... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muncul Anggapan Ledakan Kampung Melayu Terkait Bom Manchester, Begini Kata Mabes Polri

Foto: Konferensi pers di Mabes Polri, paska insiden pemboman di Terminal Kampung Melayu.

KIBLAT.NET, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia tak memastikan adanya kaitan ledakan bom di terminal Kampung Melayu dengan serangan di Manchester. Masih dilakukan penelitian terkait hal itu.

Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Mabes Polri masih menduga ledakan di Kampung Melayu terkait dengan ISIS. Polisi pun masih melakukan pendalaman terkait dugaan itu.

Sementara, beredar pula anggapan bom di Terminal Kampung Melayu ada kaitannya dengan bom saat konser musik di Manchester dan di Marawi, Filipina. Saat ditanyai kaitan dua kejadian itu, kepolisian mengaku masih mendalami kemungkinan tersebut.

“Nanti akan kita teliti. Apakah ada kaitannya atau tidak, akan kita rilis lagi,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol. Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/05).

Sementara itu, Karopenmas Div Humas Mabes Polri, Kombes Awi Setiyono mengatakan bahwa sebelumnya Kepolisian dan Densus 88 sudah ada warning dari pimpinan pasca kejadian di Manchester dan Marawi.

“Dengan adanya kasus di Manchester dan Marawi, Densus 88 sudah ada warning dari pimpinan, namun kembali lagi kota dimana kita tidak tahu kapan dan tempatnya dimana akan terjadi teror,” ungkapnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Militer AS dan Rusia Intensifkan Koordinasi di Suriah, Ada Apa?

Pejabat di Departemen Pertahanan AS mengungkapkan bahwa tentara Rusia dan Amerika tengah mengintensifkan koordinasi di Suriah. Hal itu dalam rangka mengamankan pasukan satu dengan yang lain seiring semakin sempitnya wilayah operasi kedua pasukan tersebut.

Kamis, 25/05/2017 20:44 0

Feature

Sudiyatmi, Penghuni Rumah di Tikungan Stasiun Televisi

Namanya Sudiyatmi (63). Ia tinggal bersama dengan anak, menantu dan dua cucu. Meski tinggal di rumah senja ia juga masih menampung dua anak yatim yang hidup bersamanya.

Kamis, 25/05/2017 20:26 0

Suriah

Serang Raqqah, Koalisi AS Tewaskan Anak-anak dan Wanita

Menurut Furat Post, pesawat koalisi pimpinan AS melancarkan sejumlah serangan udara di desa al-Barooda di pedesaan barat Raqqa. Enam belas warga sipil tewas dalam serangan itu, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.

Kamis, 25/05/2017 14:32 0

Inggris

Ramadan Abedi: Anakku Bukan Pelaku Bom Manchester

Ramadan Abedi, 51 tahun, membantah anaknya adalah pelaku bom. Dia juga membantah laporan bahwa pada 1990-an dirinya menjadi anggota kelompok militan yang didukung Al-Qaidah. "Membunuh orang-orang tak berdosa, bukanlah kami," katanya.

Kamis, 25/05/2017 13:21 0

Tazkiyah

Orang Ini Diizinkan Allah Memberikan Pesan Setelah Kematiannya

Beberapa saat kemudian ia mati dan kami pun mengurusnya. Ketika kami datang, ia menyingkap kain dari wajahnya dan mengucapkan, ‘Assalâmu ‘alaikum.’

Kamis, 25/05/2017 12:15 0

Palestina

Hendak Ritual Talmud, Ratusan Yahudi Terobos Komplek Al-Aqsha

Ratusan pemukim Israel memaksa untuk masuk ke komplek Al-Aqsha di Yerusalem Timur pada Rabu (24/05). Firas al-Dibs, juru bicara Wakaf Islam Yerusalem, mengatakan bahwa sekitar 708 pemukim telah menyerang komplek tersebut melalui gerbang Al-Mugharbah.

Kamis, 25/05/2017 10:40 0

Irak

Kesaksian Jurnalis dalam Perang Mosul: Pasukan Iraq adalah Monster, Bukan Pahlawan

Sementara itu pasukan AS yang berada di dekatnya hanya mengamati apa yang terjadi dengan menggunakan pesawat tak berawak. "Penjaga masjid itu tewas tak lama setelahnya," kata Arkady.

Kamis, 25/05/2017 10:05 0

Inggris

Dokter Bedah di Manchester: Saya Mengobati Luka yang Sama Persis di Suriah

Dokter spesialis bedah yang telah merawat korban serangan di Suriah menuturkan pengalamannya saat menangani korban bom Manchester pada Senin (22/05) lalu.

Rabu, 24/05/2017 20:30 0

Timur Tengah

Keprihatinan Syaikh Al-Muhaisini atas Hubungan Donald Trump dan Pemimpin Arab

Tak banyak komentar-komentar bernada kritikan terkait kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump beberapa waktu lalu ke negeri Arab. Dalam hal ini, Syaikh Abdullah Al-Muhaisini, ulama asal Saudi telah melakukannya.

Rabu, 24/05/2017 20:00 0

Fikih

Dilarang Mendahului Ramadhan dengan Berpuasa, Apa Hikmahnya?

“Janganlah kalian mendahului bulan Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari sebelumnya. Kecuali bila seseorang memang terbiasa melakukan puasa sunah, maka silakan melakukannya.”(HR Bukhari dan Muslim)

Rabu, 24/05/2017 19:30 0

Close