... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Suriah dan Irak Bahas Kerja Sama Militer

Foto: Bashar Assad (kanan) dan utusan perdana menteri Irak Faleh al-Fayad (kiri)

KIBLAT.NET, Damaskus – Rezim Suriah dan Irak kembali membahas kerja sama militer untuk menghadapi ancaman kelompok “teroris” menurut pengertian kedua negara tersebut. Kerja sama ini dalam rangka menghadapi musuh bersama dan mengembalikan stabilitas kawasan.

Perdana Menteri Irak Haidar Al-Abadi, Kamis (18/05), menyampaikan surat lisan kepada Bashar Assad untuk kembali memperkuat hubungan militer. Pesan itu seperti diungkap utusan perdana menteri Irak ke Suriah sekaligus Penasihat Keamanan Nasional Faleh al-Fayad seperti dilansir kantor berita resmi Suriah, SANA.

Abadi berpesan bahwa kedua negara harus mempererat jalinan kerja sama yang telah berlangsung. Terutama dalam menghadapi “organisasi teroris”, terlebih lagi memerangi ISIS di sepanjang perbatasan kedua negara.

Pada bagiannya, Assad menekankan bahwa setiap prestasi yang diraih militer Irak dan Suriah dalam perang melawan “terorisme” merupakan langkah penting dalam memulihkan stabilitas kedua negara.

“Musuh kita sama dan pertempuran kita satu menghadapi rencana-rencana yang bertujuan melembahkan dan membagi-bagi negara kawasan melalui alat-alat kelompok bersenjata,” ujar Assad.

Langkah-langkah kerja sama ini melalui koordinasi militer kedua negara di perbatasan. Langkah tersebut mengacu pada kemenangan yang diraih militer Irak di Mosul.

Seperti diketahui, saat ini militer Irak hampir menyelesaikan pertempuran di Mosul. Kota terbesar kedua Irak itu sendiri sebagiannya berbatasan dengan Suriah. Milisi Syiah pro rezim Irak dan militer Irak mulai menyebar di perbatasan.

Sementara itu, militer Irak mulai menggelar operasi militer di pedesaan Homs timur, di jalan internasional Damaskus-Baghdad. Sejumlah sumber mengatakan bahwa pergerakan militer Suriah ini bertujuan mengamankan perbatasan.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: enabbaladi.net

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sebut Sulteng Pusat Islam Radikal, Ketua PMII Akhirnya Minta Maaf

Permohonan maaf disampaikan langsung dihadapan masyarakat dan tokoh-tokoh adat setempat di Masjid Agung Darussalam, Palu usai Sholat Maghrib, Rabu (17/05)

Kamis, 18/05/2017 22:07 0

Indonesia

Perjuangan Berat Ummu Hafiz Upayakan Perawatan Medis Bagi Muhammad Al Khaththath

Upaya izin untuk perwatan medis dilakukan sejak siang sampai malam hari

Kamis, 18/05/2017 21:47 0

Indonesia

Sakit Parah di Tahanan Mako Brimob, Begini Kondisi Muhammad Al Khaththath

Istri Al Khaththath, Ummu Hafiz juga meluruskan informasi yang menyebut Al Khaththath terus menerus buang air besar (BAB)

Kamis, 18/05/2017 21:19 1

Indonesia

Istri Al Khaththath: Sejak Rabu Malam Ustadz Muntah-muntah, Shalat Pun Tiduran

Tensinya tinggi, kepalanya pusing, dan ke kamar mandi pun harus dipapah

Kamis, 18/05/2017 20:51 0

Indonesia

Polisi Didesak Tak Pilih Kasih Sikapi Kasus Makar

Ketua Kesatuan Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan mengatakan bahwa isu 'Minahasa Merdeka' adalah ujian bagi Polisi untuk bersikap konsisten. Chandra menilai, indepedensi polisi sangat diperlukan.

Kamis, 18/05/2017 18:00 0

Indonesia

Dukungan untuk Ahok Dinilai Sudah Capai Tahap Radikal

Terlebih, dengan adanya aksi 1.000 lilin dukungan untuk Ahok, ia menganggap hal itu sebagai bibit radikal yang nyata. Karena banyak rambu-rambu dilanggar dalam aksi yang belakangan berakhir ricuh di bebarapa tempat ini.

Kamis, 18/05/2017 17:11 0

Indonesia

Seruan “Minahasa Merdeka” Patahkan Tuduhan Makar Terhadap Aksi Bela Islam

Ketua Kesatuan Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa seruan 'Minahasa Merdeka' membantah umat Islam lah yang makar. Sebab, selama ini tuduhan makar hanya ditujukan pada umat Islam.

Kamis, 18/05/2017 17:00 0

Indonesia

BNPT Posting Syarat-Syarat Mubahalah, Begini Reaksi Netizen

"Berikut syarat-syarat melakukan Mubahalah yang harus kalian ketahui," tulis @BNPTRI.

Kamis, 18/05/2017 16:30 0

Foto

Potret Lincahnya Pemuda Suriah Parkour di Reruntuhan Bangunan

Beginilah salah satu aktivitas pemuda di Inkhil, provinsi Daraa yang berada dalam kendali oposisi Suriah. Olahraga modern tersebut, parkour, mungkin dapat sejenak melepas beban karena tekanan Rezim Bashar Assad yang seolah tak pernah berhenti melakukan serangan terhadap rakyatnya.

Kamis, 18/05/2017 16:00 0

Indonesia

Advokat GNPF-MUI Tegaskan Pasal Penodaan Agama Harus Tetap Ada

Ketua Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa pasal penodaan agama harus tetap ada. Menurutnya, pasal tersebut sudah sejalan dengan konstitusi di Indonesia.

Kamis, 18/05/2017 15:50 0