... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Maret Pekan Kedua, JNIM Kembali Lancarkan Serangan ke Markas Militer Mali

Foto: Peta Mali

KIBLAT.NET, Mali – Kelompok jihadis JNIM (Jamaah Nusrah al-Islam wal-Muslimin) afiliasi al-Qaidah di Afrika Barat & Sahel menyatakan bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah markas militer Mali di bagian utara kota Gao. Aksi tersebut menewaskan sedikitnya 7 tentara dan melukai 17 lainnya, sementara 16 tentara pemerintah Mali dilaporkan “missing in action” alias hilang. Insiden ini merupakan yang kedua yang melibatkan aksi bom istisyhad di wilayah Gao dalam tahun ini.

Menurut sumber media di Mali, pada hari Senin (08/05) amaliyat para jihadis dimulai dengan menargetkan sebuah menara seluler di daerah Almoustarat di sebelah utara Gao untuk memutus jalur komunikasi. Aksi ini memudahkan pejuang-pejuang JNIM menyerbu markas militer terdekat karena tentara tidak bisa meminta bantuan pasukan karena komunikasi terputus. Tidak lama setelah itu, sebuah bom mobil berdaya ledak tinggi menghantam basis militer diikuti dengan aksi tim penyerang merangsek masuk dan menyikat habis tentara musuh. Sedikitnya tiga unit kendaraan militer plus senjata & amunisi dalam jumlah besar berhasil diambil alih para jihadis sebagai ghanimah. Setelah semuanya selesai, pasukan Perancis dilaporkan baru mencapai lokasi.

Keterangan media ini sebagian besar sesuai dengan pernyataan yang dirilis JNIM. JNIM mengatakan bahwa serangan dimulai dengan “operasi istisyhad” oleh seorang pejuang bernama Ahmed al Ansari yang kemudian diikuti serangan cepat oleh satu regu pasukan komando. Para pejuang menargetkan barak militer hingga terbakar habis, dan menyergap sisa tentara lainnya yang ada di markas tersebut. Setelah berhasil mendapatkan ghanimah, jihadis lalu pergi meninggalkan lokasi.

BACA JUGA  Mali: 25 Tentara Tewas dan 60 Hilang Akibat Serangan Kelompok "Ekstremis"

Sebelumnya di bulan Maret, sebuah pos pemeriksaan militer menjadi korban serangan yang diduga dilakukan oleh pejuang-pejuang JNIM di dekat daerah Moustarat. Akibatnya, dua tentara tewas dan belasan lainnya luka-luka.

Bulan Januari, serangan bom “istisyhad” lainnya juga terjadi di daerah Gao. Kelompok al-Murabithun sebelum bergabung dan melebur ke dalam JNIM diduga berada dibalik insiden yang menargetkan markas militer Mali tersebut. Paling sedikit 50 orang tewas dan seratusan lainnya luka-luka.

 

 

Reporter: Yasin Muslim
Sumber: The Long War Journal

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Said Aqil Sebut Nabi Muhammad Tidak Mendirikan Negara Islam

"Nabi Muhammad tidak mendirikan negara Islam. Tidak mendirikan negara Arab. Nabi Muhammad mendirikan negara Madinah dari kata madani, tamaddun,"

Sabtu, 13/05/2017 15:06 1

Indonesia

Wakil Ketua GNPF MUI Sedikit Heran dengan Putusan Hakim Kasus Ahok

"Terkait vonis, kami sebenarnya berekspektasi lima tahun penjara. Kami juga sedikit agak heran kenapa dua tahun," katanya saat dihubungi Kiblat.net, Sabtu (13/05).

Sabtu, 13/05/2017 14:40 0

Indonesia

Petinggi GNPF-MUI Ingatkan Pengadilan Tinggi DKI Tetap Independen

Wakil Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Ustadz Zaitun Rasmin, mengatakan bahwa pihaknya menghargai upaya pendukung terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang ingin mengajukan penangguhan penahanan. Namun, ia juga berharap agar Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tetap independen.

Sabtu, 13/05/2017 13:59 0

Indonesia

KAMMI Apresiasi Hakim yang Perintahkan Penahanan Ahok

"Kita sebenarnya berharap Ahok dihukum maksimal berdasarkan pasal 156a. Tapi kita mengapresiasi hakim yang telah memerintahkan penahanan langsung Ahok"

Sabtu, 13/05/2017 12:08 0

Indonesia

Sempat Ditahan Polisi Terkait Aksi Bakar Lilin Pendukung Ahok, 8 Laskar FUI Dibebaskan

Penahanan dilakukan saat anggota FUI Yogyakarta hendak mengingatkan adanya pelanggaran dalam aksi bakar lilin pendukung Ahok di Tugu Jogja

Sabtu, 13/05/2017 11:23 0

Opini

Upaya Sia-sia Penangguhan Penahanan Ahok

Putusan Majelis Hakim yang memerintahkan Ahok untuk ditahan adalah semata-mata ditujukan untuk menegakkan hukum dan...

Sabtu, 13/05/2017 11:05 0

Info Event

Ikuti! Bedah Buku Letters From Abottabad

IKUTI ACARA BEDAH BUKU “Letters From Abottabad” Evaluasi dan Kritik Syaikh Usamah bin Ladin Terhadap...

Sabtu, 13/05/2017 10:59 0

Indonesia

Tak Mau Bubar, Massa Pro Ahok Disemprot Water Canon

Hampir pukul 20.00 WIB, ratusan massa pro Ahok tak mau meninggalkan lokasi demo. Setelah terjadi saling dorong, massa tersebut tetap bersikukuh bertahan.

Jum'at, 12/05/2017 20:29 0

Indonesia

Ricuh, Massa Pro Ahok dan Aparat Terlibat Saling Dorong

Massa pro Ahok sempat terlibat saling sorong dengan aparat kepolisian. Pasalnya, polisi sudah memberikan tenggang waktu satu jam, namun massa masih bertahan.

Jum'at, 12/05/2017 20:25 0

Indonesia

Sulit Diatur, Sebagian Massa Pro Ahok Pilih Berteduh di Bawah Jembatan

Setelah orator berteriak berulang kali, akhirnya satu persatu peserta aksi merapat ke depan mobil komando. Meski begitu, tidak sedikit dari mereka yang tetap berteduh di bawah jembatan penyeberangan.

Jum'at, 12/05/2017 18:48 0

Close