... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Fenomena Corat-coret dan Konvoi Lulusan Sekolah, MUI: Mubazir

Foto: Wakil Ketua MUI Pusat Prof. Dr. Yunahar Ilyas

KIBLAT.NET, Jakarta – Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Prof Dr Yunahar Ilyas mengkritisi pesta kelulusan yang dilakukan oleh siswa-siswi sekolah menengah dengan cara pawai, mengecat bahkan merobek-robek seragam. Menurutnya, hal tersebut terjadi dikarenakan kurang maksimalnya proses pendidikan dan pengawasan terhadap anak.

“Guru itu harus mendidik yang lebih baik lagi dan orang tua juga mengawasi. Jadi jangan sampai anak-anaknya pawai kelulusan dengan cara mencoret-coret baju, karena itu bersifat mubadzir ‘membuang’,” tegas Yunahar saat ditemui oleh Kiblat.net pada Selasa (09/05) di Gedung MUI Pusat, Jakarta.

Yunahar menghimbau agar kegiatan semacam pesta kelulusan tersebut dapat dihentikan. Ia pun menyayangkan bila pakaian seragam sekolah dirusak ketika anak dinyatakan lulus. Selain itu, konvoi kendaraan saat kelulusan dinilai membahayakan bagi siswa tersebut.

“Jadi kalau bajunya masih bagus, diberikan kepada adik kelasnya atau siapa yang membutuhkan. Yang kedua membahayakan keselamatkan. Namanya konvoi kendaraan bermotor mengundang kecelakaan,” sambungnya.

Yunahar juga melihat kurangnya langkah tegas dari pihak sekolah. Menurutnya, ketegasan bukan berarti melarang anak untuk bahagia atas kelulusan. Melainkan, sebagai upaya memperbaiki akhlaq dan menghentikan prilaku-prilaku yang tidak pantas.

“Nah, kalau mau bersyukur diajarkanlah. Anak-anak remaja jangan dilarang gembira. Boleh gembira tapi diarahkan dengan cara yang benar. Itu kan cuma trend. Kalau dihentikan misalnya sekolah bisa buat aturan. ‘bila kalian melakukan itu kita tidak akan menyerahkan ijazah’,” pungkasnya sembari memberikan misal aturan tegas.

BACA JUGA  Jelang Pengumuman Hasil Pilpres, Begini Harapan MUI

 

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Aspek Kemanusiaan Jadi Pertimbangan Polisi Tak Bubarkan Massa Pro Ahok

Massa pendukung Ahok hingga malam hari tak kunjung membubarkan diri di depan Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Massa yang tidak terima atas putusan hakim, menuntut agar Ahok dibebaskan. Massa baru membubarkan diri setelah Ahok dipindahkan ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Rabu, 10/05/2017 12:05 0

Indonesia

Tengah Malam, Ahok Dipindah dari Rutan Cipinang ke Mako Brimob

Menurut Kepala Rutan Cipinang Asep Sutandar, pemindahan Ahok ke Mako Brimob untuk alasan keamanan dan kenyamanan penghuni rutan.

Rabu, 10/05/2017 10:21 0

Indonesia

Pakar: Tuduh HTI Anti Pancasila Tanpa Proses Pengadilan Langgar Undang-undang

Ajaran yang bertentangan dengan Pancasila disini adalah, ateisme, komunisme/marxisme, dan leninisme

Rabu, 10/05/2017 09:48 0

Indonesia

Pembubaran Ormas HTI Tidak Bisa Tiba-Tiba, Harus Lalui 4 Tahapan

"Proses pembubaran ormas itu tidak bisa ujug-ujug ya, ada tahapannya bisa dibaca di pasal 61, ada empat yang terlebih dahulu dilakukan sebelum pembubaran ormas itu,"

Rabu, 10/05/2017 09:27 0

Indonesia

Ahok Divonis 2 Tahun, HTI: Alhamdulillah, Perjuangan Umat Tidak Sia-sia

Juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia, Muhammad Ismail Yusanto mengapresiasi Majelis Hakim yang berani memutuskan perkara penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan hukuman 2 tahun penjara.

Rabu, 10/05/2017 08:40 0

Indonesia

Saksi Pelapor Doakan Hakim Agar Istiqomah dalam Kebenaran

Wilyudin Dani, salah satu saksi pelapor kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok meminta kepada masyarakat Indonesia untuk mendoakan kepada Hakim agar selalu Istiqomah dalam menegakkan kebenaran.

Rabu, 10/05/2017 08:08 0

Indonesia

JPU: Ahok Bukan Napi, Dia Tahanan Rutan Cipinang

"Menurut informasi, saat ini sedang melakukan proses administrasi di Cipinang," katanya kepada wartawan usai sidang vonis Ahok di Auditorium Gedung Kementrian Pertanian pada Selasa (09/05).

Rabu, 10/05/2017 07:30 0

Indonesia

Ahok Divonis 2 Tahun, Ini Kata MUI

Ketua Bidang Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Basri Babadan mengatakan bagi pihak yang belum puas dengan putusan hakim agar menyerahkannya pada proses hukum. Termasuk pihak terdakwa maupun JPU bisa melalui proses banding hingga kasasi.

Rabu, 10/05/2017 07:00 0

Indonesia

Banding Ahok, Pemuda Muhammadiyah Beri Dukungan Hakim dan JPU

"Kami sangat mendukung Majelis Hakim dan mendukung jaksa penuntut umum untuk menghadapi banding dari pengacara Ahok," tambahnya.

Rabu, 10/05/2017 06:30 0

Indonesia

Tak Terima Putusan Hakim, Pengacara Ahok Ajukan Banding

"Kami bisa memaklumi tapi tidak bisa menerima. Setelah ini ke Cipinang untuk pergurusan berkas untuk banding," ujarnya.

Rabu, 10/05/2017 05:55 0

Close