Vonis Hakim Jawab Seruan #AhokHarusDipenjara dari Netizen

KIBLAT.NET, Jakarta – Netizen di Twitter berkicau ramai soal sidang vonis penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Tagar #AhokHarusDipenjara pun menjadi trending topik di twitter.

Menurut pantauan Kiblat.net, cuitan #AhokHarusDipenjara terkait sidang Basuki Thahaja Purnama yang terakhir. Sidang keduapuluh satu kali ini mengagendakan pembacaan putusan majelis hakim.

Warga net menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama dihukum maksimal. “Jika Ahok diistemewakan dengan dinyatakan bebas atau dihukum ringan, maka rakyat akan mencari keadilan dengan sendiri,” kicau sejahtera dalam akun pribadinya @yusejahtera, Senin (09/05).

Sebagian netizen menyatakan bahwa hukuman (vonis) yang diberikan bukan karena perbedaan agama atau jabatan, namun hukuman tersebut adalah sebagai wujud keadilan yang harus diberikan.

“Ini bukan soal perbedaan agama, tapi saat ada orang lain lompat pagar masuk ke rumah kita, maka dia wajib dihukum,” tegas @cakrawala di twitter.

Menurut pantauan Kiblat.net, tagar #AhokHarusDipenjara ini sudah mulai diramaikan di dunia maya sejak 13 jam yang lalu.

Di persidangan, majelis hakim yang diketaui Dwiarso Budi Santiarto menetapkan Ahok bersalah malakukan penodaana agama dan melanggar pasal 156 a KUHP. Hakim memvonis Ahok dengan hukuman penjara 2 tahun serta memerintahkan penahanan terhadap dirinya. “Menyatakan terdakwa Ir. Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana penodaan agama,” kata Dwiarso.

BACA JUGA  Polri Masih Cari Dugaan Pidana Kerumunan di Petamburan

Reporter: Reno
Editor: Imam S.

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat