... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rezim Mesir Larang Penggunaan Speaker Saat Salat Tarawih

Foto: Jamaah Salat Tarawih di Masjid Amr bin Al-Ash di ibukota Mesir, Kairo

KIBLAT.NET, Kairo – Komite Agama Parlemen Mesir, Jumat (18/05), menyetujui keputusan Menteri Wakaf, Mokhtar Gomaa, melarang penggunaan pengeras suara saat Salat Tarawih dan ceramah agama selama Ramadhan. Keputusan seperti itu dianggap sudah tepat.

Sebelumnya, Menteri Gomaa mengumumkan melarang penggunaan speaker saat Salat Tarawih dan ceramah agama selama Ramadhan. Alasannya, suara tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelajar, lansia dan orang sakit serta mengganggu orang istirahat.

Departemen Wakaf mengancam memecat imam masjid yang melanggar aturan tersebut. Pengawasn sudah dilakukan untuk memastikan peraturan ini dilaksanakan.

Sekretaris Komite Agama, Omar Hamrouch, mengatakan bahwa Komite akhirnya knya pihabertemu dengan Menteri Wakaf dalam rangka mengkaji cara-cara untuk melindungi masjid dari “fatwa radikal” selama bulan Ramadhan, mekanisme mengontrol penceramah dan mimbar. Hal ini dalam konteks menindaklanjuti arahan Presiden Abdul Fath Al-Sisi.

Hamrouch menambahkan bahwa Komite telah mendesak Menteri Wakaf meninjau kembali daftar imam yang sudah diajukan dan menghapus nama-nama penceramah yang tidak memenuhi kriteria pemerintah. Selain itu, Parlemen juga akan menetapkan undang-undang yang mengatur sistem fatwa.

Oleh karena itu, kata Hamrouch, Komite tidak melihat ada permasalahan hukum dalam keputusan Menteri Wakaf tersebut. Kami terus berkoordinasi dengan Departemen Wakaf untuk mengawasi masjid.

Pada bagiannya, anggota komite lainnya Sukri Al-Jundy mengatakan bahwa pelarangan penggunaan speaker tidak melanggar undang-undang. Peraturan ini bertujuan untuk mengurangi gangguan terhadap siswa yang tengah belajar dan orang-orang sakit. Hanya dibolehkan menggunakan pengeras suara lokal jika jamaah penuh hingga ke halaman masjid. Menurutnya, ini bukan peraturan membatasi warga Muslim namun hanya untuk merapikan.

Perlu dicatat, masjid-masjid di Mesir yang diimami oleh ulama terkenal biasanya dipenuhi jamaah hingga meluber ke halaman masjid bahkan ke jalan. Kebiasan itu sudah berlangsung lama di kalangan warga Mesir.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Al-Araby Al-Jadid

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Perjuangan Berat Ummu Hafiz Upayakan Perawatan Medis Bagi Muhammad Al Khaththath

Upaya izin untuk perwatan medis dilakukan sejak siang sampai malam hari

Kamis, 18/05/2017 21:47 0

Indonesia

Sakit Parah di Tahanan Mako Brimob, Begini Kondisi Muhammad Al Khaththath

Istri Al Khaththath, Ummu Hafiz juga meluruskan informasi yang menyebut Al Khaththath terus menerus buang air besar (BAB)

Kamis, 18/05/2017 21:19 0

Indonesia

Istri Al Khaththath: Sejak Rabu Malam Ustadz Muntah-muntah, Shalat Pun Tiduran

Tensinya tinggi, kepalanya pusing, dan ke kamar mandi pun harus dipapah

Kamis, 18/05/2017 20:51 0

Indonesia

Polisi Didesak Tak Pilih Kasih Sikapi Kasus Makar

Ketua Kesatuan Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan mengatakan bahwa isu 'Minahasa Merdeka' adalah ujian bagi Polisi untuk bersikap konsisten. Chandra menilai, indepedensi polisi sangat diperlukan.

Kamis, 18/05/2017 18:00 0

Indonesia

Dukungan untuk Ahok Dinilai Sudah Capai Tahap Radikal

Terlebih, dengan adanya aksi 1.000 lilin dukungan untuk Ahok, ia menganggap hal itu sebagai bibit radikal yang nyata. Karena banyak rambu-rambu dilanggar dalam aksi yang belakangan berakhir ricuh di bebarapa tempat ini.

Kamis, 18/05/2017 17:11 0

Indonesia

Seruan “Minahasa Merdeka” Patahkan Tuduhan Makar Terhadap Aksi Bela Islam

Ketua Kesatuan Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa seruan 'Minahasa Merdeka' membantah umat Islam lah yang makar. Sebab, selama ini tuduhan makar hanya ditujukan pada umat Islam.

Kamis, 18/05/2017 17:00 0

Indonesia

BNPT Posting Syarat-Syarat Mubahalah, Begini Reaksi Netizen

"Berikut syarat-syarat melakukan Mubahalah yang harus kalian ketahui," tulis @BNPTRI.

Kamis, 18/05/2017 16:30 0

Foto

Potret Lincahnya Pemuda Suriah Parkour di Reruntuhan Bangunan

Beginilah salah satu aktivitas pemuda di Inkhil, provinsi Daraa yang berada dalam kendali oposisi Suriah. Olahraga modern tersebut, parkour, mungkin dapat sejenak melepas beban karena tekanan Rezim Bashar Assad yang seolah tak pernah berhenti melakukan serangan terhadap rakyatnya.

Kamis, 18/05/2017 16:00 0

Indonesia

Advokat GNPF-MUI Tegaskan Pasal Penodaan Agama Harus Tetap Ada

Ketua Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa pasal penodaan agama harus tetap ada. Menurutnya, pasal tersebut sudah sejalan dengan konstitusi di Indonesia.

Kamis, 18/05/2017 15:50 0

Indonesia

MUI: Polisi Tidak Seimbang Menghukumi Pelaku Makar

Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ikhsan Abdullah menyatakan bahwa seruan "Minahasa Merdeka" adalah sebuah ancaman nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, karenanya kepolisian harus bertindak tegas.

Kamis, 18/05/2017 13:50 0