... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

IPW: Pelaku Penganiayaan Taruna Akpol Harus Dipecat dan Dihukum

Foto: Indonesia Police Watch (IPW)

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane menegaskan bahwa Polri harus transparan dalam mengungkapkan kasus kematian salah satu taruna Akpol tingkat II, Muhammad Adam. Ia menegaskan pelaku pembunuhan harus dipecat dan ditahan.

“Polri harus segera mengungkapkan secara transparan kasus tewasnya taruna Akademi Polisi (Akpol) tingkat dua, Brigadir Dua Taruna (Brigdatar) Mohammad Adam. Pelakunya harus segera ditahan dan dipecat dari taruna Akpol meskipun yang bersangkutan misalnya adalah anak seorang jenderal,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Jumat (19/05).

Neta juga menyesalkan kasus kematian Brigdatar Mohammad Adam yang diduga akibat penganiayaan sesama taruna. Menurutnya, kasus ini menyisakan misteri panjang dan sekaligus menunjukkan bahwa kekerasan masih menjadi bagian terselubung dalam sistem pendidikan di kepolisian.

“Kasus kematian Mohammad Adam bagai teori gunung es bahwa kekerasan masih cukup kental bercokol di sistem pendidikan kepolisian,” tuturnya.

Selama ini, kata dia, IPW kerap mendapat laporan tentang adanya taruna yang melarikan diri atau kasus dugaan pelecehan seks. Namun setiap kali dipersoalkan IPW, pejabat berwenang selalu membantahnya.

“Sementara korban dan keluarga korban selalu tutup mulut karena khawatir dikeluarkan dari Akpol, jika buka mulut. Bahkan ada taruna yang sudah tidak kuat untuk menjalani pendidikan di Akpol, keluarganya tetap memaksa bertahan,” ujarnya.

Neta juga menegaskan bahwa jumlah kasus-kasus seperti itu tidak signifikan jumlahnya tapi tetap mengganggu profesionalisme pendidikan di Akpol.

BACA JUGA  IPW Curiga Kekerasan Biasa Terjadi di Lingkungan Akpol

 
Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Analisis

Teror (Syiah) Iran di Bahrain, Sebuah Analisis

Ideologi Gerakan Loyalitas Sanadi mencerminkan usaha Iran untuk mengekspor revolusi. Misalnya, Sanadi mengatakan kepada sebuah surat kabar pro-Hizbullah Lebanon pada tahun 2014, bahwa ideologi ILM meniru model Ayatollah Ruhollah Khomeini, pendiri dan pemimpin tertinggi Republik Iran.

Jum'at, 19/05/2017 16:00 0

Suriah

Koalisi AS Bom Konvoi Milisi Pro Rezim di Suriah Selatan

Para pejabat di Departemen Pertahanan AS mengatakan bahwa pesawat koalisi pimpinan AS, Kamis (18/05), menargetkan konvoi pasukan pro rezim Suriah di dekat perbatasan dengan Yordania. Konvoi itu diduga menuju kamp militer koalisi AS yang menjadi tempat pasukan AS dan Inggris melatih oposisi Suriah pro Barat.

Jum'at, 19/05/2017 15:00 0

Video Kajian

Ketika Islam Memimpin Peradaban (Ust. Miftahul Ihsan, Lc. )

KIBLAT.NET – Ditilik dari tinta sejarah, Islam pernah mencetak sebuah peradaban keemasan. Sayang, kini kita...

Jum'at, 19/05/2017 14:14 0

Turki

Kota Pertama untuk Anak Yatim Suriah Dibuka di Turki

Organisasi Raf Qatar dan IHH mengumumkan pembukaan kota pertama untuk mengurus anak yatim Suriah di dalam wilayah Turki, setelah pembangunan yang telah berlangsung selama hampir dua tahun.

Jum'at, 19/05/2017 11:14 0

Suriah

Ahrar Al-Syam Menarik Diri dari Jarabulus

Gerakan Ahrar Al-Syam mengumumkan menarik diri dari Kota Jarabulus, pedesaan Aleppo utara, yang dikontrol penuh oleh faksi Free Syrian Army (FSA) yang dukungan Turki, Kamis (18/05). Langkah ini demi menjaga nyawa warga sipil, sebagaimana disebutkan dalam pernyataan gerakan tersebut.

Jum'at, 19/05/2017 10:36 0

Yaman

Pemerintah Yaman: Paspor Keluaran Hutsi Tidak Sah untuk Berhaji

Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional memperingatkan bahwa paspor yang dikeluarkan oleh pemberontak Syiah Hutsi yang menguasai ibukota tidak sah untuk digunakan musim haji tahun ini.

Jum'at, 19/05/2017 09:05 0

Malaysia

Dikabarkan Pergi dari Malaysia, Dimana Zakir Naik Saat Ini?

Pakar perbandingan agama, Dr Zakir Naik dikabarkan telah meninggalkan Malaysia. Hal itu disampaikan oleh Wakil Perdana Menteri Ahmad Zahid Hamidi

Jum'at, 19/05/2017 00:44 0

Suriah

Suriah dan Irak Bahas Kerja Sama Militer

Rezim Suriah dan Irak kembali membahas kerja sama militer untuk menghadapi ancaman kelompok "teroris" menurut pengeritan kedua negara tersebut. Kerja sama ini dalam rangka menghadapi musuh bersama dan mengembalikan stabilitas kawasan.

Kamis, 18/05/2017 23:00 0

Afghanistan

Pasukan ISIS di Balik Serangan di Stasiun TV Jalalabad

Daulah Islamiyah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan di stasiun TV dan radio nasional di kota Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar, pada Rabu (17/05). Serangan ini dilaporkan hanya menewaskan seorang penjaga keamanan, di samping tiga penyerang dan melukai sedikitnya 17 orang, lapor Reuters.

Kamis, 18/05/2017 22:30 0

Mesir

Rezim Mesir Larang Penggunaan Speaker Saat Salat Tarawih

Menteri Gomaa mengumumkan melarang penggunaan speaker saat Salat Tarawih dan ceramah agama selama Ramadhan. Alasannya, suara tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelajar, lansia dan orang sakit serta mengganggu orang istirahat.

Kamis, 18/05/2017 22:00 0