... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ekspansi Serangan Al-Syabaab ke Kenya

Foto: Ekspansi Serangan Al-Syabaab Ke Kenya

KIBLAT.NET, Kenya – Kelompok jihadis cabang al-Qaidah di Afrika Timur, Syabaab al-Mujahidin, dalam beberapa pekan terakhir telah meningkatkan ritme operasional mereka di bagian utara Kenya. Puluhan orang dilaporkan tewas akibat aksi-aksi ambush maupun serangan bom improvisasi (IEDs) di propinsi Garissa, Mandera, dan Lamu.

Juru bicara militer al-Syabaab Abdul Aziz Abu Mus’ab merilis pernyataan melalui sayap media mereka, Shahada News, bahwa jihadis telah melancarkan 11 serangan di dalam wilayah Kenya selama periode 3 pekan. Namun banyak laporan lain menyebut serangan al-Syabaab lebih dari itu. Sebagian besar serangan terjadi di propinsi Garissa bagian utara Kenya yang berbatasan dengan Somalia.

Pada tanggal 8 Mei lalu, tujuh perwira polisi Kenya mengalami luka-luka di dekat kota Liboi setelah kendaraan mereka terkena ranjau darat. Empat hari kemudian, al-Syabaab menyerang kota Amuma. Tanggal 16 Mei, empat orang tewas di dekat Liboi juga akibat terkena bom IEDs.

Seminggu kemudian, tiga perwira polisi tewas di kota yang sama terkena IEDs. Di hari berikutnya, lima perwira polisi lainnya meregang nyawa di dekat lokasi yang sama. Tanggal 2 Juni, seorang tewas menyusul serangan al-Syabaab ke kota Fafi. Dan hari ini, Kamis (08/06) bom IEDs al-Syabaab memakan korban empat orang tewas di pinggiran kota Kulan.

Di daerah Mandera dilaporkan juga terjadi serangan dengan frekuensi tinggi. Al-Syabaab kembali dituding atas terjadinya insiden yang menewaskan 2 pekerja tambang pada tanggal 12 Mei lalu. Berikutnya, tanggal 16 Mei, pejuang-pejuang al-Syabaab menargetkan pejabat pemerintah di kota Omar Jillo mengakibatkan seorang tewas dan dua lainnya ditawan.

BACA JUGA  Corona Menyebar, Begini Ratapan Tahanan Politik di Penjara "Kalajengking" Mesir

Sehari kemudian, sebuah kendaraan menginjak ranjau IEDs. Tanggal 24 Mei, lima perwira polisi tewas di Mandera dalam sebuah operasi upaya penculikan terhadap gubernur propinsi Mandera.

Sementara di propinsi Lamu, delapan orang termasuk tujuh perwira polisi tewas akibat serangan dengan menggunakan bom IEDs di daerah Baure pada tanggal 31 Mei. Di hari yang sama, dua perwira polisi lainnya menjadi korban bom IEDs saat mencoba menetralisir serangan sebelumnya. Hari Rabu (07/06) kemarin, konvoi militer Kenya menjadi target serangan di daerah Wajir, namun belum ada laporan jumlah korban.

Al-Syabaab memiliki reputasi panjang dalam melancarkan operasi militer di dalam negeri Kenya, dan seringnya terjadi di perbatasan dengan Somalia. Banyak di antara serangan lintas-batas itu dilakukan oleh divisi Jaisyul Aiman di bawah al-Syabaab yang secara khusus bertanggung jawab atas model serangan semacam itu.

Jihadis al-Syabaab juga dituding berada di balik serangan mematikan di Universitas Garissa pada akhir 2015 lalu yang menewaskan 148 orang dan melukai lebih banyak lainnya. Tahun 2013, al-Syabaab terkait dengan serangan di mall Westgate di ibukota Nairobi.

Meningkatnya ritme serangan al-Syabaab ini terjadi seiring dengan semakin gencarnya kelompok itu melancarkan perang urat-syaraf terhadap Kenya. Selama beberapa tahun terakhir, Kenya ikut terlibat memerangi al-Syabaab di Somalia.

Dua pekan lalu, dalam sebuah rilisan video juru bicara Ali Mahmoud Rage menyerukan kepada para jihadis Kenya untuk membentuk unit pasukan. Berbicara kepada para lulusan kamp pelatihan al-Syabaab di Somalia, Rage mengatakan, “ Kalian harus menjadi pasukan yang akan membebaskan Kenya sehingga kita bisa kembali berkumpul dengan keluarga dan sanak sudara kita lainnya di negeri yang mulia.”

BACA JUGA  Revisi Undang-undang, Gabon Bersiap Legalkan LGBT

Intensitas dan frekuensi serangan-serangan dan propaganda al-Syabaab terhadap Kenya tidak mungkin menurun karena kelompok jihadis ini terus meraih kemajuan dan semakin kuat. Beberapa tahun terakhir, sejumlah wilayah yang pernah lepas saat operasi AMISOM digelar pada tahun 2011 kembali dikuasai oleh al-Syabaab yang meliputi beberapa kota dan wilayah pedalaman di bagian selatan Somalia. Selain itu, al-Syabaab juga aktif melancarkan serangan berani mati, termasuk menggunakan taktik gerilya ke dalam ibukota Mogadishu dan sekitarnya.

 

Reporter: Yasin Muslim
Sumber: The Long War Jorunal


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tiap Hari, Masjid Al-Ikhlas Bandara Bali Sediakan Ratusan Porsi Buka Puasa

Masjid Al-Ikhlas, di kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali menjadi salah satu lokasi buka bersama kaum muslimin di Bali. Ratusan paket menu buka puasa disiapkan takmir setiap harinya.

Kamis, 08/06/2017 12:55 0

Indonesia

Berburu Takjil Buka Puasa di Kawasan Kuta, Bali

Langit di atas kawasan Kuta, Badung, Bali telah berubah jadi jingga saat waktu menunjukkan pukul 16.30 WITA. Saat itu kerumunan orang terlihat sudut Jalan Dewi Sartika.

Kamis, 08/06/2017 11:53 0

Indonesia

Fadli Zon: Isu Persekusi Muncul Karena Hukum Tak Berjalan

Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengungkapkan bahwa munculnya isu persekusi belakangan ini, tak lepas dari masih lemahnya upaya penegakkan hukum di Indonesia. Sebab, hukum tidak dijalankan dengan adil.

Kamis, 08/06/2017 05:10 0

Indonesia

Din Desak Dunia Internasional Tak Perkeruh Krisis di Negara Teluk

"Kami mengingatkan kepada dunia internasional untuk tidak memperkeruh suasana dengan isu-isu diplomatik yang antagonistik, hegemonik, tiranic dan politik pecah belah dalam pentas hubungan internasional," katanya dalam konferensi pers di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Rabu (07/06).

Kamis, 08/06/2017 04:20 0

Indonesia

MUI Minta Pemerintah Ambil Langkah Damaikan Negara Teluk

"Kami mendukung pemerintah Indonesia mengambil langkah islah dengan segera dan mendesak sidang darurat OKI untuk menghindari perpecahan dan peperangan dengan mengacu kepada prinsip-prinsip piagam OKI," kata Din dalam konferensi pers di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Rabu (07/06).

Kamis, 08/06/2017 03:45 0

Indonesia

Din Menilai Krisis Saudi-Qatar Dapat Hancurkan Peradaban Islam

etua Dewan Pertimbangan MUI, Prof. Din Syamsuddin menegaskan bahwa MUI menyatakan keprihatinan atas krisis diplomatik antara Saudi dan sejumlah negara Teluk dengan Qatar. Ia mengaku khawatir kejadian ini dapat menciptakan kehancuran peradaban Islam.

Rabu, 07/06/2017 16:50 0

Indonesia

Kader Dituding Makar, Fokal IMM Adukan ke Komnas HAM

Selain itu, kepada Komnas HAM, Pedri menegaskan bahwa Zainudin tidak mungkin melakukan makar. Sebab, ia hanya mahasiswa biasa yang tidak memiliki kekuatan besar. "Zainudin cuma mahasiswa biasa. Yang uang jajannya masih minta orang tua," tukas Pedri.

Rabu, 07/06/2017 14:19 0

Indonesia

GNPF-MUI Seru Umat Islam Qunut Nazilah Doakan Ulama, Ada Apa?

"Ada gerakan serentak, terencana dan terstruktur berupa labelling terhadap ulama, pimpinan oposisi dan aktivis Islam yang menjalankan dakwah amar ma'ruf nahyi mungkar di bidang politik sebagai pihak yang seolah anti atau kurang menjaga sikap diri terhadap dasar negara pancasila, keberagaman atau kebhinekaan, dan keutuhan NKRI," katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Selasa (06/06).

Rabu, 07/06/2017 10:30 0

Tazkiyah

Al-Quds Ibu Kota Israel? Inilah Tanggapan Anak-anak Gaza

"Tidak ada negara bernama Israel,"jawab Sami dengan tegas,"Tidak ada itu yang namanya negara Israel, mereka cuma pemukim dari luar negeri yang datang ke negara kita." lanjut Sami dengan mata berkaca-kaca.

Rabu, 07/06/2017 10:00 0

Indonesia

GNPF-MUI Desak Presiden Hentikan Kriminalisasi Ulama

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI), Ustadz Bachtiar Nasir menyayangkan munculnya kriminalisasi pada ulama dan aktivis Islam. Maka, ia meminta kepada presiden mengambil langkah tegas untuk menghentikan tindakan ini.

Rabu, 07/06/2017 09:35 0

Close