... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Zakir Naik Dikabarkan Jadi Warga Negara Saudi, IRF Angkat Bicara

Foto: Dr Zakir Naik

KIBLAT.NET, New Delhi – Dr Zakir Naik dikabarkan telah mendapatkan kewarganegaraan Arab Saudi. Kabar tersebut pertama kali disiarkan oleh portal berita Middle East Monitor pada Jumat (19/05).

Namun, Islamic Research Foundation (IRF) yayasan yang didirikan oleh Dr Zakir Naik menepis kabar tersebut. Menurutnya, pemberian kewarganegaraan oleh Arab Saudi merupakan gosip.

“Ini (berita tentang kewarganegaraan Saudi) salah, kecuali jika Allah menghendaki. Inilah bagaimana media bahkan mencetak gosip sebagai fakta,” kata IRF dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari DNA India pada Sabtu (20/05).

Bantahan IRF tersebut dikeluarkan merespon beredarnya info bahwa Raja Salman Bin Abdul Aziz memberikan kewarnegaraan Saudi kepada pria 51 tahun tersebut. Portal Middle East Monitor yang pertama kali menyiarkan kabar tersebut diketahui telah menghapus postingan berita itu.

Sementara itu, Hindustan Times menyebutkan bahwa kepolisian India belum mendapatkan konfirmasi atas laporan Zakir Naik telah diberi kewarganegaraan oleh Arab Saudi. IRF pun menambahkan bahwa hingga saat ini belum ada negara di Timur Tengah yang mengajukan penawaran kewarganegaraan untuk pakar perbandingan agama tersebut.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya beredar kabar bahwa pakar perbandingan agama asal India, Dr Zakir Naik telah mendapatkan kewarganegaraan dari Arab Saudi. Kewarganeraan itu disebutkan diberi langsung atas perintah Raja Salman Bin Abdul Aziz Al Saud.

Laman Middle East Monitor mengklaim bahwa kabar tersebut didapatkan dari sumber-sumber terpercaya Arab Saudi. Portal berita tersebut mengatakan, pemberian kewarganeraan disebutkan atas inisiatif Raja Salman yang ingin melindungi Zakir Naik dari pengejaran interpol.

BACA JUGA  Udara Palembang Memburuk, Sekolah Pun Tak Masuk

 

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Sumber: DNA India, Hindustan Times

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

9 Pesan Amien Rais untuk Presiden Jokowi

Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah menggelar "Refleksi 19 Tahun Reformasi-Menggembirakan Demokrasi Tribute to Amien Rais" di kantor PP Muhammadiyah Jakarta, Sabtu (20/05).

Senin, 22/05/2017 13:40 0

Indonesia

Kasus Ranu, Pemuda Muhammadiyah: Kenapa Pemilik Kafe Tidak Diproses?

Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman mengkritisi profesionalitas penegak hukum dalam kasus penangkapan wartawan Panjimas.com, Ranu Muda. Ia mempertanyakan kenapa pemilik kafe Sosial Kitchen tidak diperiksa.

Senin, 22/05/2017 13:15 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah Minta Jokowi Bentuk Tim Pencari Fakta Teror Novel Baswedan

Permintaan itu disampaikan melalui surat kepada presiden Jokowi dan Komnas HAM

Senin, 22/05/2017 11:55 0

Indonesia

Penanganan Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Novel Baswedan Dinilai Banyak Keganjilan

Selain ganjil, penanganan teror terhadap Novel terkesan lamban. Padahal Densus 88 Polisi "hebat" dalam menangani kasus terorisme

Senin, 22/05/2017 10:59 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Kasus Ranu Bentuk Kriminalisasi Wartawan

Sekretaris Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Pedri Kasman menegaskan bahwa kriminalisasi terhadap jurnalis adalah kemunduran di era reformasi. Menurutnya, demokrasi saat ini digunakan untuk membungkam suara kritis.

Senin, 22/05/2017 10:45 0

Indonesia

JITU Gelar Diskusi Publik Angkat Kasus Kriminalisasi Jurnalis Ranu Muda

Hadir pada kesempatan itu, Dewan Syuro JITU Mahladi Murni, Pengacara Publik LBH Pers Gading Yonggar, Anggota Komisi I DPR Arwani Thomafi, Sekretaris PP Pemuda Muhammadiyah Pedri Kasman, Advokat Senior Munarman, dan Pengurus Majelis Pustaka dan Informasi PP Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya.

Senin, 22/05/2017 10:38 0

Indonesia

Disebut Sejajar dengan ISIS dan Al-Qaidah, Hamas Kecam Trump

Dalam hal ini, pemimpin Hamas Mushir al-Masri menilai pernyataan Trump tentang Hamas ini merupakan bentuk dukungannya atas kejahatan yang dilancarkan oleh Israel terhadap warga Palestina.

Senin, 22/05/2017 10:19 0

Indonesia

JITU: Ranu Melakukan Aktivitas Liputan di Social Kitchen

Anggota Dewan Syuro Jurnalis Islam Bersatu (JITU), Mahladi menegaskan bahwa saat di Sosial Kitchen Solo, Ranu Muda menjalankan tugas jurnalistik. Ia menegaskan bahwa Ranu bukan anggota LUIS.

Senin, 22/05/2017 09:45 0

Indonesia

Komisi I DPR: Ancaman dalam Kerja Jurnalistik Bungkam Suara Kritis Wartawan

Anggota Komisi I DPR RI, Arwani Thomafi menegaskan bahwa seorang jurnalis kerap dihadapkan dengan penegak hukum saat melakukan peliputan di wilayah strategis. Misalnya di pertambangan dan tempat maksiat. Menurutnya, tugas jurnalistik seharusnya tidak dihadapkan dengan penegak hukum. Ia mengatakan hal itu akan membungkam suara kritis dari wartawan.

Senin, 22/05/2017 09:10 0

Opini

Analisis Yuridis Kasus Firza Husein

Proses hukum terhadap Firza Husein (FH) menuai polemik di masyarakat. Polemik tersebut berujung adanya dugaan terjadinya “kriminalisasi” terhadap Imam Besar Islam Indonesia, yang mulia Dr. (Cand) Habib Rizeq Shihab, Lc, MA (HRS). Anggapan yang berkembang di masyarakat tentu tidaklah tanpa dasar, melainkan adanya berbagai keganjilan dalam proses pengungkapan dan pemeriksaan yang berujung ditetapkannya FH sebagai tersangka tindak pidana pornografi. Lebih lanjut keganjilan yang muncul itu dikaitkan dengan HRS.

Senin, 22/05/2017 08:51 0

Close