... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Survei: Ada Umat Kristen Ingin Negara Islam di Indonesia

Foto: Peta Nusantara dalam bahasa Arab

KIBLAT.NET, Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengungkapkan penemuan menarik di tengah wacana pembentukan negara Islam untuk menggantikan negara Pancasila di Indonesia.

Dikutip dari Jpnn, Sabtu (20/05), ada sebagian kecil umat Kristen yang menginginkan Indonesia menjadi negara Islam. Angkanya 2,9 persen dari total responden survei yang beragama Kristen. Sisanya, mayoritas umat Kristen tetap menghendaki demokrasi Pancasila.

“Meskipun kecil, tetap saja temuan ini menarik. Ada nonmuslim yang ingin negara Islam,” kata peneliti LSI Ardian Sopa saat merilis survei bertema ‘Menegaskan dan Memperbaharui Demokrasi Pancasila’ di Jakarta, Jum’at (19/05).

Karena penelitian ini berbasis kuantitatif, pihaknya tidak mengetahui apa alasan dibalik pilihan tersebut. “Kalau kualitatif, kita bisa bertanya alasannya. Ini tidak bisa,” tuturnya.

Namun, dia menduga hal itu lebih disebabkan munculnya ketidakpuasan dengan kondisi sekarang. Akibatnya, muncul pemikiran untuk mencoba sistem lain sebagai alternatif. Yakni negara Islam.

“Mungkin dia melihat negara-negara Arab banyak yang sejahtera,” terangnya.

Selain itu, mungkin juga hal tersebut didasari atas pengetahuan sejarah Islam. “Saat era Nabi Muhammad, meski berbentuk negara Islam, tapi umat nonmuslim tetap dihargai,” ungkapnya.

Survei LSI digelar pada 5-10 Mei. Dengan jumlah responden 1.200 orang, margin of error survei itu dipatok pada angka lebih kurang 2,9 persen.

Editor: M. Rudy
Sumber: Jpnn


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yaman

AS Klaim Tewaskan Anggota Al-Qaidah Yaman, Ternyata…

Tapi kemudian pesawat tak berawak itu melepaskan muatan misilnya, dan dalam sekejap, pertemuan mendadak itu berubah menjadi mimpi buruk dengan panas, asap, dan pecahan peluru. Delapan orang semuanya terbunuh.

Ahad, 21/05/2017 11:20 0

Analisis

Al-Qaidah dan ISIS di Mata Intelijen AS (Bag. 2)

Banyak yang sepakat bahwa ISIS kehilangan banyak wilayah namun para analis IC memperingatkan kemampuan kelompok itu dalam melancarkan insurjensi baik di Iraq maupun Suriah. Dan faktanya, para loyalis al-Baghdadi sudah mulai melakukan perang gerilya dan melancarkan serangan-serangan teror yang spektakuler di arena pertempuran di dalam wilayah basis mereka.

Ahad, 21/05/2017 09:41 0

Arab Saudi

Tiba di Arab Saudi, Trump Disambut Raja Salman

Pesawat Trump mendarat di Bandara Raja Khalid. Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz, menyambut langsung presiden yang pernyataan-pernyataannya anti Islam itu.

Sabtu, 20/05/2017 17:34 1

Analisis

Teror (Syiah) Iran di Bahrain, Sebuah Analisis

Ideologi Gerakan Loyalitas Sanadi mencerminkan usaha Iran untuk mengekspor revolusi. Misalnya, Sanadi mengatakan kepada sebuah surat kabar pro-Hizbullah Lebanon pada tahun 2014, bahwa ideologi ILM meniru model Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri dan pemimpin tertinggi Republik Iran.

Jum'at, 19/05/2017 16:00 0

Suriah

Koalisi AS Bom Konvoi Milisi Pro Rezim di Suriah Selatan

Para pejabat di Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa pesawat koalisi pimpinan AS, Kamis (18/05), menargetkan konvoi pasukan pro rezim Suriah di dekat perbatasan dengan Yordania. Konvoi itu diduga menuju kamp militer koalisi AS yang menjadi tempat pasukan AS dan Inggris melatih oposisi Suriah pro Barat.

Jum'at, 19/05/2017 15:00 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Ketika Islam Memimpin Peradaban

KIBLAT.NET – Ditilik dari tinta sejarah, Islam pernah mencetak sebuah peradaban keemasan. Sayang, kini kita...

Jum'at, 19/05/2017 14:14 0

Turki

Kota Pertama untuk Anak Yatim Suriah Dibuka di Turki

Organisasi Raf Qatar dan IHH mengumumkan pembukaan kota pertama untuk mengurus anak yatim Suriah di dalam wilayah Turki, setelah pembangunan yang telah berlangsung selama hampir dua tahun.

Jum'at, 19/05/2017 11:14 0

Suriah

Ahrar Al-Syam Menarik Diri dari Jarabulus

Gerakan Ahrar Al-Syam mengumumkan menarik diri dari Kota Jarabulus, pedesaan Aleppo utara, yang dikontrol penuh oleh faksi Free Syrian Army (FSA) yang dukungan Turki, Kamis (18/05). Langkah ini demi menjaga nyawa warga sipil, sebagaimana disebutkan dalam pernyataan gerakan tersebut.

Jum'at, 19/05/2017 10:36 0

Yaman

Pemerintah Yaman: Paspor Keluaran Hutsi Tidak Sah untuk Berhaji

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional memperingatkan bahwa paspor yang dikeluarkan oleh pemberontak Syiah Hutsi yang menguasai ibukota tidak sah untuk digunakan musim haji tahun ini.

Jum'at, 19/05/2017 09:05 0

Malaysia

Dikabarkan Pergi dari Malaysia, Dimana Zakir Naik Saat Ini?

Pakar perbandingan agama, Dr Zakir Naik dikabarkan telah meninggalkan Malaysia. Hal itu disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi

Jum'at, 19/05/2017 00:44 0

Close