... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Khazanah

Berkat Ramadhan, Derajatnya Lebih Tinggi Daripada Saudaranya yang Mati Syahid

Foto: ilustrasi

KIBLAT.NET –  Ramadhan memang menyimpan banyak fadhilah dan kemuliaan bagi setiap hamba. Selain dibukakan pintu surga, ditutup pintu neraka dan dibelenggu setan-setan, bulan suci ini juga menjajikan lipatan pahala yang tak terhingga jumlahnya.

Sebuah riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu menyebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى

Setiap amalan kebaikan anak Adam akan dilipatgandakan menjadi 10 hingga 700 kali dari kebaikan yang semisal. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman (yang artinya), “Kecuali puasa, amalan tersebut untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya karena dia telah meninggalkan syahwat dan makanannya demi Aku.” (HR. Muslim no. 1151)

Karena itu, Ramadhan menjadi waktu yang ditunggu-tunggu oleh setiap hamba untuk menjemput ampunan Allah serta meningkatkan derajat-nya di akhirat kelak. Dahsyatnya nilai keutamaan amal di bulan tersebut bisa tergambarkan dalam riwayat berikut ini.

Sebuah hadis yang diriwayatkan dari sahabat Thalhah bin Ubaidillah diterangkan bahwa ada dua orang shahabat, keduanya bersaudara. Salah seorang dari keduanya berangkat perang. Ia adalah orang yang lebih bersemangat dalam beramal dibanding saudaranya. Kemudian ia pun mati syahid. Sementara yang satu lagi masih diberi umur panjang hingga satu tahun setelah saudaranya tersebut syahid.

Beberapa waktu kemudian Thalhah radhiallahu ‘anhu bermimpi melihat bahwa laki-laki yang meninggal dunia belakangan lebih tinggi derajatnya. Lalu keesokan harinya, Thalhah menceritakan mimpinya kepada orang-orang, dan mereka pun heran. Lalu menyanyakan perihal tersebut kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Mendapat pertanyaan tersebut, Rasulullah pun bertanya, “Bukankah orang ini hidup satu tahun setelahnya dan mendapatkan bulan Ramadhan lalu ia berpuasa? Mereka menjawab, ‘Betul,’ Bukankah Ia juga telah mengerjakan shalat ini dan itu dengan beberapa sujud dalam setahun?” Mereka menjawab, “Betul,” Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kembali bersabda:

فَمَا بَيْنَهُمَا أَبْعَدُ مِمَّا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ

 “Sungguh, sangat jauh perbedaan antara keduanya (dalam kebajikan) bagaikan antara langit dan bumi.” (HR. Ibnu Majah, no; 3925, Ahmad, no: 1349, hadis dari Thalhah bin Ubaidillah dan dishahihkan oleh Al-Albani)

Hadis di atas tentu bukan dalam rangka menunjukkan ibadah puasa lebih tinggi derajatknya daripada Jihad. Sebab, bagaimana pun jihad fi sabilillah tetap merupakan puncak amal yang tertinggi dalam Islam. Makna hadis di atas adalah keberkahan umur seseorang yang mendapati bulan Ramadhan. sehingga dengan seperti itu ia berkesempatan untuk mendapatkan perolehan pahala yang lebih banyak. Bukankah Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling panjang umurnya dan baik amalannya.” (HR. Tirmizi)

 

Penulis: Fakhruddin

 

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Bulan Sabit Merah Turki Bantu 4,5 Juta Warga Suriah

Organisasi kemanusiaan Turkish Red Crescent Society atau dikenal Bulan Sabit Merah Turki mengirimkan bantuannya kepada korban perang Suriah. Tercatat sebanyak 4,5 juta orang mendapat bantuan dari organisasi tersebut. Demikian menurut laporan kepala organisasi tersebut pada Selasa (30/05).

Rabu, 31/05/2017 16:15 0

Rilis Syamina

Kajian Syamina: Melawan Sistem Jahiliah

KIBLAT.NET – Agama sering mengartikulasikan worldview (cara pandang hidup) secara tajam dengan membedakan antara tatanan...

Rabu, 31/05/2017 13:38 0

Opini

Peran Keluarga dalam Pendidikan Anak

Keluarga adalah pemeran utama dalam pendidikan anak. Oleh karena itu orangtua harus menjadi mentor terbaik bagi anak-anaknya. Sebab, Allah SWT sebenarnya telah "mendistribusikan" kecerdasan itu merata pada setiap anak di muka bumi.

Rabu, 31/05/2017 11:52 0

Tazkiyah

Masuk Islam Karena Firasat Tajam Ulama

Al-Junaid pun diam dan menundukkan kepalanya. Kemudian ia mengangkat kepalanya dan berkata, “Masuk Islamlah karena waktumu untuk masuk Islam telah tiba.”

Rabu, 31/05/2017 10:01 0

Timur Tengah

Organisasi HAM: UEA Lakukan Kejahatan di Libya dan Yaman

Dalam sebuah pernyataan yang didapat portal arabi21.com pada Selasa (30/05), organisasi yang mengambil markas di Inggris itu mendesak pemerintah London menghentikan ekspor senjata dan membatalkan lisensi yang diberikan kepada UEA tahun ini. 2016 kemarin, Inggris menandatangani509 kesepakatan ekspor senjata ke UEA yang bernilai 182 juta pounds, dengan berbagai jenis senjata pertahanan dan menyerang.

Rabu, 31/05/2017 06:15 0

Info Event

Yayasan Al Manarah Al Islamiyah Luncurkan Program Wakaf Sejuta Al-Qur’an

Indonesia adalah negara berpenduduk lebih dari 250 juta jiwa, 80%-nya beragama Islam. Dengan asumsi setiap...

Rabu, 31/05/2017 06:14 0

Indonesia

Habib Rizieq Tersangka, Pengacara: Logika Hukumnya Bagaimana Itu?

Pengacara Habib Rizieq Syihab, Eggi Sudjana, menegaskan bahwa penetapan tersangka kepada kliennya tidak tepat. Menurutnya, dalam kasus ini, Habib Rizieq dijadikan saksi saja tidak tepat, apalagi menjadi tersangka.

Rabu, 31/05/2017 05:41 1

Afrika

Sasar Wilayah Sipil, Serangan Mesir ke Derna Libya Tuai Kecaman

Mesir telah melakukan kejahatan perang di Derna, Libya karena menyerang sasaran sipil, bukan militer. Oleh karena itu, Majelis Syura Mujahidin Derna pada Senin (29/05) mengecam tindakan tersebut.

Selasa, 30/05/2017 23:00 0

Rilis Syamina

Lapsus Syamina: Terorisme Negara

Gagasan bahwa “terorisme adalah senjata bagi yang lemah” telah menjadi sebuah kebenaran yang seolah tidak bisa disangkal lagi. Kita sering diberitahu bahwa para aktor non-negara yang sudah putus asa, dengan kekuatan dan sumber daya yang terbatas, lah yang nekad melakukan kekerasan yang ngawur dan mengerikan. Sedangkan negara digambarkan hanya sekadar melakukan pembelaan diri untuk melindungi orang-orang tak berdosa.

Selasa, 30/05/2017 22:22 0

Philipina

Tawaran Duterte untuk Habisi Maute Belum Disambut Para Militan

Kelompok militan Muslim dan pemberontak komunis di Filipina pada Selasa (30/05) menyatakan tidak sepakat dengan kelompok Maute yang melakukan operasi di wilayah Marawi, Mindanao. Namun, mereka tidak memberi sinyal akan merespon ajakan Presiden Rodrigo Duterte untuk berperang bersama pasukan pemerintah untuk melawan kelompok yang terkait dengan ISIS tersebut.

Selasa, 30/05/2017 21:42 0

Close