... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Massa Pro-Ahok Protes Vonis Hakim, Tim Advokasi GNPF: Harus Dewasa

Foto: Massa Pro Ahok di depan Gedung Pengadilan Tinggi Jakarta Pusat.

KIBLAT.NET, Jakarta- Dalam menjalankan demonstrasi, massa pro-Ahok menuding bahwa Indonesia saat ini cacat hukum. Mereka memprotes vonis dua tahun yang diberikan oleh majelis hakim kepada terdakwa kasus penodaan agama tersebut.

“Kita merasa hukum kita dicacati, hukum kita dicoreng,” kata salah satu peserta aksi, Robby kepada Kiblat.net di depan Gedung Pengadilan Tinggi Jakarta pada Jumat (12/05)

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Advokasi GNPF-MUI, Nasrullah Nasution menegaskan bahwa seharusnya kita taat hukum. Menurutnya, keputusan Hakim sudah tepat.

“Harusnya kita taat hukum, keputusan majelis hakim sudah tepat. Harus dewasa dalam bernegara dan bisa memahami proses hukum,” kata Nasrullah.

Ia juga mengatakan, apabila ada pihak yang merasa tidak puas, maka bisa menyalurkannya melalui upaya hukum seperti banding hingga kasasi.

“Bukan membuat pernyataan diluar mekanisme hukum yang merendahkan martabat peradilan,” tegasnya

Nasrullah juga mengatakan, dengan divonis bersalah dan dipenjara maka kepercayaan publik kepada lembaga peradilan semakin baik. Sehingga, orang yang akan melakukan penodaan agama akan berpikir ulang.

“Kalau ada yang bilang dicacati berarti dia orang yang tidak paham hukum,” tukasnya.

 
Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Yordania

Warganya Ditembak Mati Israel, Kerajaan Yordania Minta Pertanggung Jawaban

Seorang warga negara Yordania ditembak mati oleh polisi Israel di Yerusalem Timur.

Ahad, 14/05/2017 09:54 0

Afrika

Maret Pekan Kedua, JNIM Kembali Lancarkan Serangan ke Markas Militer Mali

Kelompok Jamaah Nusrah al-Islam wal-Muslimin afiliasi al-Qaidah di Afrika Barat & Sahel menyatakan bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah markas militer Mali

Ahad, 14/05/2017 09:34 0

Suriah

Kurdi Suriah Tunggu Bantuan Senjata AS untuk Awali Perang Raqqah

Aliansi pasukan Kurdi Suriah mengatakan operasi pembebasan kota Raqqah dari Daulah Islamiyah (ISIS) menunggu bantuan senjata yang sudah dijanjikan Amerika Serikat. Menurut rencana, operasi akan dimulai pada awal musim panas mendatang (sekitar bulan Juni).

Sabtu, 13/05/2017 18:44 0

Suriah

Lagi, Dua Komandan Lapangan “Hizbullah” Lebanon Tewas di Suriah

Milisi Syiah "Hizbullah" Lebanon, Jumat (12/05), mengakui dua komandannya tewas dalam pertempuran di Suriah di barisan Assad.

Sabtu, 13/05/2017 16:30 0

Amerika

Trump Upayakan Transaksi Senjata Miliaran Dolar dengan Saudi Sukses

Sejumlah bocoran dari “orang dalam” di lingkungan pejabat-pejabat AS mengatakan bahwa pemerintah Trump saat ini tengah bekerja keras menggolkan kesepakatan senilai milyaran dolar penjualan senjata ke Arab Saudi. Rencananya, MoU tersebut sudah kelar dalam minggu ini atau minggu depan sebelum kunjungan Trump ke Riyadh akhir bulan ini.

Sabtu, 13/05/2017 15:44 0

Opini

Upaya Sia-sia Penangguhan Penahanan Ahok

Putusan Majelis Hakim yang memerintahkan Ahok untuk ditahan adalah semata-mata ditujukan untuk menegakkan hukum dan...

Sabtu, 13/05/2017 11:05 0

Info Event

Ikuti! Bedah Buku Letters From Abottabad

IKUTI ACARA BEDAH BUKU “Letters From Abottabad” Evaluasi dan Kritik Syaikh Usamah bin Ladin Terhadap...

Sabtu, 13/05/2017 10:59 0

Eropa

Oleh Pemerintah Austria, Pembunuh 20 Tentara Assad Ini Divonis Seumur Hidup

Seorang pengungsi Suriah terpaksa menjalani hukuman penjara seumur hidup yang ditetapkan pemerintah Austria karena telah membunuh 20 tentara rezim Bashar Assad yang terluka di negara asalnya.

Jum'at, 12/05/2017 21:45 0

Amerika

Trump Hapus Tweet Sanjungan untuk Mahmoud Abbas

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendapat olok-olok di media sosial setelah Presiden AS Donald Trump menghapus sebuah tweet sanjungan kepadanya. Setelah pertemuan keduanya Rabu lalu, Trump sempat memposting status di twitter, yang menyatakan bahwa kunjungan Abbas adalah sebuah kehormatan.

Jum'at, 12/05/2017 21:00 0

Amerika

Dapat Keringanan Hukuman, Mantan Anggota Al-Qaidah Jadi Informan AS

Pria yang memiliki nama asli Bryant Neal Vinas, 34 tahun, yang seorang veteran Angkatan Darat Amerika Serikat, melakukan perjalanan ke Pakistan pada tahun 2007 dan akhirnya bergabung dengan kelompok militan Al-Qaidah, yang memberinya pelatihan senjata dan bahan peledak.

Jum'at, 12/05/2017 20:12 0

Close