi pecah pada 2011, dia kembali ke Tripoli untuk mendukung ayahnya.

Ahad, 11/06/2017 21:37 0

Close