... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Berkicau “Negeri Bom” di Twitter, Boni Hargens Kembali Dikecam

Foto: Boni Hargens

KIBLAT.NET, Jakarta – Pernyataan pengamat politik Boni Hargens kembali memicu kontroversi. Kicuannya di Twitter yang menyebut “negeri bom” mengundang kecaman warga net.

Semua bermula dari twit Boni yang diunggah pada Kamis malam (24/05) pada pukul 22.28. “‘Negeri bom’ yg lu mau perjuangkan? Habis bom,obor? Come on…Pancasila is the best! Jgn jadikn negeri ini ladang bom spt Suriah!!!”

Kicauan itu diunggah beberapa saat setelah terjadinya bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Sementara, saat kejadian itu terjadi tengah berlangsung pawai obor dalam rangka menyambut bulan Ramadhan.

Tulisan di akun Twitter Komisaris Lembaga Kantor Berita (LKBN) Antara itu pun segera mendapat balasan beragam. Tak sedikit komentar pedas menghampiri cuitan Boni.

Kicauan Boni Hargens tentang Negeri Bom

“Hati2 lo Bon klo bcra. Jng asal tuduh aja. Gue pastiin lo berakhir diliang lahat scta mngerikan. Klo prgi kunci pintu mobil smua,”tulis komnetar dari @Gepeng_Kowi.

Komentar yang lebih pedas lagi diungkapkan pemilik akun @IpunkAF. “Sialan pajak yg gw bayar di pakai buat gaji mahluk g guna model 👉 @bonihargens ga ikhlas gw 😠,”tulisnya.

Bahkan Pusat Penerangan TNI juga turut berkomentar menanggapi twetan dari salah satu Anggota Timses Jokowi tersebut. “kalimat Anda spt bom yg menghancurkn persatuan. Ayolah bijak berkomentar,” tulis @Puspen_Tni.

Komentar dari @Puspen_Tni itu juga ditanggapi pemilik akun @Fionasoleha yang heran dengan twetan provokasi dari Boni Hargens. “Koq PROVOKATOR dan Tukang FITNAH Bisa dipercaya jadi Komisaris @Antara_LKBN ? Mohon Dicopot Pak @jokowi @rudiantara_id Matur Nuwun🙏,” tulisnya.

BACA JUGA  MIUMI: Ucapan Kepala BPIP Soal Pancasila Berpotensi Memecah Belah Bangsa

Sebelumnya, Boni Hargens juga pernah mengundang kecaman lewat komentar terkait aksi damai 4 November. Saat itu dia menyebut aksi itu didanai uang korupsi.

“4 November mainan para aktor pecundang. Ada indikasi uang korupsi dari kekuasaan 10 tahun lalu ikut mendanai aksi kotor tsb. usut tuntas#,” kicau Boni di akun Twitternya pada Sabtu (12/11/2016).

Reporter: Furqon Amrulloh
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Militer Assad Bangun Tanggul Pemisah di Pedesaan Hama

Militer Bashar Assad membangun tanggul tinggi untuk memisahkan wilayahnya dan oposisi di pedesaan Hama barat laut. Pembangunan tanggul pemisah ini terkait kesepakatan “wilayah de-eskalasi” yang ditandatangani di Konferensi Astana beberapa pekan lalu.

Kamis, 25/05/2017 22:20 0

Amerika

Militer AS dan Rusia Intensifkan Koordinasi di Suriah, Ada Apa?

Pejabat di Departemen Pertahanan AS mengungkapkan bahwa tentara Rusia dan Amerika tengah mengintensifkan koordinasi di Suriah. Hal itu dalam rangka mengamankan pasukan satu dengan yang lain seiring semakin sempitnya wilayah operasi kedua pasukan tersebut.

Kamis, 25/05/2017 20:44 0

Feature

Sudiyatmi, Penghuni Rumah di Tikungan Stasiun Televisi

Namanya Sudiyatmi (63). Ia tinggal bersama dengan anak, menantu dan dua cucu. Meski tinggal di rumah senja ia juga masih menampung dua anak yatim yang hidup bersamanya.

Kamis, 25/05/2017 20:26 0

Suriah

Serang Raqqah, Koalisi AS Tewaskan Anak-anak dan Wanita

Menurut Furat Post, pesawat koalisi pimpinan AS melancarkan sejumlah serangan udara di desa al-Barooda di pedesaan barat Raqqa. Enam belas warga sipil tewas dalam serangan itu, mayoritas di antaranya adalah perempuan dan anak-anak.

Kamis, 25/05/2017 14:32 0

Inggris

Ramadan Abedi: Anakku Bukan Pelaku Bom Manchester

Ramadan Abedi, 51 tahun, membantah anaknya adalah pelaku bom. Dia juga membantah laporan bahwa pada 1990-an dirinya menjadi anggota kelompok militan yang didukung Al-Qaidah. "Membunuh orang-orang tak berdosa, bukanlah kami," katanya.

Kamis, 25/05/2017 13:21 0

Tazkiyah

Orang Ini Diizinkan Allah Memberikan Pesan Setelah Kematiannya

Beberapa saat kemudian ia mati dan kami pun mengurusnya. Ketika kami datang, ia menyingkap kain dari wajahnya dan mengucapkan, ‘Assalâmu ‘alaikum.’

Kamis, 25/05/2017 12:15 0

Palestina

Hendak Ritual Talmud, Ratusan Yahudi Terobos Komplek Al-Aqsha

Ratusan pemukim Israel memaksa untuk masuk ke komplek Al-Aqsha di Yerusalem Timur pada Rabu (24/05). Firas al-Dibs, juru bicara Wakaf Islam Yerusalem, mengatakan bahwa sekitar 708 pemukim telah menyerang komplek tersebut melalui gerbang Al-Mugharbah.

Kamis, 25/05/2017 10:40 0

Irak

Kesaksian Jurnalis dalam Perang Mosul: Pasukan Iraq adalah Monster, Bukan Pahlawan

Sementara itu pasukan AS yang berada di dekatnya hanya mengamati apa yang terjadi dengan menggunakan pesawat tak berawak. "Penjaga masjid itu tewas tak lama setelahnya," kata Arkady.

Kamis, 25/05/2017 10:05 0

Inggris

Dokter Bedah di Manchester: Saya Mengobati Luka yang Sama Persis di Suriah

Dokter spesialis bedah yang telah merawat korban serangan di Suriah menuturkan pengalamannya saat menangani korban bom Manchester pada Senin (22/05) lalu.

Rabu, 24/05/2017 20:30 0

Timur Tengah

Keprihatinan Syaikh Al-Muhaisini atas Hubungan Donald Trump dan Pemimpin Arab

Tak banyak komentar-komentar bernada kritikan terkait kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump beberapa waktu lalu ke negeri Arab. Dalam hal ini, Syaikh Abdullah Al-Muhaisini, ulama asal Saudi telah melakukannya.

Rabu, 24/05/2017 20:00 0

Close