... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ahrar Al-Syam Menarik Diri dari Jarabulus

Foto: Pintu masuk Jarabulus yang berbatasan langsung dengan Turki saat masih dikontrol ISIS

KIBLAT.NET, Aleppo – Gerakan Ahrar Al-Syam mengumumkan menarik diri dari Kota Jarabulus, pedesaan Aleppo utara, yang dikontrol penuh oleh faksi Free Syrian Army (FSA) yang dukungan Turki, Kamis (18/05). Langkah ini demi menjaga nyawa warga sipil, sebagaimana disebutkan dalam pernyataan gerakan tersebut.

Jarabulus direbut oleh pasukan FSA sejak Agustus tahun lalu dari pasukan ISIS. FSA bekerja sama dengan militer Turki dalam operasi merebut kota yang dihuni 45 ribu sipil tersebut.

Melalui pernyataan yang didapat portal enabbaladi.net pada Kamis itu, Ahrar menyeru faksi-faksi lainnya mengikuti langkahnya. Menurut Ahrar, mengosongkan Jarabulus dari faksi militer terdapat kepentingan yang lebih luas.

Terkait keamanan kota, Ahrar menyerahkan sepenuhnya kepada Polisi Pembebasan dan Lembaga Keamanan di kota tersebut.

“Semoga saudara-saudara kami di Polisi Nasional dan Lembaga Keamanan sukses. Merekalah yang bertanggung jawab penuh menjaga keamanan kota,” pungkas Ahrar.

Sementara itu, sumber dari kota Jarabulus mengatakan bahwa faksi-faksi militer masih belum pergi meski sudah ada perngumuman tersebut.

Lembaga Keamanan di Jarabulus dibentuk oleh Dewan Provinsi, sebuah pemerintahan sementara untuk mengatur wilayah yang sudah direbut, pada 2015 lalu. Lembaga tersebut juga bertugas menjaga keamanan kota.

Beberapa waktu terakhir, Turki juga merekrut ratusan pemuda setempat untuk dilatih menjadi polisi. Mereka disenjatai dan digaji oleh pemerintah Turki. Pasukan tersebut dinamai Polisi Pembebasan, mengacu nama Pasukan Pembebasan Suriah (FSA).

Ratusan anggota Polisi Pembebasan sudah diterjunkan ke Jarabulus. Mereka terbagi dua; pasukan khusus dan reguler.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: enabbaladi.net

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

BIN: Surat Larangan Berjenggot Tidak Benar

Zaelani menambahkan, surat edaran yang benar telah diterbitkan sebelumnya di internal BIN pada 5 April 2017. Yaitu peraturan yang berkaitan dengan penggunaan pakaian dinas dan ketentuan penampilan pegawai. Untuk itu, ia berharap klarifikasi ini dapat memperjelas keadaan yang sebenarnya. ‎

Jum'at, 19/05/2017 09:25 0

Indonesia

Pendukung Ahok Minta UU Penodaan Agama Dicabut, KSHUMI: Anti-Kebhinekaan

Dua oknum pro-Ahok, Gita Putri Damayana dan Gita Syahrani membuat petisi agar pasal 156a tentang penodaan agama dicabut.

Jum'at, 19/05/2017 00:38 0

Indonesia

Makanan Rutan Sebabkan Al Khaththath Jatuh Sakit

Sejak dipenjara, pola makanannya tak bisa terkontrol. Mengingat, terbatasnya menu dan minimnya jatah makan di Rutan Mako Brimob.

Kamis, 18/05/2017 23:58 0

Indonesia

Meski Telah Minta Maaf, Ketua PMII Tetap Dihukum Adat

Wakil Ketua Adat Kota Palu, Arifin Sunusi menyatakan bahwa menerima permohonan maaf atas pernyataan Ketua Umum PB PMII Aminudin Ma’ruf saat sambutannya pada pembukaan kongres PMII, Selasa lalu.

Kamis, 18/05/2017 23:15 0

Indonesia

Sebut Sulteng Pusat Islam Radikal, Ketua PMII Akhirnya Minta Maaf

Permohonan maaf disampaikan langsung dihadapan masyarakat dan tokoh-tokoh adat setempat di Masjid Agung Darussalam, Palu usai Sholat Maghrib, Rabu (17/05)

Kamis, 18/05/2017 22:07 0

Indonesia

Perjuangan Berat Ummu Hafiz Upayakan Perawatan Medis Bagi Muhammad Al Khaththath

Upaya izin untuk perwatan medis dilakukan sejak siang sampai malam hari

Kamis, 18/05/2017 21:47 0

Indonesia

Sakit Parah di Tahanan Mako Brimob, Begini Kondisi Muhammad Al Khaththath

Istri Al Khaththath, Ummu Hafiz juga meluruskan informasi yang menyebut Al Khaththath terus menerus buang air besar (BAB)

Kamis, 18/05/2017 21:19 1

Indonesia

Istri Al Khaththath: Sejak Rabu Malam Ustadz Muntah-muntah, Shalat Pun Tiduran

Tensinya tinggi, kepalanya pusing, dan ke kamar mandi pun harus dipapah

Kamis, 18/05/2017 20:51 0

Indonesia

Polisi Didesak Tak Pilih Kasih Sikapi Kasus Makar

Ketua Kesatuan Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan mengatakan bahwa isu 'Minahasa Merdeka' adalah ujian bagi Polisi untuk bersikap konsisten. Chandra menilai, indepedensi polisi sangat diperlukan.

Kamis, 18/05/2017 18:00 0

Indonesia

Dukungan untuk Ahok Dinilai Sudah Capai Tahap Radikal

Terlebih, dengan adanya aksi 1.000 lilin dukungan untuk Ahok, ia menganggap hal itu sebagai bibit radikal yang nyata. Karena banyak rambu-rambu dilanggar dalam aksi yang belakangan berakhir ricuh di bebarapa tempat ini.

Kamis, 18/05/2017 17:11 0