... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Komentari Aksi 212, Said Aqil Sebut Peserta Bayaran dan Sholat Jumat Tidak Sah

Foto: KH Said Aqil Siradj saat peluncuran buku 'Miqat Kebhinekaan' di Gedung PBNU Pusat, Jakarta pada Jumat (09/06).

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj mengatakan bahwa sholat Jumat yang dilakukan pada aksi 212 silam tidak sah. Menurutnya, peserta 212 bukan murni berniat sholat Jumat.

“Wallahi sholat jumat di Monas itu tidak sah, niatnya bukan sholat,” katanya saat peluncuran buku ‘Miqat Kebhinekaan’ di Gedung PBNU Pusat, Jakarta pada Jumat (09/06).

Sebaliknya, ia menyebutkan bahwa aksi bela Islam 2 Desember 2016 bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan.

“Kalau itu (aksi 212.red) ? ada yang niatnya gantikan pancasila, ada yang niatnya gulingkan Jokowi, ada yang niatnya karena Ahok , ” sambungnya.

Bahkan, dalam kesempatan itu Said Aqil juga menuding bahwa peserta aksi dibayar 300 ribu rupiah.

“Ada yang niatnya jalan-jalan lihat Monas, dibayar 300 ribu, ya berangkat dari Indramayu, Cirebon,” tukasnya.

 
Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Komentari Aksi 212, Said Aqil Sebut Peserta Bayaran dan Sholat Jumat Tidak Sah”

  1. hendi

    kyai dungu….

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Munaqosyah

Islam Kaffah VS Islam Separo

Wahai para aktifis, syariat yang mana lagi yang ingin anda tegakkan? Bukankah anda sudah diperbolehkan sholat, difasilitasi haji, pengajian-pun tidak diganggu, anda bisa puasa dengan aman dan tenang, pernikahan sesuai syariat-pun difasilitasi, bahkan sudah disediakan kantor urusan agama, anda lihat bahwa sebagian besar syariat sudah dilaksanakan. Syariat yang belum paling syariat hudud (hukum pidana Islam). Adapun 75% syariat Islam sudah di laksanakan, apalagi yang anda inginkan?

Jum'at, 09/06/2017 16:00 0

Artikel

Inilah Fakta Seputar Ikhwanul Muslimin, Organisasi Islam Tertua di Tanah Arab

Ikhwanul Muslimin akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia.

Jum'at, 09/06/2017 15:48 0

Amerika

Diduga Jadi Inspirator Serangan London, Ulama ASĀ “Dibidik” Polisi

Pejabat pemerintah Eropa dan AS, menyebut para penyerang warga sipil dengan mobil van dan pisau di London pada Sabtu lalu mendapat inspirasi dari seorang ulama AS, Syekh Ahmad Musa Jebril. Syekh Jebril yang telah tinggal di daerah Detroit selama beberapa tahun, disebut oleh pihak berwenang sebagai propagandis online yang mempengaruhi ketiga penyerang tersebut.

Jum'at, 09/06/2017 14:41 0

Qatar

Negara Teluk Memanas, Turki Berjanji Akan Perkuat Militer Qatar

Presiden Recep Tayyib Erdogan mengesahkan keputusan parlemen untuk memperkuat kerjasama militer dengan Qatar.

Jum'at, 09/06/2017 14:17 0

Qatar

Pasca Diblokade Saudi, Qatar Siapkan Kekuatan Militer Besar di Perbatasan?

Media Amerika Serikat, CNN pada Rabu, 7 Juni melaporkan bahwa militer Qatar telah meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi di sepanjang perbatasan selatan dengan Arab Saudi sejak krisis antar negara tesebut dengan Saudi pecah. CNN mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebut namanya.

Jum'at, 09/06/2017 13:25 0

Suriah

Komandan Senior Milisi Syiah Liwa Al-Imam Al-Husain Tewas di Suriah

Komandan senior milisi Syiah Irak, Liwa Al-Imam Al-Husain, Kamis (08/06), akhirnya tewas setelah menderita luka parah. Dia sempat dirawat satu bulan lebih sebelum dinyatakan tewas.

Jum'at, 09/06/2017 13:00 0

Qatar

Selidiki Pernyataan Palsu Emir Qatar, Ini Temuan Tim Investigasi

Pernyataan yang dikaitkan dengan Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani tersebut mengenai isu-isu penting seperti Israel, Iran dan kelompok Islam Palestina Hamas. Memanasnya hubungan membuat Arab Saudi dan sekutu-sekutunya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin lalu.

Jum'at, 09/06/2017 12:12 0

Artikel

Boikot Qatar; Peran Migas Indonesia hingga Isu Syiah

Tulisan ini tidak membahas alasan politis di balik pemutusan hubungan diplomatik Saudi dan negara-negara Teluk lainnya terhadap Qatar. Sebuah sudut pandang yang mengetengahkan bagaimana Qatar berusaha membangun kemandirian ekonomi, praktik keislaman dan sikap politik yang berbeda dengan negara Teluk lainnya.

Jum'at, 09/06/2017 10:52 0

Qatar

Syaikh Qardawi Masuk dalam Daftar “Teroris” Saudi CS

Nama Syaikh Yusuf Qardawi masuk dalam daftar individu-individu dan lembaga teroris menurut Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir. Keempat negara sahabat itu, Jumat dini hari waktu Indonesia (09/06), mengeluarkan daftar orang-orang dan yayasan yang dianggap mengancam keamanan negara mereka.

Jum'at, 09/06/2017 10:46 0

Arab Saudi

Saudi CS Masukkan Individu dan Lembaga terkait Qatar ke Daftar Teroris

Terdaftar sebanyak 26 orang berkebangsaan Mesir, 18 Qatar, 5 Libya, 2 Kuwait, 2 Bahrain, 2 Yordania, 1 UEA, 1 Arab Saudi, 1 Mesir dan lainnya bekewarga negaraan ganda Saudi-Kuwait. Sementara ke 12 yayasan itu terdiri dari 5 yayasan Qatar, 6 Bahrain dan 1 Libya.

Jum'at, 09/06/2017 09:40 0

Close