... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Referendum Minahasa Merdeka Tamparan untuk Jokowi

KIBLAT.NET, Jakarta – Usai vonis hakim atas terdakwa kasus penodaan agama Basuki Tjahja Purnama muncul aksi dukungan di Sulawesi Utara ditandai dengan aksi sejuta lilin yang digelar di Manado, Rabu 10 Mei 2017 malam. Di saat yang bersamaan beredar pula di media sosial seruan referendum Minahasa merdeka.

Komandan Kokam PP Pemuda Muhammadiyah, Mashuri Masyhuda menilai bahwa gerakan ini bentuk pelecehan terhadap Presiden Jokowi. Menurutnya, ini merupakan tamparan keras. Kapolri dan Panglima TNI harus menindak tegas kasus ini.

“Sungguh sebuah ironi disaat kesadaran kolektif berbangsa dan bernegara sudah final bahwa NKRI harga mati. Tiba-tiba muncul gerakan-gerakan yang ingin memisahkan diri dari NKRI,” ujarnya saat dihubungi Kiblat.net, Ahad (21/05).

Aksi sejuta lilin dan referendum Minahasa merdeka semata-mata dipicu atas ketidakpuasan terhadap vonis 2 tahun yang dijatuhkan kepada terdakwa penodaan agama Ahok. Menurut Mashuri, argumentasi yang dibangun tersebut sangat dangkal. Pasalnya, vonis tersebut sudah melalui peradilan.

“Bukankah sesaat sebelum jatuhnya vonis tersebut semua pihak sudah dengan lantang berteriak serahkan pada proses hukum karena JPU sedikit meringankan terdakwa ketika itu,” ujarnya.

“Bagi kami NKRI adalah pilihan yang paling keren dengan dasar ideologi Pancasila, Dalam Muktamar Muhammadiyah ke 47 di Makassar, awal Agustus 2015 secara khusus dibahas kajian tentang Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi wal-Syahadah. Makna harfiahnya: negara kesepakatan dan kesaksian (pembuktian),” ungkapnya.

BACA JUGA  Mau Refund Dana Haji? Begini Prosedurnya

Ia menjelaskan, eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan dasar negara Pancasila merupakan kesepakatan seluruh elemen bangsa dengan berbagai suku bangsa, bahasa dan bermacam-macam agama. Muhammadiyah pun turut ikut menyepakati dasar Undang-undang Dasar 1945.

“Oleh karena itu, jangankan sudah deklarasi “refredum Minahasa Merdeka”, seharusnya niat untuk berpisah dari NKRI saja tidak bisa dibenarkan,” tutupnya.

 

 

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i Iskandar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Kunjungi Arab Saudi, Trump Jual Senjata Senilai 110 Milyar Dolar

Departemen Pertahanan AS Pentagon pada hari Sabtu (20/05) kemarin menyatakan bahwa Amerika Serikat dan Arab Saudi telah mencapai kesepakatan jual beli senjata.

Ahad, 21/05/2017 19:18 0

Arab Saudi

Lindungi Zakir Naik dari India, Raja Salman Berikan Kewarganegaraan Saudi

Kewarganeraan tersebut diberi langsung atas perintah Raja Salman Bin Abdul Aziz Al Saud.

Ahad, 21/05/2017 18:43 0

Video Kajian

DR. Zain An Najah: Syarat Menunda Nikah

KIBLAT.NET – DR. Zain An Najah: Syarat Menunda Nikah. Banyak kalangan yang ingin menunda pernikahan...

Ahad, 21/05/2017 17:09 0

Yaman

AS Klaim Tewaskan Anggota Al-Qaidah Yaman, Ternyata…

Tapi kemudian pesawat tak berawak itu melepaskan muatan misilnya, dan dalam sekejap, pertemuan mendadak itu berubah menjadi mimpi buruk dengan panas, asap, dan pecahan peluru. Delapan orang semuanya terbunuh.

Ahad, 21/05/2017 11:20 0

Analisis

Al-Qaidah dan ISIS di Mata Intelijen AS (Bag. 2)

Banyak yang sepakat bahwa ISIS kehilangan banyak wilayah namun para analis IC memperingatkan kemampuan kelompok itu dalam melancarkan insurjensi baik di Iraq maupun Suriah. Dan faktanya, para loyalis al-Baghdadi sudah mulai melakukan perang gerilya dan melancarkan serangan-serangan teror yang spektakuler di arena pertempuran di dalam wilayah basis mereka.

Ahad, 21/05/2017 09:41 0

Arab Saudi

Tiba di Arab Saudi, Trump Disambut Raja Salman

Pesawat Trump mendarat di Bandara Raja Khalid. Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz, menyambut langsung presiden yang pernyataan-pernyataannya anti Islam itu.

Sabtu, 20/05/2017 17:34 1

Analisis

Teror (Syiah) Iran di Bahrain, Sebuah Analisis

Ideologi Gerakan Loyalitas Sanadi mencerminkan usaha Iran untuk mengekspor revolusi. Misalnya, Sanadi mengatakan kepada sebuah surat kabar pro-Hizbullah Lebanon pada tahun 2014, bahwa ideologi ILM meniru model Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri dan pemimpin tertinggi Republik Iran.

Jum'at, 19/05/2017 16:00 0

Suriah

Koalisi AS Bom Konvoi Milisi Pro Rezim di Suriah Selatan

Para pejabat di Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa pesawat koalisi pimpinan AS, Kamis (18/05), menargetkan konvoi pasukan pro rezim Suriah di dekat perbatasan dengan Yordania. Konvoi itu diduga menuju kamp militer koalisi AS yang menjadi tempat pasukan AS dan Inggris melatih oposisi Suriah pro Barat.

Jum'at, 19/05/2017 15:00 0

Video Kajian

Khutbah Jum’at: Ketika Islam Memimpin Peradaban

KIBLAT.NET – Ditilik dari tinta sejarah, Islam pernah mencetak sebuah peradaban keemasan. Sayang, kini kita...

Jum'at, 19/05/2017 14:14 0

Turki

Kota Pertama untuk Anak Yatim Suriah Dibuka di Turki

Organisasi Raf Qatar dan IHH mengumumkan pembukaan kota pertama untuk mengurus anak yatim Suriah di dalam wilayah Turki, setelah pembangunan yang telah berlangsung selama hampir dua tahun.

Jum'at, 19/05/2017 11:14 0

Close