... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Duterte kepada Tentara: Anda Perkosa 3 Wanita, Saya yang Bertanggung Jawab

Foto: Presiden Filipina, Rodrigo Duterte saat mengunjungi camp militer di Kota Iligan pada Jumat (26/05) (foto: Reuters)

KIBLAT.NET, Mindanou – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengizinkan tentaranya yang terlibat dalam operasi Marawi memperkosa wanita. Selain itu, ia juga mengklaim akan bertanggung jawab dengan seluruh pelanggaran selama darurat militer berlangsung.

“Untuk darurat militer ini dan akibat maupun konsekuensi pelaksanaannya, saya sendiri yang akan bertanggung jawab. Lakukan tugas Anda, saya akan uruskan yang lain,” ungkapnya pada Jumat (26/05) dalam sebuah pidato di hadapan tentara Filipina di militer, Kota Iligan, Mindanou.

“Sala rela dipenjaran karena Anda,” ungkapnya mengacu kepada tentara yang melakukan pelanggaran. Lalu dia bergurau,”Jika Anda memperkosa tiga wanita, saya yang akan mengaku bahwa ‘sayalah pelakunya’,” sambungnya.

Menurut laporan Reuters, ungkapan Duterte tersebut merupakan lelucon. Presiden Filipina tersebut dikenal kerap mengeluarkan pernyataan ofensif namun berdalih bahwa pernyataan demikian hanya sebagai candaan.

Ini bukan pertama kalinya Duterte mengeluarkan lelucon kontroversi. Sebelumnya, dihadapan publik ia menceritakan tentang kerusuhan penjara tahun 1989 di kota Davao dimana ada seorang wanita misionaris Australia terbunuh. Menurutnya, narapidana telah memperkosanya secara bergilir.

Ia mengatakan bahwa korban tersebut cantik. Selanjutnya, ia menyebutkan walikota kota Davao seharusnya yang pertama kali memperkosa wanita itu. Pernyataan tersebut lantas telah menyebabkan kemarahan publik menjelang pemilu tahun lalu. Ia kemudian minta maaf dan mengatakan bahwa dia tidak bermaksud merendahkan martabat wanita ataupun korban pemerkosaan.

BACA JUGA  Pria Asal Sukabumi Ini Rela Berkuda untuk Hadiri Reuni 212

Duterte terkenal dengan gaya pidatonya yang sering memuat ungkapan senonoh, ancaman dan lelucon tentang subjek yang tabu. Bahkan akibat ulahnya, tidak sedikit perasaan orang-orang yang tersinggung.

Sebagaimana diketahui, sejak Selasa 24 Mei 2017 pemerintah Filipina mengumumkan darurat militer dan mengungsikan penduduk kota Marawi, Mindanou. Pengumuman itu merespon operasi militer untuk melawan kelompok Islam yang diduga terkait ISIS.

Kendati demikian, kelompok HAM dan beberapa anggota parlemen mengkritisi keputusannya. Menurut mereka tindakan tersebut berlebihan dan ungkapanya itu dapat menyebabkan penyalahgunaan tugas oleh tentara yang terlibat operasi.

 

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: Reuters

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pesan Ramadhan KH Abdurrasyid Abdullah Syafii: Setop Melawan Perintah Allah

"Mari kita sambut bulan yang gembira, sayyidus suhuur, penghulu sekalian bulan"

Ahad, 28/05/2017 13:51 0

Indonesia

Indonesia Sepakat Tukar Data Intelijen dengan Negara Lain untuk Lawan Terorisme

Menurut Menko Polhukam sebanyak 54 negara telah sepakat untuk bertukar data intelijen

Ahad, 28/05/2017 13:32 0

Video Kajian

Apakah Kentut di Air Batalkan Puasa?

KIBLAT.NET – Apakah Kentut di Air Batalkan Puasa? Puasa Ramadhan adalah suatu kewajiban setiap umat...

Ahad, 28/05/2017 12:29 0

Opini

Puasa  Bukan Sekedar Sambutan, Puasa Harus Menggembirakan

Kunci utama dalam meraih kesuksesan untuk menggapai ibadah yang berkualitas adalah ikhlas, mengenal Allah, dan mencintai Allah.

Ahad, 28/05/2017 07:09 0

Tarbiyah Jihadiyah

Awas, Munafik Tanpa Sadar

Orang-orang yang secara tidak sadar terjerumus dalam kemunafikan, secara tidak langsung pula ia menjadi musuh bebuyutan umat Islam.

Ahad, 28/05/2017 05:30 0

Indonesia

Pemerintah Secepatnya Hubungi DPR untuk Selesaikan RUU Anti-Terorisme

"Indonesia tidak bisa menjadi sasaran empuk terorisme. Enggak bisa kita dengan undang-undang yang sangat lemah menghadapi hal itu. Itulah presiden mendesak agar segera kita menyelesaikan undang-undang ini," kata Wiranto.

Sabtu, 27/05/2017 23:10 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Mataram Resmikan Satgas Advokasi

Dalam kesempatan itu, Ketua Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah bidang hukum Faisal juga menyampaikan jika Satgas Advokasi akan sangat berguna bagi kepentingan umat.

Sabtu, 27/05/2017 22:05 0

Indonesia

MUI kepada Non-Muslim: Hormati Umat Islam yang Menjalankan Puasa

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan bahwa umat beragama selain Islam harus menghormati umat Islam yang berpuasa.

Sabtu, 27/05/2017 16:54 0

Indonesia

‘Istiqlal Ramadlan Fair’ Meriahkan Puasa Ramadhan di Masjid Istiqlal

Memasuki bulan suci Ramadhan 1438 H, Masjid Istiqlal memeriahkan puasa dengan menggelar bazar yang menyediakan berbagai barang dan acara menarik.

Sabtu, 27/05/2017 16:27 0

Indonesia

Selama Ramadhan, Masjid Istiqlal Sediakan 3.000 hingga 5.000 Porsi Takjil Gratis

Pengurus Masjid Istiqlal Jakarta menyediakan 3.000 sampai 5.000 takjil gratis kepada jemaah selama bulan suci Ramadhan 2017M/1438H.

Sabtu, 27/05/2017 15:46 0

Close