... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Mahasiswa Patani Hadiri Diskusi Melayu, Indonesia dan Mindanao: Jaringan Ulama Yang Terlupakan

KIBLAT.NET, Jakarta – Mahasiswa Patani (Selatan Thailand) pada Jumat (09/06) memenuhi undangan acara buka bersama yang diadakan oleh ICRC dan QURETA.

Pada kesempatan itu, sekaligus dilaksanakan kuliah ifthar “Jaringan Ulama Nusantara : Hubungan Islam Indonesia, Selatan Thailand dan Selatan Filipina di Masa Lampau”.

Selaku pembicara, hadir Prof. Dr. Oman Fathurahman (Ahli Filologi, Penelitian PPIN dan Dosen UIN Jakarta). Acara ini diselenggarakan di Hotel Grandhika. Jl. Iskandarshas Raya, Jakarta.

Diskusi tersebut membahas “Melayu – Indonesia dan Mindanao : Jaringan Ulama Yang Terlupakan”. Sumber-sumber manuskrip keislaman menjadi bukti paling empirik tentang watak Islam Nusantara yang kosmopolik, adaptatif dan mampu berdialong dengan keragamaan.

 

Dalam acara tersebut, ICRC dan QURETA membuka “Peluncuran Lomba Esai ICRC dan QURETA” dengan judul “Konflik Krisis Kemanusiaan”.

 

Penulis:

 
Oleh : Zulkifli bin Ahmad (Kholee Nusan).

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suara Pembaca

Polri Diminta Tidak Gegabah dalam Penanganan Kasus Habib Rizieq

Gonjang-ganjing kasus Muhammad Habib Rizieq Shihab sampai saat ini belum menemukan titik temu. Polisi harus hati-hati dalam melangkah, karena kasus ini belum jelas akar permasalahannya.

Ahad, 11/06/2017 16:39 0

Artikel

Mengapa Rezim Tiran Pelihara Ketakutan Warga terhadap Aksi Terorisme?

Ada beberapa alasan kenapa ilusi ketakutan terhadap terorisme perlu dijaga. Rasa takut memungkinkan pemerintah untuk mengalihkan perhatian publik dan perdebatan dari masalah sosial dan ekonomi yang belum terselesaikan.

Ahad, 11/06/2017 16:14 0

Timur Tengah

Blokade Saudi, Qatar Petroleum: Bisnis Berjalan Seperti Biasa

Raksasa energi Qatar Petroleum mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (10/06), bahwa bisnis tetap berjalan seperti biasa meskipun terjadi krisis diplomatik yang melibatkan Doha dan tetangganya di Teluk.

Ahad, 11/06/2017 12:37 1

Amerika

PBB Sebut Hanya Komitmen pada Daftar “Teroris” yang Dikeluarkannya

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen pada daftar “teroris” yang dikeluarkan lembaganya. Hal ini ditegaskan untuk menanggapi daftar “teroris” yang dikeluarkan Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain terhadap individu dan lembaga terkait Qatar.

Ahad, 11/06/2017 12:00 0

Eropa

Juncker: Soal Pertahanan Keamanan, Eropa Tidak Bisa Lagi Bergantung pada Pihak Luar

Ketua Komisi Eropa, Jean-Claude Juncker, pada hari Jumat (09/06) mengatakan bahwa Eropa harus memperhatikan sistem pertahanannya sendiri mengingat telah terjadi perubahan kebijakan di AS. Juncker mengungkapkan pandangannya tersebut saat mempromosikan anggaran pertahanan yang lebih besar yang sebelumnya telah diumumkan oleh Brussel.

Ahad, 11/06/2017 11:37 0

Philipina

Tiga Pekan Belum Kendalikan Marawi, Filipina Datangkan Pasukan Khusus AS

Tiga belas marinir Filipina terbunuh dalam baku tembak dengan gerilyawan Maute saat pasukan Filipina ingin mengambil alih kota Marawi yang dikuasai kelompok itu selama hampir tiga minggu.

Ahad, 11/06/2017 10:51 0

Malaysia

Sikap Tegas Malaysia terkait Boikot Qatar

"Jika mereka datang dalam damai dan tidak menimbulkan masalah maka apa masalahnya?" katanya dalam sebuah konferensi pers di ibukota Malaysia. "Kami tidak punya masalah. Ini adalah negara merdeka. Siapapun diterima asalkan tidak menimbulkan masalah," imbuhnya.

Ahad, 11/06/2017 10:10 0

Wilayah Lain

Hampir 24 Jam, Puasa Umat Islam di Islandia

Pulau Atlantik utara ditempati oleh sekitar 1.500 warga Muslim. Selama Ramadhan, mereka mulai berpuasa sekitar jam 2 pagi waktu setempat hingga sampai sekitar tengah malam. Meski demikian, hal itu tak menyurutkan niat mereka untuk melaksanakan kewajiban puasa tersebut.

Ahad, 11/06/2017 09:38 0

Afghanistan

Menyusup Pasukan Khusus, Pejuang Taliban Tewaskan Tiga Tentara AS

Setidaknya tiga tentara Amerika Serikat tewas dan satu lainnya luka-luka setelah diserang anggota pasukan khusus Afghanistan pada Sabtu siang (10/06) di provinsi Nangarhar. Insiden semacam ini menambah panjang daftar tentara asing yang tewas akibat serangan insider atau serangan dari dalam.

Ahad, 11/06/2017 08:24 0

Turki

Erdogan: Maaf! Kami Akan Terus Memberi Qatar Dukungan

Menurut Erdogan, Saudi dan sejumlah negara lainnya telah menempatkan saudara sebagai musuh.

Sabtu, 10/06/2017 17:53 0