... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Parlemen Turki Setujui Penyebaran Pasukan di Qatar

Foto: Militer Turki

KIBLAT.NET, Ankara – Parlemen Turki, Rabu (07/06), menyetujui penguatan kerja sama militer antara Turki dan Qatar. Persetujuan ini terjadi setelah desakan pemerintah Turki kepada parlemen menyusul boikot yang dialami Qatar.

Turki dan Qatar telah menyetujui kerja sama militer pada 2015 dan disempurnakan pada November 2016. Kerja sama itu memungkinkan Turki membangun pangkalan militer dan menempatkan pasukan di Qatar.

Perjanjian itu juga mencakup latihan bersama di darat, udara dan laut. Para ahli militer Turki juga diperbolehkan mengupdate angkatan bersenjata Qatar.

Persetujuan ini langsung disambut oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Perjanjian kerja sama dengan Qatar pun kini memasuki tahap yang lebih luas.

Pergerakan ini nampaknya sebagai bentuk dukungan kepada Turki. Boikot yang dilakukan Saudi dan sekutu-sekutu Teluknya kepada Qatar membuat negara tersebut berdiri sendiri.

Erdogan Selasa lalu menyatakan menolak boikot terhadap Qatar. Ia bahkan menegaskan negaranya akan meningkatkan hubungan dengan negara tersebut.

Presiden Turki juga menolak tuduhan “mendukung teroris” yang diarahkan kepada Qatar. “Menuduh Qatar mendukung teroris menurut saya adalah tuduhan bahaya,” tegas Erdogan.

“Saya kenal baik dengan para pemimpin Qatar. Jika benar seperti itu, saya pasti menjadi kepala negara pertama yang menolak mereka,” imbuhnya.

Sebelumnya, juru bicara Erdogan mengatakan bahwa negaranya tengah melakukan upaya diplomatik untuk menyelesaikan krisis yang terjadi antara Doha dan negara-negara Teluk.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Jazeera


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tiap Hari, Masjid Al-Ikhlas Bandara Bali Sediakan Ratusan Porsi Buka Puasa

Masjid Al-Ikhlas, di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali menjadi salah satu lokasi buka bersama kaum muslimin di Bali. Ratusan paket menu buka puasa disiapkan takmir setiap harinya.

Kamis, 08/06/2017 12:55 0

Indonesia

Berburu Takjil Buka Puasa di Kawasan Kuta, Bali

Langit di atas kawasan Kuta, Badung, Bali telah berubah jadi jingga saat waktu menunjukkan pukul 16.30 WITA. Saat itu kerumunan orang terlihat sudut Jalan Dewi Sartika.

Kamis, 08/06/2017 11:53 0

Indonesia

Fadli Zon: Isu Persekusi Muncul Karena Hukum Tak Berjalan

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengungkapkan bahwa munculnya isu persekusi belakangan ini, tak lepas dari masih lemahnya upaya penegakkan hukum di Indonesia. Sebab, hukum tidak dijalankan dengan adil.

Kamis, 08/06/2017 05:10 0

Indonesia

Din Desak Dunia Internasional Tak Perkeruh Krisis di Negara Teluk

"Kami mengingatkan kepada dunia internasional untuk tidak memperkeruh suasana dengan isu-isu diplomatik yang antagonistik, hegemonik, tiranic dan politik pecah belah dalam pentas hubungan internasional," katanya dalam konferensi pers di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Rabu (07/06).

Kamis, 08/06/2017 04:20 0

Indonesia

MUI Minta Pemerintah Ambil Langkah Damaikan Negara Teluk

"Kami mendukung pemerintah Indonesia mengambil langkah islah dengan segera dan mendesak sidang darurat OKI untuk menghindari perpecahan dan peperangan dengan mengacu kepada prinsip-prinsip piagam OKI," kata Din dalam konferensi pers di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Rabu (07/06).

Kamis, 08/06/2017 03:45 0

Indonesia

Din Menilai Krisis Saudi-Qatar Dapat Hancurkan Peradaban Islam

etua Dewan Pertimbangan MUI, Prof. Din Syamsuddin menegaskan bahwa MUI menyatakan keprihatinan atas krisis diplomatik antara Saudi dan sejumlah negara Teluk dengan Qatar. Ia mengaku khawatir kejadian ini dapat menciptakan kehancuran peradaban Islam.

Rabu, 07/06/2017 16:50 0

Indonesia

Kader Dituding Makar, Fokal IMM Adukan ke Komnas HAM

Selain itu, kepada Komnas HAM, Pedri menegaskan bahwa Zainudin tidak mungkin melakukan makar. Sebab, ia hanya mahasiswa biasa yang tidak memiliki kekuatan besar. "Zainudin cuma mahasiswa biasa. Yang uang jajannya masih minta orang tua," tukas Pedri.

Rabu, 07/06/2017 14:19 0

Indonesia

GNPF-MUI Seru Umat Islam Qunut Nazilah Doakan Ulama, Ada Apa?

"Ada gerakan serentak, terencana dan terstruktur berupa labelling terhadap ulama, pimpinan oposisi dan aktivis Islam yang menjalankan dakwah amar ma'ruf nahyi mungkar di bidang politik sebagai pihak yang seolah anti atau kurang menjaga sikap diri terhadap dasar negara pancasila, keberagaman atau kebhinekaan, dan keutuhan NKRI," katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Selasa (06/06).

Rabu, 07/06/2017 10:30 0

Tazkiyah

Al-Quds Ibu Kota Israel? Inilah Tanggapan Anak-anak Gaza

"Tidak ada negara bernama Israel,"jawab Sami dengan tegas,"Tidak ada itu yang namanya negara Israel, mereka cuma pemukim dari luar negeri yang datang ke negara kita." lanjut Sami dengan mata berkaca-kaca.

Rabu, 07/06/2017 10:00 0

Indonesia

GNPF-MUI Desak Presiden Hentikan Kriminalisasi Ulama

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Ustadz Bachtiar Nasir menyayangkan munculnya kriminalisasi pada ulama dan aktivis Islam. Maka, ia meminta kepada presiden mengambil langkah tegas untuk menghentikan tindakan ini.

Rabu, 07/06/2017 09:35 0

Close