... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasukan ISIS di Balik Serangan di Stasiun TV Jalalabad

Foto: Pasukan keamanan Afghanistan mendekat ke lokasi serangan pada Rabu (17/05)

KIBLAT.NET, Jalalabad – Daulah Islamiyah (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan di stasiun TV dan radio nasional di kota Jalalabad, ibukota provinsi Nangarhar, pada Rabu (17/05). Serangan ini dilaporkan hanya menewaskan seorang penjaga keamanan, di samping tiga penyerang dan melukai sedikitnya 17 orang, lapor Reuters.

Suara rentetan tembakan terdengar sengit di lokasi yang terletak di kompleks Badan Penyiaran dan Televisi Nasional di dekat kompleks pemerintahan di Jalalabad.

Media resmi ISIS, Amaq, mengatkan dalam sebuah pernyataan di Channel Telegram bahwa pasukan tengah melancarkan operasi di dalam gedung penyiaran pemerintah di kota Jalalabad.

Sementara itu, Gerakan Taliban yang juga kuat di wilayah tersebut membantah bertanggung jawab atas serangan tersebut. Taliban biasanya menargetkan militer dan lokasi warga asing yang memiliki misi.

Juru bicara pemerintah Nangarhar, Atallah Khogyani, mengatakan dua penyerang meledakkan diri mereka di awal operasi, namun penyerang ketiga sudah terlibat baku tembak terlebih dahulu dengan pasukan keamanan dan ia terbunuh.

Sementara itu, imbuhnya, sembilan dari 17 korban luka-luka sudah dibolehkan pulang dari rumah sakit.

Reporter: Sulhi El-Izzi
Sumber: Reuters Arabic

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Sebut Sulteng Pusat Islam Radikal, Ketua PMII Akhirnya Minta Maaf

Permohonan maaf disampaikan langsung dihadapan masyarakat dan tokoh-tokoh adat setempat di Masjid Agung Darussalam, Palu usai Sholat Maghrib, Rabu (17/05)

Kamis, 18/05/2017 22:07 0

Indonesia

Perjuangan Berat Ummu Hafiz Upayakan Perawatan Medis Bagi Muhammad Al Khaththath

Upaya izin untuk perwatan medis dilakukan sejak siang sampai malam hari

Kamis, 18/05/2017 21:47 0

Indonesia

Sakit Parah di Tahanan Mako Brimob, Begini Kondisi Muhammad Al Khaththath

Istri Al Khaththath, Ummu Hafiz juga meluruskan informasi yang menyebut Al Khaththath terus menerus buang air besar (BAB)

Kamis, 18/05/2017 21:19 1

Indonesia

Istri Al Khaththath: Sejak Rabu Malam Ustadz Muntah-muntah, Shalat Pun Tiduran

Tensinya tinggi, kepalanya pusing, dan ke kamar mandi pun harus dipapah

Kamis, 18/05/2017 20:51 0

Indonesia

Polisi Didesak Tak Pilih Kasih Sikapi Kasus Makar

Ketua Kesatuan Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan mengatakan bahwa isu 'Minahasa Merdeka' adalah ujian bagi Polisi untuk bersikap konsisten. Chandra menilai, indepedensi polisi sangat diperlukan.

Kamis, 18/05/2017 18:00 0

Indonesia

Dukungan untuk Ahok Dinilai Sudah Capai Tahap Radikal

Terlebih, dengan adanya aksi 1.000 lilin dukungan untuk Ahok, ia menganggap hal itu sebagai bibit radikal yang nyata. Karena banyak rambu-rambu dilanggar dalam aksi yang belakangan berakhir ricuh di bebarapa tempat ini.

Kamis, 18/05/2017 17:11 0

Indonesia

Seruan “Minahasa Merdeka” Patahkan Tuduhan Makar Terhadap Aksi Bela Islam

Ketua Kesatuan Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa seruan 'Minahasa Merdeka' membantah umat Islam lah yang makar. Sebab, selama ini tuduhan makar hanya ditujukan pada umat Islam.

Kamis, 18/05/2017 17:00 0

Indonesia

BNPT Posting Syarat-Syarat Mubahalah, Begini Reaksi Netizen

"Berikut syarat-syarat melakukan Mubahalah yang harus kalian ketahui," tulis @BNPTRI.

Kamis, 18/05/2017 16:30 0

Foto

Potret Lincahnya Pemuda Suriah Parkour di Reruntuhan Bangunan

Beginilah salah satu aktivitas pemuda di Inkhil, provinsi Daraa yang berada dalam kendali oposisi Suriah. Olahraga modern tersebut, parkour, mungkin dapat sejenak melepas beban karena tekanan Rezim Bashar Assad yang seolah tak pernah berhenti melakukan serangan terhadap rakyatnya.

Kamis, 18/05/2017 16:00 0

Indonesia

Advokat GNPF-MUI Tegaskan Pasal Penodaan Agama Harus Tetap Ada

Ketua Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa pasal penodaan agama harus tetap ada. Menurutnya, pasal tersebut sudah sejalan dengan konstitusi di Indonesia.

Kamis, 18/05/2017 15:50 0