... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

In Depth

Inilah Fakta Seputar Ikhwanul Muslimin, Organisasi Islam Tertua di Tanah Arab

Foto: Mohamed Mursi kandidat dari Ikhwanul Muslimin terpilih menjadi presiden Mesir pada tahun 2012

KIBLAT.NET, Kairo- Ikhwanul Muslimin akhir-akhir ini menjadi perbincangan hangat di seluruh dunia. Setelah disebut-sebut sebagai salah-satu pemicu  krisis diplomatik antara Qatar dan negara-negara teluk.

Pada Selasa (07/06), Menteri Luar Negeri Arab Saudi saat berkunjung ke Paris mengatakan bahwa “Qatar harus berhenti mendukung Hamas dan Ikhwanul Muslimin.” Pernyataan tersebut lantas menimbulkan berbagai pertanyaan atas latar belakang Ikhwanul Muslimin.

Pernyataan Juber hanya berselang dua hari setelah Mesir, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar. Lantaran, Qatar melindungi Ikhwanul Muslimin yang dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh negara-negara teluk. Lantas, siapakah Ikhwanul Muslimin?

Siapakah Ikhwanul Muslimin?

Didirikan pertama kali di Mesir pada tahun 1928 oleh cendekiawan Islam bernama Hassan Al-Bana. Ikhwanul Muslimin merupakan kelompok Islam dan partai politik tertua di wilayah Arab. Namun, di sejumlah negara keberadaan IM justru dilarang. Misi IM ialah agar sistem pemerintahan Islam secara universal dapat menerapkan hukum dan ajaran Islam dalam bernegara.

Apa pandangan kelompok yang dianut Ikhwanul Muslimin?

Ikhwanul Muslimin fokus pada reformasi sistem politik di dunia Arab. Pemikirannya mencakup gagasan aktivisme politik, tanggung jawab sosial, mengorganisir kegiatan amal, serta program dukungan sosial untuk mereka yang berpenghasilan rendah.

Kendati demikian, ada beberapa perubahan dalam penerapan idelogi sejak beberapa tahun terakhir. Akibat dari pergeseran pergerakan dari kelompok nasionalis menjadi kelompok terlarang. Sehingga, memaksa IM beroperasi di bawah tanah. Akan tetapi, para kadet tetap berpegang pada cita-cita untuk mendirikan sistem pemerintahan Islam.

Siapakah pemimpin Ikhwanul Muslim saat ini?

Pemimpin tertinggi Ikhwanul Muslimin di Mesir adalah Mohamed Badie. Saat ini dia dipenjara dan dijatuhi hukuman seumur hidup serta hukuman mati karena berbagai tuduhan.

Ikhwanul Muslimin ikut berjuang melawan penjajahan

Pada masa-masa awal di Mesir, IM aktif terlibat dalam perjuangan melawan penjajahan Inggris. IM juga bekerja sama dengan Gerakan Free Officers untuk melepaskan Mesir dari sistem monarki.

Namun, perselisihan mulai muncul antara dua kelompok ketika Free Officers yang dipimpin oleh Gamal Abdul Nasser memilih untuk mendirikan sebuah negara sosialis sekuler. IM lantas menentang keras sistem tersebut.

Pada tahun 1950-an, Sayed Qutb tokoh IM terkemuka dipenjara lantaran tuduhan upaya pembunuhan terhadap Gamal Abdel Nasser. Saat masa-masa penahanan Sayed Qutb banyak menulis buku yang menganjurkan perlawanan terhadap rezim Mesir saat itu. Qutb akhirnya dieksekusi pada tahun 1966, namun tulisannya tetap dipelajari oleh banyak pejuang Islam.

IM secara resmi merubah penerapan ideologi organisasinya pada tahun 1970-an saat Presiden Mesir Anwar Sadat berkuasa. IM akhirnya tidak lagi memperjuangkan ideologinya dengan perlawanan fisik melainkan ikut terlibat dalam sistem demokrasi pada tahun 1995.

Baca halaman selanjutnya: Ideologi Ikhwanul Muslimin...

Halaman Selanjutnya 1 2
... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Diduga Jadi Inspirator Serangan London, Ulama AS¬†“Dibidik” Polisi

Pejabat pemerintah Eropa dan AS, menyebut para penyerang warga sipil dengan mobil van dan pisau di London pada Sabtu lalu mendapat inspirasi dari seorang ulama AS, Syekh Ahmad Musa Jebril. Syekh Jebril yang telah tinggal di daerah Detroit selama beberapa tahun, disebut oleh pihak berwenang sebagai propagandis online yang mempengaruhi ketiga penyerang tersebut.

Jum'at, 09/06/2017 14:41 0

Qatar

Negara Teluk Memanas, Turki Berjanji Akan Perkuat Militer Qatar

Presiden Recep Tayyib Erdogan mengesahkan keputusan parlemen untuk memperkuat kerjasama militer dengan Qatar.

Jum'at, 09/06/2017 14:17 0

Qatar

Pasca Diblokade Saudi, Qatar Siapkan Kekuatan Militer Besar di Perbatasan?

Media Amerika Serikat, CNN pada Rabu, 7 Juni melaporkan bahwa militer Qatar telah meningkatkan kewaspadaan tingkat tinggi di sepanjang perbatasan selatan dengan Arab Saudi sejak krisis antar negara tesebut dengan Saudi pecah. CNN mengutip seorang pejabat AS yang tidak disebut namanya.

Jum'at, 09/06/2017 13:25 0

Suriah

Komandan Senior Milisi Syiah Liwa Al-Imam Al-Husain Tewas di Suriah

Komandan senior milisi Syiah Irak, Liwa Al-Imam Al-Husain, Kamis (08/06), akhirnya tewas setelah menderita luka parah. Dia sempat dirawat satu bulan lebih sebelum dinyatakan tewas.

Jum'at, 09/06/2017 13:00 0

Qatar

Selidiki Pernyataan Palsu Emir Qatar, Ini Temuan Tim Investigasi

Pernyataan yang dikaitkan dengan Emir Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani tersebut mengenai isu-isu penting seperti Israel, Iran dan kelompok Islam Palestina Hamas. Memanasnya hubungan membuat Arab Saudi dan sekutu-sekutunya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada Senin lalu.

Jum'at, 09/06/2017 12:12 0

Indonesia

Tak Diizinkan Aksi di Dalam Masjid Istiqlal, Presidium Alumni 212: Kita Aksi di Luar

Pengurus Masjid Istiqlal dilaporkan tidak mengizinkan mengizinkan umat Islam untuk melaksanakan Aksi Bela Ulama di dalam masjid. Menurut surat edaran, pihak masjid beralasan bahwa masjid telah memiliki agenda rutin usai Shalat Jumat.

Jum'at, 09/06/2017 11:30 0

Indonesia

Din: Krisis Qatar Terkait Kunjungan Donald Trump ke Arab Saudi

"Ini saya kira sebuah perintah dan pesan, maka tuduhan dari Saudi Arabia bahwa Qatar mendukung terorisme itulah yang harus di-tabayun-kan," tuturnya.

Jum'at, 09/06/2017 10:50 0

Qatar

Syaikh Qardawi Masuk dalam Daftar “Teroris” Saudi CS

Nama Syaikh Yusuf Qardawi masuk dalam daftar individu-individu dan lembaga teroris menurut Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir. Keempat negara sahabat itu, Jumat dini hari waktu Indonesia (09/06), mengeluarkan daftar orang-orang dan yayasan yang dianggap mengancam keamanan negara mereka.

Jum'at, 09/06/2017 10:46 0

Indonesia

JPU Cabut Banding, Pemuda Muhammadiyah: Kembalikan Ahok ke Cipinang!

Saksi pelapor Ahok dari Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman menilai langkah yang diambil JPU mencabut banding sudah tepat. Menurutnya, jika hal itu tidak dilakukan akan memperburuk citra kejaksaan.

Jum'at, 09/06/2017 10:10 0

Arab Saudi

Saudi CS Masukkan Individu dan Lembaga terkait Qatar ke Daftar Teroris

Terdaftar sebanyak 26 orang berkebangsaan Mesir, 18 Qatar, 5 Libya, 2 Kuwait, 2 Bahrain, 2 Yordania, 1 UEA, 1 Arab Saudi, 1 Mesir dan lainnya bekewarga negaraan ganda Saudi-Kuwait. Sementara ke 12 yayasan itu terdiri dari 5 yayasan Qatar, 6 Bahrain dan 1 Libya.

Jum'at, 09/06/2017 09:40 0