... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Gara-gara Ini, Mantan Direktur FBI Disebut ‘Gak Jantan’ oleh Presiden Trump

Foto: Presiden Trump (kiri) dan Mantan Direktur FBI, James Comey (kanan).

KIBLAT.NET, Washington – Presiden AS Donald Trump pada hari Ahad, (11/06) menuduh mantan Direktur FBI James Comey sebagai pengecut karena membocorkan laporan pertemuan keduanya.

Sebelumnya, mantan direktur FBI tersebut memberi kesaksian bahwa Trump berusaha untuk menggagalkan penyelidikan terkait  adanya kongkalingkong antara Trump dengan Rusia saat Pilpres.

Comey menyampaikan kesaksian pada sesi dengar pendapat di Senat pada hari Kamis. Di bawah sumpah, ia bersaksi bahwa dia telah meminta seorang “teman” yang diidentifikasi sebagai profesor hukum Universitas Columbia untuk mengeluarkan sebuah memo dari percakapan antara Comey dengan presiden kepada awak pers.

Comey mengatakan bahwa dia berharap melepaskan informasi tersebut melalui media akan mendorong penunjukan penasihat khusus untuk menangani penyelidikan kolusi Trump- Rusia, sebuah taktik yang pada akhirnya terbukti berhasil.

Ia juga menuding Trump sebagai pembohong dan mengatakan bahwa Trump telah mendesaknya untuk meninggalkan penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn. Namun tuduhan ini kemudian ditolak Trump.

Pada hari Jumat, mantan manajer kampanye Presiden Trump, Corey Lewandowski mengkritik Comey dengan sebutan tidak “cukup jantan” karena telah membocorkan memo tersebut melalui temannya daripada melakukannya sendiri.

“Dia memberikan catatannya kepada profesor hukum Columbia karena dia tidak cukup jantan untuk memberikan catatan langsung kepada media saat dia diminta berbicara kepada media,” kata Lewandowski pada sebuah program acara di stasiun NBC, “Today.”

Meskipun Trump mencemooh Comey sebagai “pembocor rahasia”, dia juga mengklaim harus ada “pemulihan nama baik secara total dan lengkap” menyusul kesaksian mantan FBI tersebut. Trump menyoroti konfirmasi Comey bahwa dirinya tidak pernah diperiksa secara pribadi.

 

Sumber: Worldbulletin
Editor: Fajar Shadiq

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Skandal Kremlingate: Kerjasama Rahasia Trump-Rusia Menangi Pilpres AS

Apa yang dikatakan Comey, dengan penuh ketenangan, adalah fakta-apa adanya. Ini hanyalah salah satu potongan dari kepingan puzzle Skandal Kremlingate.

Senin, 12/06/2017 02:03 0

Indonesia

Bersama Walikota Depok, IZI Gelar Makan Bersama 300 Penyapu Jalan

Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali semarakkan bulan Ramadhan dengan menyelenggarakan kegiatan santunan bersama 300 Penyapu Jalanan di Kota Depok.

Ahad, 11/06/2017 21:18 0

Opini

Refleksi Pengaruh Paradigma Positivisme terhadap Penegakan Hukum di Indonesia

Pengaruh positivisme telah menjadikan aparat penegak hukum hanya menegakkan bunyi undang-undang, bukan menegakan keadilan sebagai substansi dari hukum itu sendiri.

Ahad, 11/06/2017 20:48 0

Indonesia

Konvensi Antikorupsi Jilid 2 Resmi Ditutup, Ini Rekomendasinya

Salah satu rekomendasi dan komitmen penting dalam Konvensi Antikorupsi Jilid 2 ini adalah mengulangi kembali komitmen Gerakan Berjamaah Lawan Korupsi yang diinisiasi Pemuda Muhammadiyah.

Ahad, 11/06/2017 20:33 0

Info Event

Mahasiswa Patani Hadiri Diskusi Melayu, Indonesia dan Mindanao: Jaringan Ulama Yang Terlupakan

KIBLAT.NET, Jakarta – Mahasiswa Patani (Selatan Thailand) pada Jumat (09/06) memenuhi undangan acara buka bersama...

Ahad, 11/06/2017 16:59 0

Suara Pembaca

Polri Diminta Tidak Gegabah dalam Penanganan Kasus Habib Rizieq

Gonjang-ganjing kasus Muhammad Habib Rizieq Shihab sampai saat ini belum menemukan titik temu. Polisi harus hati-hati dalam melangkah, karena kasus ini belum jelas akar permasalahannya.

Ahad, 11/06/2017 16:39 0

Artikel

Mengapa Rezim Tiran Pelihara Ketakutan Warga terhadap Aksi Terorisme?

Ada beberapa alasan kenapa ilusi ketakutan terhadap terorisme perlu dijaga. Rasa takut memungkinkan pemerintah untuk mengalihkan perhatian publik dan perdebatan dari masalah sosial dan ekonomi yang belum terselesaikan.

Ahad, 11/06/2017 16:14 0

Indonesia

Kisah Perjuangan Para Dai Ramadhan yang Turun ke Pelosok Sulawesi

Deretan gunung sejauh mata memandang, hamparan padi dan desiran air irigasi menemani perjalanan para dai safari Ramadhan

Sabtu, 10/06/2017 17:18 0

Indonesia

Tanggap Bencana, DPW FPI Poso Turun Membantu Korban Gempa

Gempa berkekuatan 6,6 skala richter telah mengguncang kota Poso pada malam ke-4 Ramadhan tepatnya Senin (29/05).

Sabtu, 10/06/2017 16:55 0

Tarbiyah Jihadiyah

Pelipur Lara Saat Tak Mampu Berjihad

Jihad adalah amalan tertinggi di dalam Islam. Seorang muslim tentunya sangat merindukan berjihad sebagaimana yang telah dicontohkan Rasulullah dan para shahabatnya.

Sabtu, 10/06/2017 16:37 0